Jakarta – Borneo FC berhasil mengemas tiga poin dengan menundukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 1-0 di Stadion Segiri. Hasil itu juga membuat Bhayangkara menjadi satu-satunya tim promosi yang gagal mendapatkan poin. Dengan hasil ini, Borneo FC memuncaki klasemen Indonesia Super League sementara usai mengoleksi tiga poin. Tim tuan rumah Borneo FC di bawah asuhan pelatih Paul Munster menerapkan formasi menyerang 4-3-3. Nadeo Arga Winata tetap dipercaya sebagai kiper utama. Ia mendapat kawalan kuartet bek Christophe Nduwarugira, Komang Teguh, Fajar Fathurrahman, dan Garcia Nogueira. Sementara trisula barisan depan ditempati Coutinho Gomes De Souza, Maicon De Souza Da Silva, dan Ezequiel Peralta Bauer.
Di kubu Bhayangkara FC asuhan pelatih Fabio Lefundes menggunakan formasi yang lebih fleksibel 4-4-2. Berdiri di bawah mistar terdapat kiper Awan Setho. Kemudian 4 pemain belakang adalah Ardi Idrus, I Putu Gede, Nehar Sadiki, dan Slavko Damjanovic. Adapun duo penyerang The Guardian ditempati oleh Shanyder Antonio Borgelin dan Stjepan Plazonja. Sedangkan opsi lain seperti Ilija Spasojevic ada di bangku cadangan.
Laga Borneo vs Bhayangkara Presisi dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (8/8/2025) sore WIB. Mariano Peralta jadi penentu kemenangan Pesut Etam dengan golnya di babak kedua. Kedua tim bermain sama kuat tanpa gol di sepanjang paruh pertama. Pada periode ini, tidak banyak peluang bersih yang dihasilkan oleh Borneo maupun Bhayangkara.
Memasuki babak kedua. Borneo memperoleh pelang bagus setelah Borgelin terbebas di depan. Awan Setho buru-buru keluar dari sarangnya untuk menyapu bola di depan kotak penalti. Kebuntuan terpecah di menit ke-66. Mariano Peralta membuka skor untuk membawa Borneo FC memimpin 1-0. Dari sebuah serangan melalui lapangan tengah, Kei Hirose menyodorkan umpan di depan kotak. Peralta menuntaskan dengan sepakan terarah kaki kiri, yang sukses bersarang di sudut atas gawang Bhayangkara.
Bhayangkara nyaris menyamakan skor lima menit berselang. Sepakan Putu Gede memaksa Nadeo terbang menangkis bola. Memasuki lima menit terakhir waktu normal, Bhayangkara Presisi kembali menciptakan peluang emas. Dari sepak pojok di sayap kanan, Spasojevic menyambut bola dengan tandukan. Bola mengenai tanah lebih dulu lalu mengarah ke gawang, tapi kembali mentah di tangan Nadeo.
Pelanggaran Plazonja terhadap Muhammad Sihran memberi Borneo FC tendangan bebas di sisi kanan lapangan. Awan Setho menjatuhkan badannya untuk menangkap bola set-piece Borneo.Borneo masih mencoba menambah keunggulan di injury time. Namun, sampai laga berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 bertahan untuk menandai kemenangan Borneo atas Bhayangkara Presisi.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda