Kisah Davey Grant: Dari The Ultimate Fighter Ke Panggung UFC

Piter Rudai 12/09/2025 4 min read
Kisah Davey Grant: Dari The Ultimate Fighter Ke Panggung UFC

Jakarta – Dalam dunia MMA, banyak petarung datang dan pergi. Hanya sedikit yang mampu bertahan lama di panggung sekeras UFC. Salah satunya adalah Davey Grant, petarung asal Inggris yang dikenal dengan julukan “Dangerous”. Ia bukan hanya seorang fighter, tetapi juga simbol ketekunan, daya juang, dan semangat pantang menyerah.

Lahir pada 18 Desember 1985 di Darlington, County Durham, Grant menapaki jalannya ke UFC dengan cara yang jauh dari instan. Ia tumbuh di kota kecil, jauh dari gemerlap pusat olahraga dunia, namun dengan tekad baja yang membuatnya mampu menembus barisan petarung elite. Kini, di usia matang, ia masih menjadi bagian penting dari divisi Bantamweight UFC, divisi yang terkenal brutal karena kecepatan, teknik, dan intensitasnya.

Masa Kecil dan Awal Perkenalan dengan Bela Diri

Grant tidak berasal dari keluarga petarung. Namun, sejak muda ia sudah memiliki ketertarikan pada olahraga tarung. Kickboxing menjadi pintu masuknya ke dunia seni bela diri. Dari sinilah ia membangun dasar striking yang eksplosif, yang kelak menjadi salah satu ciri khasnya di UFC.

Perjalanan tidak selalu mudah. Grant pernah menghadapi pasang surut, dari keterbatasan fasilitas hingga kesulitan finansial. Namun, semangat kompetitif dan keinginannya untuk membuktikan diri membuatnya terus berlatih, hingga akhirnya ia melengkapi ilmunya dengan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ). Ia mencapai sabuk cokelat, menjadikannya petarung yang tidak hanya berbahaya di atas kaki, tetapi juga lihai dalam submission.

Perjalanan Menuju UFC

Titik balik kariernya datang pada tahun 2013 ketika ia mengikuti The Ultimate Fighter (TUF): Team Rousey vs. Team Tate. Reality show ini bukan hanya ajang pertarungan, tetapi juga ujian mental, fisik, dan strategi di bawah sorotan kamera.

Grant tampil mengesankan sejak awal, menunjukkan bahwa dirinya adalah ancaman serius. Dengan kombinasi striking cepat dan submission mematikan, ia melangkah maju dari ronde ke ronde, hingga akhirnya berhasil mencapai babak final.

Meski gagal meraih trofi utama TUF, performanya cukup membuat UFC memberikan kontrak. Momen itu menjadi bukti bahwa Davey Grant layak berada di panggung terbesar. Dari sana, pintu ke dunia UFC terbuka lebar.

Dari Pendatang Baru ke Veteran Tangguh

Setelah TUF, Grant resmi memulai perjalanannya di UFC. Sejak debutnya, ia langsung mendapat reputasi sebagai petarung agresif yang selalu berusaha menghibur penonton. Ia tidak pernah takut mengambil risiko, meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh.

Grant mengandalkan kombinasi gaya:

    • Striking eksplosif dari dasar kickboxing.
    • Submission tajam berkat penguasaan BJJ sabuk cokelat.
    • Agresivitas tinggi yang membuat pertarungannya jarang berjalan pasif.
    • Daya tahan luar biasa, meski menghadapi lawan muda, ia tetap menunjukkan ketangguhan mental dan fisik.

Salah satu momen paling dikenang adalah KO brutal atas Jonathan Martinez pada 2021. Dengan kombinasi pukulan yang presisi, Grant menegaskan dirinya bukan sekadar veteran pelengkap, melainkan ancaman nyata di divisi Bantamweight.

Catatan Karier dan Prestasi

    • Nama Lengkap: Davey Grant
    • Julukan: Dangerous
      Tanggal Lahir: 18 Desember 1985
    • Tempat Lahir: Darlington, County Durham, Inggris
    • Divisi: Bantamweight – UFC
    • Latar Belakang: Kickboxing, Brazilian Jiu-Jitsu (sabuk cokelat)
    • Momen Penting: Finalis The Ultimate Fighter: Team Rousey vs. Team Tate (2013)
    • Highlight: Kemenangan KO atas Jonathan Martinez (2021)

Tantangan, Cedera, dan Mental Baja

Perjalanan Grant di UFC tidak selalu mulus. Ia pernah mengalami cedera serius yang membuatnya harus absen panjang. Cedera itu menjadi salah satu fase terberat dalam kariernya, karena selain menahan rasa sakit fisik, ia juga harus menjaga motivasi agar tidak tergerus waktu.

Namun, Davey Grant adalah petarung dengan jiwa keras. Ia kembali ke oktagon dengan semangat baru, membuktikan bahwa dirinya masih bisa bersaing. Banyak penggemar menganggap kisahnya sebagai inspirasi: bahwa meski tubuh diuji, mental yang kuat bisa menghidupkan kembali karier.

Warisan dan Masa Depan

Kini, di usia pertengahan 30-an, Davey Grant sudah dianggap sebagai salah satu veteran tangguh UFC. Ia mungkin bukan berada di jajaran penantang gelar, tetapi setiap kali ia bertarung, penonton tahu mereka akan disajikan aksi seru.

Julukan “Dangerous” tetap melekat, karena hingga sekarang, lawan mana pun tahu bahwa satu pukulan atau satu submission dari Grant bisa mengubah jalannya pertarungan.

Selain itu, ia juga mulai dikenal sebagai sosok panutan bagi petarung muda Inggris yang bermimpi mengikuti jejaknya. Dari kota kecil di Darlington, ia membuktikan bahwa kerja keras bisa membawa siapa pun ke panggung terbesar dunia.

Davey Grant adalah representasi dari petarung sejati: tidak pernah menyerah, selalu mencari cara untuk bangkit, dan selalu menghadirkan pertarungan penuh aksi. Lahir pada 18 Desember 1985, ia membangun karier dari kickboxing dan Brazilian Jiu-Jitsu, hingga menembus UFC lewat The Ultimate Fighter 2013.

Kini, meski usianya semakin matang, Grant tetap menjadi bagian penting divisi Bantamweight, membawa nama Inggris di setiap langkahnya di oktagon. Dengan kombinasi striking eksplosif, submission tajam, dan mental tak tergoyahkan, Davey “Dangerous” Grant akan selalu dikenang sebagai salah satu petarung paling menghibur dari Inggris.

(PR/timKB).

Sumber foto: youtube.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...