Jakarta – Ronda Jean Rousey bukan hanya sekedar nama dalam dunia seni bela diri campuran (MMA) dan gulat profesional. Dengan prestasi di UFC, WWE, dan dunia akting, ia menjadi simbol pemberdayaan perempuan dan inovasi dalam olahraga. Artikel ini menyajikan wawasan mendalam tentang kehidupan dan karier Rousey.
Lahir pada 1 Februari 1987 di Riverside, California, Amerika Serikat, Rousey menunjukkan minat dalam olahraga sejak usia muda. Dia adalah wanita Amerika pertama yang memenangkan medali Olimpiade di judo dengan memenangkan perunggu di Olimpiade Musim Panas 2008.
Rousey memulai karier MMA dengan King of the Cage pada tahun 2011, menarik perhatian dengan gaya bertarung yang menarik. Dia bergabung dengan Strikeforce, menjadi Juara Kelas Bantam Wanita terakhir mereka hingga diakuisisi oleh UFC. Di UFC, ia menjadi bagian dari pertarungan wanita pertama di UFC 157, Juara Kelas Bantam Wanita perdana mereka, dan memegang rekor pertahanan gelar UFC terbanyak oleh seorang wanita (6 kali), hingga dilampaui oleh Valentina Shevchenko pada 2022.
Setelah pensiun dari MMA pada tahun 2016, Rousey masuk ke UFC Hall of Fame pada tahun 2018, menjadi petarung wanita pertama yang mendapatkan pengakuan tersebut. Rousey memulai karier gulat profesional pada tahun 2018, dengan WWE, memulai debutnya di WrestleMania 34. Rousey dengan cepat mengumpulkan banyak gelar, termasuk Kejuaraan Wanita Raw, Kejuaraan Wanita SmackDown, dan menyatukan Kejuaraan Tim Tag Wanita WWE dan NXT. Dia menjadi Juara Triple Crown Wanita kedelapan, serta satu-satunya wanita yang menjadi juara di UFC dan WWE.
Shayna Baszler mengalahkan Rousey dalam pertarungan sengit di WWE SummerSlam pada hari 5 Agustus 2023, menambah drama dalam karier gulat Rousey. Rousey telah terpilih sebagai atlet wanita terbaik sepanjang masa dalam jajak pendapat penggemar ESPN 2015, dan Fox Sports menggambarkannya sebagai “salah satu atlet yang menentukan abad ke-21.”
Tidak hanya berprestasi dalam olahraga, Rousey juga telah muncul di film seperti The Expendables 3 (2014), Furious 7 (2015), dan Mile 22 (2018), dan menerbitkan otobiografi “My Fight / Your Fight” pada 2015. Karier Ronda Rousey adalah bukti bahwa wanita dapat mencapai puncak dalam bidang yang didominasi oleh pria. Dari medali Olimpiade dalam judo hingga gelar juara di UFC dan WWE, dia telah membuka jalan bagi generasi atlet perempuan berikutnya.
Menggunakan julukan “Rowdy,” sebuah gelar yang ia dapat izin untuk digunakan dari pegulat profesional Roddy Piper, Rousey telah membangun merek yang tak terkalahkan. Dia adalah atlet yang dinamis dan inspirasional yang mencapai puncak dalam berbagai arena.
Karier Rousey bukan hanya tentang piala dan gelar; itu adalah cerita tentang tekad, ketekunan, dan terobosan. Dalam perjalanan dari judo hingga MMA, dan akhirnya ke WWE, dia telah menetapkan standar baru dalam olahraga dan hiburan, menjadi idola dan inspirasi bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.
(PR/timKB).
Sumber foto: pinkvilla.com

Berita lainya
Morgan Charrière: Petarung Prancis Di UFC
Nurullo Aliev: Petarung Sambo Yang Berkarier Di UFC
Mustafa Al Tekreeti, Pejuang Irak Yang Taklukan Lumpinee Stadium