Jakarta – Vietnam baru saja mendapat hukuman dari FIFA akibat permainan kasar yang ditampilkannya saat melawan Arab Saudi dalam pertandingan Kualifikasi PIala Dunia 2022 zona Asia beberapa waktu yang lalu. Dalam pertandingan itu Vietnam bermain keras sehingga harus meneima enam kartu kuning sebagai peringatan yang dikeluarkan oleh wasit.
Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) harus membayar denda sebesar CHF6.000 atau setara Rp92,9 juta menyusul permainan kasar mereka di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Arab Saudi belum lama ini. Di pertandingan yang digelar di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi pada 16 November 2021 tersebut, enam pemain tuan rumah mendapatkan kartu kuning dari wasit. Mereka adalah Que Ngoc Hai, Nguyen Cong Phuong, Nguyen Tuan Anh, Nguyen Thanh Chung, Nguyen Van Toan dan Phan Van Duc.

Menurut regulasi, sebuah tim otomatis akan menerima denda jika mereka mendapatkan lima kartu kuningatau lebih dalam satu pertandingan. Adapun denda itu diberikan FIFA lewat pernyataan terbaru mereka,Sanksi FIFA ini juga diberikan kepada tim nasional Andorra, Azerbaijan, Moldova dan Serbia karena pelanggaran yang sama.
Sementara itu, Vietnam gagal total saat melakoni putaran terakhir kualifikasi Piala Dunia pertamanya. Dari enam pertandingan yang dimainkan sejauh ini di Grup B, The Golden Dragons selalu menelan kekalahan dan menempati posisi juru kunci.Tim arahan Park Hang-Seo itu menderita kekalahan 3-1 di pertandingan pertama melawan Arab Saudi, sebelum kemudian kalah 1-0 dari Australia, 3-2 melawan Tiongkok, 3-1 kontra Oman, 1-0 melawan Jepang dan kembali takluk 1-0 ketika berjumpa Arab Saudi di partai kedua.
Kegagalan Vietnam kemudian berlanjut di ajang Piala AFF 2020 yang lalu, dimana ereka harus terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Thailand yang kemudain menjadi juara. Vietnampun berhasil ditahan oleh para pemain muda Timnas Garuda di pertandingan fase grup. Hasil di Piala AFF 2020 ini membuat dominasi Vietnam di kawasan Asia Tenggara terhenti dan membuat Thailand kembali merajai sepakbola kawasan Asia Tenggara.
(Yp/teamKB)
Fototitle: kompas.com