Su Mudaerji: Sang Elang Tibet Yang Mengguncang Dunia UFC

Piter Rudai 25/08/2023 2 min read
Su Mudaerji: Sang Elang Tibet Yang Mengguncang Dunia UFC

Jakarta – Su Mudaerji, dikenal juga dengan nama Sumudaerjiatau atau Sonam Darjee, adalah sosok yang tidak asing dalam dunia UFC. Berjuluk “The Tibetan Eagle,” petarung ini telah membuktikan diri sebagai salah satu bintang terang dalam dunia seni bela diri campuran. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi perjalanan karier Su Mudaerji, termasuk awal mula, kemenangan, kekalahan, penghargaan, dan kontribusinya dalam menjadikan MMA lebih dikenal di Tiongkok.

Su Mudaerji lahir pada tanggal 20 Januari 1996 di Ngawa Tibetan and Qiang Autonomous Prefecture, Sichuan, China. Tempat kelahirannya ini membentuk identitasnya sebagai petarung etnis Tibet pertama dalam UFC. Pada usia 14 tahun, Mudaerji bergabung dengan Klub Pertarungan Enbo, salah satu klub bela diri terkenal di Tiongkok. Dia mulai berlatih Sanda pada tahun 2010 dan berhasil meraih juara kedua di Sichuan Youth Sanda Championship. Sukses ini membuka pintu lebih lebar baginya. Dari 2014 hingga 2015, Mudaerji terpilih untuk belajar di tim Sanda Sichuan. Kemudian, ia beralih ke dunia Mixed Martial Arts (MMA), sebuah keputusan yang membawa namanya ke kancah internasional.

Mudaerji memulai karier MMA pada tahun 2016. Ia kebanyakan berjuang untuk promosi Wu Lin Feng, mengumpulkan rekor 11–3. Prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjangnya. Pada 24 November 2018, Mudaerji melakukan debut UFC melawan Louis Smolka di UFC Fight Night 141. Walaupun kalah melalui kuncian di ronde kedua, pertarungan ini membuktikan bahwa ia adalah sosok yang patut diperhitungkan. Melawan Malcolm Gordon: Mudaerji memenangkan pertarungan ini melalui sistem gugur di ronde pertama pada 28 November 2020.

Foto: ufc.com


Melawan Matt Schnell: Mudaerji kalah melalui technical submission triangle choke di babak kedua pada 16 Juli 2022. Pertarungan ini mendapatkan penghargaan “Fight of the Night.” Penghargaan Performance of the Night: Mudaerji pernah mendapat penghargaan ini satu kali versus Malcolm Gordon. Mudaerji saat ini berkompetisi di divisi Flyweight dan Bantamweight dari UFC. Dikenal sebagai striker, ia berada di peringkat #12 kelas terbang UFC pada 11 Juli 2023.

Su Mudaerji telah membuktikan diri sebagai salah satu petarung terbaik Tiongkok di kancah UFC. Melalui gaya bertarung yang dinamis dan teknik striker yang luar biasa, ia telah menghibur jutaan penggemar seni bela diri campuran di seluruh dunia. Sebagai petarung pertama dari etnis Tibet, Mudaerji juga membawa pengaruh budaya dan identitasnya ke dalam dunia UFC. Ia adalah sumber inspirasi bagi atlet muda di Tiongkok dan Tibet, yang ingin mengikuti jejaknya dalam dunia olahraga ini. Mudaerji, Sang Elang Tibet, terus terbang tinggi. Keberaniannya, tekadnya, dan keterampilannya menjadikannya sosok yang akan dikenang selamanya dalam sejarah UFC dan MMA. Penggemar seni bela diri campuran di seluruh dunia akan terus mengawasi perjalanan karier luar biasa ini, menantikan pertarungan berikutnya, dan mengharapkan prestasi yang lebih besar lagi dari petarung hebat ini.

(PR/timKB).

Sumber foto: cgtn.com

Loading next article...