Jakarta – Indonesia harus mengakui kekalahan dari tuan rumah Arab Saudi dengan skor ketat 2-3 dalam laga Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Sempat unggul cepat lewat Kevin Diks, Timnas Garuda terkena comeback cepat dari tuan rumah yang kemudian berbalik unggul 3-1 sebelum Diks berhasil mempertipis ketertinggalan 2-3. Wasit yang pada awalnya diragukan akan berpihak, bertugas sangat adil dengan memutuskan 3 penalti melalui pertimbangan VAR.
Indonesia mengawali pertandingan di Stadion King Abdullah Sports City dengan sebuah kejutan besar. Berstatus sebagai tim tamu dan tidak diunggulkan, skuad asuhan Kluivert justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu atas tuan rumah Arab Saudi. Keunggulan tersebut didapatkan pada menit ke-11 melalui titik putih. Setelah melalui proses tinjauan VAR yang cukup panjang, wasit memutuskan adanya insiden handball yang dilakukan oleh bek Arab Saudi Hassan Al-Tambakti, di dalam kotak terlarang. Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor dengan dingin sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Namun, sayangnya, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Hanya enam menit berselang, Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan melalui sebuah tendangan keras dari Waheb Al-Shamat. Ia berhasil memanfaatkan kelengahan di lini pertahanan Indonesia untuk menaklukkan kiper Maarten Paes. Momen ini menunjukkan betapa berbahayanya serangan balik yang dimiliki oleh tuan rumah. Keunggulan cepat yang berhasil diraih oleh Indonesia harus sirna dalam sekejap mata, dan pertandingan pun kembali ke titik awal dengan intensitas permainan yang semakin tinggi.
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Arab Saudi terus meningkatkan intensitas serangan mereka untuk menekan lini pertahanan Indonesia. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil sebelum jeda turun minum, dan lagi-lagi melalui sebuah insiden kontroversial di dalam kotak penalti. Pada menit ke-33, wasit kembali menunjuk titik putih, namun kali ini untuk keuntungan tim tuan rumah. Keputusan ini diambil setelah tinjauan VAR mengonfirmasi adanya pelanggaran tarikan kaus yang dilakukan oleh bek sayap Indonesia Yacob Sayuri terhadap Feras Al-Buraikan.
Al-Buraikan sendiri yang maju sebagai eksekutor penalti. Tendangan keras kaki kirinya berhasil menghujam pojok kanan atas gawang dan tidak mampu dijangkau oleh kiper Maarten Paes. Gol ini membawa Arab Saudi berbalik unggul dengan skor 2-1 yang bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Feras Al-Buraikan kembali menjadi momok yang menakutkan bagi lini pertahanan Garuda. Ia berhasil mencetak gol keduanya pada menit ke-62, dengan cerdik memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper. Gol ini membawa Arab Saudi semakin menjauh dengan keunggulan 3-1.
Sebuah drama kembali terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Wasit untuk ketiga kalinya dalam laga ini menunjuk titik putih, dan kali ini kembali untuk keuntungan Skuad Garuda pada menit ke-88. Hadiah penalti ini diberikan setelah proses tinjauan VAR yang cukup panjang menunjukkan adanya insiden handball yang dilakukan oleh bek Arab Saudi Madallah Al-Boushail, saat ia mencoba menghalau bola di dalam kotak terlarang. Kevin Diks kembali maju sebagai algojo dan sekali lagi berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ia dengan tenang berhasil menaklukkan kiper Nawaf Al-Aqidi untuk kedua kalinya, mengubah skor menjadi 3-2.
Situasi menjadi semakin panas di masa injury time. Pemain Arab Saudi Mohamed Kanno harus diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning dalam hitungan detik karena mengulur-ulur waktu. Arab Saudi, sekalipun bermain dengan 10 orang, berhasil menunjukkan pengalaman dan soliditas mereka dalam bertahan. Mereka dengan gigih mampu mempertahankan keunggulan tipis hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
(Yp/timKB).
Sumber foto: instagram
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda