Jakarta – Setelah menjuarai Conference League dan menjadi juara Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea semakin percaya diri menghadapi musim baru di Liga Primer Inggris. Kepercayaan diri Chelsea ini ditunjukkan dengan menjual pemain berbakatnya kepada rival berat yang akan berkompetisi memperebutkan gelar juara. Arsenal resmi merekrut Noni Madueke. Madueke didatangkan dari sesama klub London yaitu Chelsea. Arsenal mengumumkan transfer Madueke, Jumat (18/7/2025) malam WIB. The Gunners dalam pernyataan resminya hanya menyebut Madueke mendapatkan kontrak jangka panjang.
Beberapa media Inggris mengungkap bahwa Madueke dikontrak selama lima tahun oleh Arsenal. Meriam London juga dikabarkan harus merogoh kocek 48 juta paun untuk menebus pemain 23 tahun ini dari Chelsea.Madueke pindah ke Arsenal setelah satu setengah musim bermain untuk The Blues sejak bergabung pada Januari 2023 dari PSV Eindhoven. Pemain Timnas Inggris ini mencatatkan 92 penampilan untuk Chelsea dengan menyumbang 20 gol dan 9 assist. Ia turut mengantarkan Si Biru meraih gelar Piala Dunia Antarklub 2025.
Madueke diharapkan bisa menambah kekuatan di sektor sayap Arsenal. Mengingat, ia bisa bermain di sayap kanan maupun kiri. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, yakin Madueke tak butuh waktu lama beradaptasi dengan timnya. Hal ini karena Madueke sudah punya pengalaman bermain di Liga Inggris. Selain itu, tiga pemain Arsenal Myles Lewis-Skelly, Declan Rice, dan Bukayo Saka pernah jadi rekan Madueke di Timnas Inggris. Madueke bakal mengenakan nomor punggung 20 di Arsenal. Ia menjadi rekrutan keempat Arsenal di musim panas ini setelah Kepa Arrizabalaga, Christian Norgaard, dan Martin Zubimendi.
Dengan hadirnya Noni Madueke, Arsenal berharap sektor sayap mereka semakin kompetitif, serta menjadi elemen kunci dalam perburuan gelar musim ini. Kepindahannya ini juga membuka potensi bagi Leandro Trossard untuk hengkang. Kepindahan Noni Madueke ke Arsenal lebih dari sekadar transaksi pemain biasa. Langkah ini menjadi contoh terbaru dari strategi transfer yang berani, terkadang kontroversial, yang dijalankan oleh pemilik Chelsea. Menjual pemain yang belum menunjukkan kontribusi signifikan, namun dengan keuntungan lebih dari 20 juta poundsterling, menunjukkan bahwa model bisnis The Blues, meskipun sering dipertanyakan, kini mulai berfungsi dengan efisien. Melihat kembali perjalanan Madueke di Stamford Bridge, banyak yang menganggapnya sebagai kegagalan profesional.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda