Jerman Dipermalukan Slovakia

Yahya Pahlevy 05/09/2025 2 min read
Jerman Dipermalukan Slovakia

Jakarta – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jerman kalah di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia. Kekalahan mengejutkan ini merupakan catatan memalukan bagi Der Panzer. Kekalahan mengejutkan Jerman di Bratislava bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari serangkaian kesalahan fatal yang dieksploitasi secara klinis oleh Slovakia. Sejak awal, tim asuhan Julian Nagelsmann yang diisi pemain bintang seperti Florian Wirtz dan rekrutan baru Newcastle, Nick Woltemade, tampil mengecewakan di lini serang. Tanda-tanda bahaya memuncak tiga menit sebelum jeda.

Berawal dari kesalahan Wirtz yang kehilangan bola di area krusial, Slovakia melancarkan serangan balik mematikan. David Hancko, seorang bek kelas atas yang bermain untuk Atletico Madrid, menunjukkan kualitasnya. Ia berlari dari paruh lapangannya sendiri, melakukan umpan satu-dua yang cerdas dengan David Strelec, sebelum dengan tenang menaklukkan kiper Oliver Baumann. Gol ini bukan sekadar buah dari kesalahan Jerman, tetapi juga demonstrasi kualitas individu dan transisi cepat dari seorang pemain yang telah terasah di level tertinggi Eropa bersama klub seperti Feyenoord dan Fiorentina

Memasuki babak kedua, harapan Jerman untuk bangkit justru terkubur lebih dalam hanya sepuluh menit setelah pertandingan dimulai. Kali ini, giliran David Strelec yang menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Jerman. Penyerang yang baru saja direkrut oleh klub Inggris Middlesbrough ini menunjukkan mengapa ia begitu diminati. Dengan “gerak kaki yang rapi,” Strelec berhasil memperdaya bek sekaliber Antonio Rudiger sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang telak di pojok atas gawang. Gol ini menggarisbawahi kelemahan lini belakang Jerman sekaligus menjadi panggung bagi Strelec, seorang pencetak gol ulung yang memiliki rekor produktif di klub sebelumnya, Slovan Bratislava. Sebagai respons, Jerman tampak kebingungan dan tumpul. Serangan mereka tidak memiliki ide dan kekuatan, dengan Wirtz  dan Serge Gnabry yang seperti tidak terlihat kontribusinya sepanjang laga.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Jerman gagal menciptakan peluang berarti untuk membalas. Skor 2-0 bertahan, menandai sebuah kemenangan yang diakui banyak pihak “sepenuhnya layak” untuk Slovakia. Pemandangan di akhir laga menunjukkan kontras yang tajam: para pemain Slovakia merayakan salah satu kemenangan paling bersejarah mereka, sementara wajah-wajah putus asa dan kebingungan terpancar dari skuad Jerman. Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin; ini adalah sebuah pernyataan telak yang membuka jalan bagi analisis mendalam tentang krisis yang sedang melanda salah satu raksasa sepakbola dunia.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...