Jakarta – Mungkin Piala Dunia 2022 Qatar akan mencatatkan sejarah baru dan rekor terbanyak sepanjang penyelenggaraaan Piala Dunia. Sejak matchday satu hingga matchday terakhir, banyak tercipta kejutan dan drama yang hanya mungkin terjadi di gelaran Piala Dunia. Salah satunya adalah keberhasilan Maroko lolos penyisihan grup sebagai juara. Ini adalah kali pertama wakil dari Afrika lolos sebagai juara grup sepanjang sejarah Piala Dunia.
Maroko mengamankan tiket 16 besar dengan memanfaatkan blunder-blunder Kanada dalam kemenangan 2-1 di Piala Dunia, Kamis (1/12) malam WIB. Belum genap empat menit saat Hakim Ziyech membuka keunggulan Maroko dengan memanfaatkan blunder lini belakang Kanada. Youssef En-Nesyri menambah satu gol lagi di menit ke-23 berkat bola fantastis kiriman Achraf Hakimi. Anak asuh John Herdman mengurangi defisit sebelum turun minum berkat gol bunuh diri Nayef Aguerd yang merupakan gol bunuh diri pertama di Piala Dunia 2022.
Maroko langsung tancap gas menekan pertahanan Kanada. Gol pun akhirnya bisa tercipta dengan cepat pada menit keempat. Namun ini lebih karena kesalahan fatal kiper Kanada, Milan Borjan. Ia keluar dari kotak penalti untuk menyambut bola backpass rekannya yang dikejar salah satu pemain Maroko. Namun sentuhannya pada bola terlalu berat hingga bola melaju cepat ke arah Hakim Ziyech tanpa bisa ia kejar. Dengan satu sentuhan Ziyech melambungkan bola melalui Milan dan meluncur mulus ke gawang yang sudah kosong. Setelah itu Kanada coba bangkit. Namun mereka kesulitan melewati pertahanan Maroko. Justru tim asuhan John Herdman kebobolan lagi. Hakimi mengirim umpan panjang pada En-Nesyri. Ia kemudian dengan mudah menjebol gawang Milan.

Kanada tidak patah semangat meski tertinggal dua gol. Mereka masih bermain dengan sekuat tenaga. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil. Serangan mereka dari sayap kiri menghasilkan gol. Nayef Aguerd salah mengantisipasi umpan silang Sam Adekugbe dan berbelok ke gawangnya sendiri. 1-2!Menit 45+3, Maroko mencetak gol lagi. Kali ini dari tembakan En-Nesyri dari dalam kotak penalti, setelah mendapat bola dari hasil free kick Ziyech. Namun gol ini dianulir wasit via VAR karena menganggap ada pemain yang offside dalam proses terjadinya gol. Skor 2-1 untuk Maroko bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, giliran Kanada yang tancap gas. Mereka bermain lebih agresif untuk menekan pertahanan Maroko. Kedua tim kemudian melakukan pergantian pemain dan taktik. Namun Kanada masih tetap bisa menguasai jalannya laga. Bahkan mereka hampir mencetak gol pada menit ke-71. Bola sepak pojok dari sisi kiri pertahanan Maroko ditanduk oleh Hutchinson di tengah kotak penalti dan gagal dibendung Bono. Bola menghantam mistar gawang dan memantul ke tanah. Bola sempat coba direbound oleh Johnston namun bola sundulannya malah melambung. Kanada kemudian terus berusaha menggedor pertahanan Maroko. Namun mereka kesulitan untuk menciptakan peluang lagi seperti yang didapat Hutchinson. Pada akhirnya skor pun tak berubah. Kanada takluk 1-2 dari Maroko.
(Yp/timKB)
Sumber foto: facebook