Tak Perlu Main Cantik, Yang Penting Menang

Yahya Pahlevy 28/10/2022 2 min read
Tak Perlu Main Cantik, Yang Penting Menang

Jakarta – tidak perlu bermain apik dan menghibur penonton, tetapi yang penting meraih kemenangan dan merebut tiga poin. Itulah filosofi sepakbola yang diterapkan Jose Mourinho pada semua klub yang dilatihnya. Semua klub ynag pernah diasuh Mourinho tidak ada yang tampil menghibur dengan bermain apik, namun hampir pasti mereka selalu memenangkan laga dan menjadi juara. Seperti yang terjadi dalam laga AS Roma melawan HJK Helsinski di ajang Liga Europa dini hari tadi.

Bermain tidak meyakinkan, AS Roma akhirnya mendapatkan kemenangan lagi dalam lanjutan Grup C Liga Europa 2022/2023. Roma sukses menang 2-1 di kandang HJK Helsinki, Jumat (28/10/2022) dini hari WIB. Roma menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol di menit ke-40. Tammy Abraham sukses menyambut tendangan bebas dari Lorenzo Pellegrini dengan sundulan kerasnya. Helsinki sempat membalas di menit ke-52 melalui gol yang dicetak Perparim Hetemaj. Namun, Roma mengamankan tiga poin berkat gol bunuh diri bek Helsinki, Arttu Hoskonen di menit ke-62.

Roma memegang kendali permainan sejak awal laga. Umpan-umpan ke daerah kosong seringkali mengantarkan Roma pada situasi berbahaya untuk menciptakan gol. Namun, peluang terbaik baru hadir di menit ke-20 dari situasi tendangan bebas. Setelah sundulan pemain Roma membentur mistar, terjadi situasi yang padat di depan gawang Helsinki. Bola sempat berada di sana untuk beberapa saat, sampai akhirnya bola nya melenceng dan menghasilkan tendangan gawang.

Roma akhirnya mencetak gol di menit ke-27 dari situasi tendangan sudut. Bryan Cristante sukses melakukan flick header di tiang dekat. Namun tak lama setelahnya, VAR membatalkan gol tersebut karena ada indikasi pelanggaran. Eksekusi-eksekusi bola mati Roma jadi pembeda di babak pertama. Gol pertama Roma akhir lahir di menit ke-40 lewat eksekusi ciamik sang kapten, Pellegrini. Tendangan bebas dari sayap kanan berhasil menyasar kepala Abraham untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Foto: facebook

Memasuki babak kedua, Roma tetap mengandalkan ruang-ruang yang terbuka di pertahanan Helsinki, lalu mengandalkan kualitas individu para pemainnya. Sedangkan Helsinki lebih fokus pada serangan cepat dengan bola-bola pendek. Pertahanan Roma yang tidak rapat seringkali jadi sumber ancaman. Helsinki di luar dugaan menyamakan kedudukan di menit ke-53 melalui gol Hetemaj. Pertahanan Roma yang renggang dimanfaatkan Hetemaj berlari ke kotak penalti dan melepas tendangan datar terukur ke pojok gawang Roma.

Roma yang perlu kemenangan untuk tetap menjaga asa lolos grup akhirnya kembali unggul di menit ke-62. Pergerakan Stephan El Shaarawy di sisi kiri dengan mengirimkan umpan silang salah diantisipasi oleh Arttu Hoskonen. Bola antisipasi akhirnya malah masuk ke gawang sendiri. Gawang Roma sempat kembali bobol di meni tke-79. David Browne melakukan tendangan spektakuler dari jarak jauh yang menghujam pojok atas gawang Roma. Namun, gol tersebut dianulir karena sebelumnya ada pelanggaran yang dilakukan terhadap pemain Roma.

Sampai pertandingan berakhir, Roma dan Helsinki tak kunjung mendapatkan peluang emas lagi untuk mencetak gol. Berkat kemenangan ini, membuat poin Roma dan Ludogorets sama, yaitu tujuh poin. Ini membukakan jalan Roma untuk tetap bisa lolos dari grup dengan meraih kemenangan lagi di pertandingan terakhir.

(Yp/timKB)

Sumber foto:

Loading next article...