Brace James Maddison Bawa Spurs Gulung Southampton

Yahya Pahlevy 16/12/2024 2 min read
Brace James Maddison Bawa Spurs Gulung Southampton

Jakarta – Tottenham Hotspur berhasil bangkit untuk menghancurkan Southampton 5-0 di pertandingan Premier League Inggris. Kekalahan telak di kandang sendiri di Stadion St Mary’s, Senin, 16 Desember 2024 dini hari WIB. Kapten Tottenham, Son Heung Min dan James Maddison tampil gemilang dalam laga ini. Kemenangan itu menjadikan Tottenham naik ke peringkat 10 dengan poin 23. Sama dengan Brentford yang menelan kekalahan 2-1 saat menghadapi Chelsea, namun Tottenham unggul selisih gol. Sementara, Southampton kian terbenam di dasar klasemen dan diprediksi bakal kembali ke Championship atau Divisi Dua musim depan. Soton menduduki peringkat paling bawah setelah mengantungi lima poin dan baru sekali memetik kemenangan.

Tottenham tak memberi kesempatan tuan rumah mengembangkan permainan. Bagaimana tidak, belum semua pemain menendang bola, gawang Soton sudah kebobolan saat Maddison menyelesaikan assist Djed Spence. Gol tercipta saat pertandingan baru berjalan kurang dari satu menit. Tottenham juga tak butuh waktu lama untuk memperbesar keunggulan. Bahkan The Lilywhites mencetak dua gol berturut-turut hanya dalam tempo dua menit. Kapten Son Heung-min menambah gol yang mengubah skor menjadi 2-0 di menit 12. Tak lama kemudian atau dua menit berselang, kapten timnas Korea Selatan ini melepaskan umpan matang yang disambut Dejan Kulusevski dengan tendangan dari jarak dekat.

Skor berubah 3-0, tetapi Tottenham masih belum puas. Son kembali memberi assist yang mengantarkan Pape Matar Sarr membobol gawang Soton di menit 25. Saat babak pertama segera berakhir, Maddison mencetak brace yang memantapkan keunggulan Tottenham menjadi 5-0. Lagi-lagi Son yang memberi assist sebelum Maddison menutup babak pertama dengan kemenangan lima gol. Di babak kedua tidak ada satu pun gol yang tercipta. Skor itu bertahan hingga laga usai.

Hasil buruk, terutama dengan kekalahan telak di kandang sendiri, menjadikan manajemen Soton mengambil sikap. Klub pun langsung memecat Martin yang sesungguhnya sukses membawa The Saint promosi ke Liga Premier lewat jalur play-off. Hanya Soton tak mampu menghadapi persaingan keras saat kembali ke kasta tertinggi. Martin pun gagal mengangkat performa tim. Manajer berusia 38 ini menjadi sasaran cemooh dari suporter sendiri atas kekalahan telak itu.

(Yp/timKB).

Sumber foto: disway.id

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...