Jakarta – Pertukaran pemain di musim libur NBA juga berlangsung dinamis. Boston Celtics kembali melakukan trade untuk mengurangi beban gaji di dalam tim mereka. Kali ini, mereka melepas Georges Niang kepada Utah Jazz. Dilaporkan bahwa Boston Celtics sepakat untuk mengirim Georges Niang beserta dua draft pick ronde kedua kepada Utah Jazz. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan RJ Luis Jr. Niang yang memiliki gaji lebih dari 8 juta Dolar AS setahunnya akan kembali memperkuat Utah Jazz yang pernah ia bela dari tahun 2017 hingga 2021 silam. Bagi Celtics, langkah ini untuk mengurangi beban gaji mereka agar menjaga diri di bawah second apron.
Selain membantu Boston mengatasi masalah pajak mewah, pertukaran ini juga membuka peluang bagi Boston untuk mendapatkan tempat di daftar pemain karena Luis memiliki kontrak dua arah. Celtics menggunakan posisi tersebut untuk mengontrak forward Chris Boucher dengan kontrak satu tahun senilai $3,3 juta, Niang, 32, dikirim dari Atlanta Hawks ke Boston dalam pertukaran tiga tim bulan lalu, tetapi pemain asli Massachusetts ini tidak akan bermain untuk Celtics. Niang mencatatkan rata-rata 9,9 poin dan 3,4 rebound per pertandingan terbaik sepanjang kariernya musim lalu dalam 79 pertandingan yang dibagi antara Cleveland Cavaliers dan Hawks. Ia telah membukukan 7,4 poin dan 2,5 rebound per pertandingan dengan akurasi tembakan tiga angka 39,9 persen dalam 544 pertandingan kariernya (32 kali menjadi starter) untuk lima tim. Niang menghabiskan empat musim untuk Jazz (2017-21) sebagai penyerang cadangan.
Niang, 32 tahun, diakuisisi oleh Celtics melalui pertukaran Kristaps Porzingis dengan Atlanta Hawks. Niang memiliki akurasi tembakan 3 poin sebesar 39,9% dalam kariernya, dengan lebih dari empat percobaan per pertandingan, dan memasuki musim ke-10 di liga. Dengan pengurangan beban gaji itu, Celtics memanfaatkannya untuk merekrut pemain yang lebih murah yakni Chris Boucher. Boucher didatangkan dengan kontrak hanya bernilai 3,3 juta Dolar AS. Boucher, yang kontraknya dengan Boston telah dijamin, akan memiliki peran penting di lini depan Celtics. Ia meninggalkan Toronto, tempat ia memegang rekor franchise sepanjang masa dalam hal poin, rebound, blok, menit bermain, dan pertandingan yang dimainkan dari bangku cadangan. Ia juga merupakan anggota terakhir Raptors yang tersisa di tim juara NBA 2019 mereka.
(bP/timKB).
Sumber foto: X
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda