Jakarta – Nasib pelatih Barcelona, Xavi Hernadez masih belum jelas hingga saat ini. Sempat memberi harapan tinggi di awal kedatangannya menggantikan Ronald Koeman, Xavi kemudian gagal membawa Barcelona kompetitif di La Liga dengan rival utamanya Real Madrid. Kalah di dua laga El Classico membuat Barcelona hampir pasti kehilangan gelar juara yang diraihnya musim lalu. Karenanya di musim dingin lalu, sang pelatih yang juga mantan pemain Barca itu menyatakan akan mundur dari kursi pelatih usai musim ini berakhir.
Menariknya usai keputusan mundur disampaikan, performa Barcelona terlihat semakin membaik dan membuat Xavi meralat peryataannya dan masih ingin melatih Barca musim depan. Sempat dipertimbangkan oleh manajemen Barca, namun Barca akhirnya tersingkir dari Liga Champions, satu satunya trofi yang mungkin diraihnya musim ini. Hasil tersebut jelas membuat keinginannya untuk bertahan menjadi buyar.
Presiden Barcelona Joan Laporta dikabarkan meninggalkan pertemuan dengan seluruh dewan direksi dengan kesan bahwa Xavi Hernandez bakal cabut dari klub di akhir musim. Diberitakan bahwa Jordi Baste mengungkapkan kalau sang manajer tidak akan bertahan lebih lama lagi di Camp Nou. Namun, laporan yang sama menyebutkan bahwa terdapat perbedaan pendapat dalam pertemuan tersebut. Wakil presiden Rafa Yuste dikatakan ingin agar Xavi terus memimpin klub untuk satu musim lagi, memenuhi kontraknya hingga 2025.
Anggota komite olahraga klub Enric Masip mengonfirmasi hal tersebut, mengatakan bahwa memang ada perbedaan pendapat yang terjadi. Masip sendiri dilaporkan menjadi salah satu dari dua tokoh kunci yang menyarankan agar Xavi dipersilakan pergi – bersama dengan direktur olahraga Deco. Dan selama rapat dewan, sang manajer diyakini memberikan keterangan cukup jelas untuk meyakinkan Laporta, tetapi hanya sedikit dari seluruh petinggi Tim Catalan yang mendukungnya untuk bertahan.
Barca kini setidaknya bisa memulai persiapan untuk musim depan terkait skuad dan bursa transfer. Selain itu, jika Xavi benar-benar akan pergi, mereka juga harus mencari sosok penggantinya.
(bP/timKB).
Sumber foto: baracablaugranes.com