Jakarta – Posisi pelatih Napoli, Rudi Garcia sempat dilaporkan berada dalam tekanan menyusul dengan awal musim yang buruk bagi sang juara bertahan Serie A. Dalam laga terkini pekan lalu, Partenopei dikandaskan dengan skor telak 1-3 oleh Fiorentina di kandang sendiri, Stadio Diego Armando Maradona, pada Senin (9/10) dini hari WIB.
Spekulasi yang beredar mengatakan bahwa Presiden Aurelio De Laurentiis telah melakukan pertemuan dengan Rudi Garcia beserta stafnya seusai kekalahan itu. Hal tersebut berujung kepada rumor pemecatan Garcia setelah hanya melakoni delapan laga di Serie A dan dua partai di fase grup Liga Champions sejauh ini.
Namun demikian, dikabarkan bahwa Garcia akan mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki situasinya di Napoli. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, bersedia untuk melanjutkan kerja sama dengan Rudi Garcia yang mendapatkan kesempatan kedua untuk mempertahankan posisinya. Dilaporkan bahwa nasib Garcia bisa ditentukan setelah jeda internasional, dengan banyaknya laga penting yang akan dilakoni, termasuk dua pertemuan kontra Union Berlin di Liga Champions dan menghadapi Hellas Verona dan AC Milan pada pentas liga domestik.
Jika gagal untuk memberikan kesan positif selama sebulan ke depan, bukan tidak mungkin Garcia akan benar-benar dipecat. Sebelumnya, Christophe Galtier telah menjadi nama yang dikaitkan, namun ada Marco Giampaolo, Igor Tudor, dan Antonio Conte yang lebih mengenal sepak bola Italia dan sedang menganggur saat ini.
Performa Napoli memang jauh dibandingkan penampilan mereka musim lalu. Di musim 2022/2023 Napoli begitu digdaya di Serie A Italia hingga mencatatkan rekor tak terkalahkan hingga paruh musim atau hingga jeda internasional saat Piala Dunia 2022 digelar. Setelah Piala DUnia, penampilan Napoli semakin menggila dan akhirnya berhasil meraih scudetto Serie A dan lolos hingga perepat final Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah mereka.
(Yp/timKB).
Sumber foto: detik.com
