Jakarta – Burnley paksakan hasil imbang dengan bermain hanya sepuluh pemain, berhasil dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Chelsea. Bentrokan kedua tim ini berakhir skor sama kuat, 2-2. Hasil ini semakin membuat Chelsea terpuruk di musim ini. Di akhir pertandingan, Chelsea yang bermain di depan publik sendiri di Stamford Bridge, mendapatkan cemoohan dari fansnya sendiri atas hasil yang tak memuaskan ini. Dengan demikian, mereka masih berada di peringkat ke-11. Adapun Burnley tetap di urutan ke-19 dengan tambahan satu angka ini.
Tuan rumah langsung melancarkan serangan pada awal babak pertama. Sayangnya, kesempatan yang didapatkan Cole Palmer tak mampu dimanfaatkan dengan baik dan tendangannya masih melebar di sisi gawang Burnley yang dijaga Arijanet Muric. Setelah itu Burnley terlihat lebih banyak menyerang dalam sepuluh menit pertama babak pertama. Namun, Chelsea juga tak berdiam diri dan beberapa kali mengancam gawang Muric melalui tendangan-tendangan yang dilancarkan Enzo Fernandez cs. The Blues mencetak gol pada menit ke-20 melalui Axel Disasi. Akan tetapi, wasit menganggap adanya pelanggaran handball dan gol pun dianulir, skor masih imbang 0-0.
Lima menit jelang berakhirnya babak pertama, Burnley terpaksa bermain dengan sepuluh pemain setelah Lorenz Asignon diganjar kartu merah karena melanggar Mykhailo Mudryk di kotak terlarang. Cole Palmer yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti mampu membawa Chelsea unggul 1-0 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Chelsea punya banyak peluang gol. Namun, baru pada menit ke-78 Chelsea mampu unggul. Hanya saja, dari situasi bola mati, Burnley kembali membuat skor imbang 2-2. Kali ini melalui gol Dara O’Shea. Chelsea punya banyak peluang pada sisa waktu yang ada. Namun, performa Nicolas Jacksen jauh tidak optimal. Banyak peluang terbuang. Maka Burnley paksakan hasil imbang atas The Blues yang harus puas dengan skor imbang dan mendapat tambahan satu poin saja.
(Yp/timKB).
Sumber foto: twitter
