Lyon Dihukum Degradasi Ke Liga 2 Prancis

Yahya Pahlevy 25/06/2025 2 min read
Lyon Dihukum Degradasi Ke Liga 2 Prancis

Jakarta – Di tengah hingar-bingar Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat, berita cukup mengejutkan datang dari Ligue 1 Prancis. Salah satu klub besar, Olimpique Lyon dijatuhi hukuman sangat berat karena masalah finansial. Sanksi degradasi ke Liga 2 buat Lyon dijatuhkan Direktorat Nasional Pengendalian Manajemen (DNGC) Liga Prancis. Les Gones dianggap melanggar pasal 11 DNGC karena terjerat utang 175 juta euro. Hukuman kepada Lyon sedianya sudah diberikan sejak November 2024. Lyon diberi waktu untuk memperbaiki kondisi keuangan klub, tapi utang yang menjerat gagal dibayarkan hingga tempo yang ditentukan.

Sejumlah upaya sudah dilakukan Lyon untuk mengatasi krisis keuangan klub. Mulai dari penjualan saham Crystal Palace yang dikuasai pemilik Lyon, John Textor, hingga penjualan pemain bintang Rayan Cherki ke Manchester City. Olympique Lyon merespons sanksi degradasi dengan mengajukan banding. Lyon mengklaim pihaknya sudah memperbaiki keuangan klub dan menilai hukuman yang diberikan DNGC tidak masuk akal. Hukuman degradasi membuat Lyon bermain di kasta kedua Liga Prancis untuk pertama kalinya sejak 1989. Posisi Alexandre Lacazette cs di Ligue 1 musim depan digantikan Stade de Reims.

Olympique Lyon sudah berusaha memperbaiki krisis keuangan dengan penjualan saham John Textor di Crystal Palace. 45 persen sahamnya di The Eagles diakuisisi Woody Johnson, pemilik klub American football New York Jets, akhir pekan lalu. Lyon juga mendapat pemasukan usai menjual pemain bintang mereka, Rayan Cherki, ke Manchester City. Cherki ditebus seharga 42,5 juta euro oleh klub raksasa Inggris tersebut. Ini menjadi sanksi degradasi pertama yang dialami Lyon sepanjang sejarah klub. Pemilik tujuh gelar Liga Prancis itu akan tampil di kasta kedua untuk pertama kalinya sejak 1989.

Hukuman degradasi seperti yang dialami Lyon bukan kali pertama terjadi di Liga Prancis. Bordeaux, juara enam kali Ligue 1, harus menyerahkan status profesional mereka dan jeblos ke divisi empat Prancis tahun lalu karena dinyatakan bangkrut.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...