Jakarta – Kekalahan Tottenham Hotspur dari Manchester City pada Rabu (15/5) dini hari WIB tidak hanya menempatkan juara bertahan di ambang gelar juara Liga Primer keempat berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi juga memastikan bahwa peringkat Spurs tidak mencapai finish di zona Champions musim ini. Hal ini merupakan hasil yang membahagiakan bagi The Villains.
Itu berarti tim asuhan Unai Emery dijamin finis di peringkat keempat, dan dengan itu mereka mendapat tempat di babak penyisihan grup Liga Champions musim depan. The Villain bangkit dari ketinggalan 3-1 melawan Liverpool pada hari Senin untuk mengklaim poin penting mereka sendiri, meski kerusakan nyata bagi Tottenham disebabkan oleh kekalahan mereka saat menjamu City.
Torehan 68 poin yang dikoleksi The Villains tak akan bisa dikejar lagi oleh Tottenham, yang memasuki pekan terakhir tertinggal lima poin. Ini berarti Villa akan mendampingi Manchester City, Arsenal, dan Liverpool. Villa pun ke turnamen bergengsi Eropa Liga Champions sejak terakhir kali 1982/1983 silam (masih bernama Piala Champions). Saat itu mereka sampai ke perempatfinal, setelah memenangi Liga Champions pada musim sebelumnya dipimpin eks pelatih timnas Indonesia, Peter Withe.
Cuma pada dua musim itu, Villa ikut Liga Champions sepanjang sejarah mereka. Sebuah penantian yang pada akhirnya akan berhenti pada musim depan. Ini turut menegaskan betapa Villa sudah mengalami perkembangan pesat sejak Emery datang. Eks manajer Arsenal itu menggantikan Steven Gerrard pada Oktober 2022 dan mengangkat tim yang nyaris degradasi ke pentas bergengsi.
Meski Villa belum pernah lolos ke Liga Champions sejak kompetisi itu berganti nama, mereka sebenarnya memenangkan Piala Eropa pada 1982, mengalahkan Bayern Munich dengan satu gol di final. Sebagai juara bertahan pada musim berikutnya, mereka mencapai perempat-final dan disingkirkan oleh Juventus. Namun musim 2024/25 akan menjadi kembalinya mereka ke papan atas Eropa untuk pertama kalinya dalam 41 tahun. Ini bahkan lebih luar biasa mengingat mereka adalah klub Championship pada 2019 dan sedang dalam tahap pertarungan degradasi ketika Steven Gerrard dipecat pada Oktober 2022.
(Yp/timKB).
Sumber foto: poskota.co.id