Jakarta – Jonathan Giovanni Di Bella, seorang atlet kickboxing dan tinju yang luar biasa, lahir pada 18 Agustus 1996, di Montreal, Quebec, Kanada. Dengan dedikasi dan bakatnya yang luar biasa, Di Bella telah menjadi salah satu nama terkemuka dalam dunia kickboxing dan tinju.
Jonathan Di Bella dikenal sebagai kickboxer kelas bantam terbaik kesembilan di dunia menurut Beyond Kick pada November 2022. Gaya bertarungnya yang unik dan keahliannya dalam kickboxing dan tinju telah membuatnya meraih sejumlah prestasi yang mengesankan.
Dalam dunia kickboxing dan tinju, Di Bella memiliki rekor yang mengesankan, dengan 11 kemenangan tanpa kekalahan. Prestasinya ini mencerminkan keunggulan teknik dan keterampilan bertarungnya.
Perjalanan Jonathan Di Bella dalam seni bela diri dimulai di sasana ayahnya, “Di Bella Kickboxing”. Di sinilah ia belajar seni bela diri dan meraih sabuk hitam karate Kyokushin. Latihan keras dan dedikasi yang ia tunjukkan sejak awal membantunya mengembangkan fondasi yang kuat dalam seni bela diri.
Sebagai kickboxer amatir, Jonathan Di Bella menunjukkan dominasinya di atas ring. Ia berhasil memenangkan 20 pertarungan berturut-turut, dengan 13 di antaranya berakhir dengan penghentian. Keberhasilan ini menggambarkan bakat dan kekuatan bertarungnya yang luar biasa.
Pada 10 Juni 2016, Di Bella melakukan debutnya sebagai kickboxer profesional di acara Battle of the Millenium 3. Dalam pertarungan tersebut, ia menghadapi David Weintraub dan berhasil memenangkan pertarungan dengan KO pada ronde kedua. Debutnya yang mengesankan ini menarik perhatian komunitas kickboxing.
Kesuksesan Di Bella semakin memuncak saat ia membuat debutnya di Glory pada 9 September 2016. Pada acara Glory 33: New Jersey, ia menghadapi Will Calhoun. Dalam pertarungan tersebut, Di Bella menunjukkan kekuatannya dan memenangkan pertarungan dengan KO pada ronde pertama, yang menyebabkan penghentian oleh dokter. Penampilannya yang mengesankan dalam Glory semakin menegaskan potensinya sebagai atlet kickboxing yang berbakat.
Pada 1 Juni 2020, Di Bella mengumumkan bahwa ia telah menandatangani kontrak dengan ONE Championship. Bergabung dengan promosi terkemuka ini membuka peluang baru bagi Di Bella untuk menunjukkan kemampuannya di panggung internasional.
Pada 21 Oktober 2022, Di Bella menghadapi Zhang Peimian dalam pertarungan untuk merebut gelar Kejuaraan Kelas Strawweight ONE Kickboxing yang kosong di ajang ONE 162: Zhang vs. Di Bella. Pertarungan ini juga merupakan debutnya di ONE Championship. Dalam pertarungan yang sengit, Di Bella berhasil merebut gelar kosong dengan keputusan bulat. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisinya di ONE Championship, tetapi juga membuatnya menjadi juara dunia ONE kelas strawweight Kickboxing World saat ini.
Prestasi Di Bella tidak hanya terbatas pada ONE Championship. Pada 9 Juni 2023, ia menandatangani kontrak promosi dengan Groupe Yvon Michel. Setelah mengumpulkan rekor 2-0 dalam tinju profesional, Di Bella siap untuk menjelajahi cabang baru dalam karirnya.
Selain keberhasilan di dunia kickboxing dan tinju, Di Bella juga telah meraih gelar juara dalam International Sport Kickboxing Association (ISKA). Pada tahun 2018, ia berhasil memenangkan ISKA North American Lightweight Championship. Tahun berikutnya, ia menambahkan dua gelar lagi ke koleksinya dengan menjadi juara ISKA East Coast Featherweight Championship dan ISKA Intercontinental Championship.
(PR/timKB).
Sumber foto: onechampionship.com