Paris Saint-Germain Langsung Tampil Di Final Intercontinental Cup

Yahya Pahlevy 10/10/2025 2 min read
Paris Saint-Germain Langsung Tampil Di Final Intercontinental Cup

Jakarta – Gagal menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025, sang juara Eropa, Paris Saint-Germain akan memperebutkan Piala Interkontinental yang akan digelar pada penghujung tahun ini. Piala Interkontinental 2025 bakal berlangsung pada Desember mendatang. Qatar menjadi tuan rumahnya menurut pengumuman FIFA, Minggu (28/9). Ajang ini diikuti enam tim dari enam konfederasi. Paris Saint-Germain menjadi wakil UEFA dari Eropa usai menyabet gelar juara Liga Champions 2024/2025 dan langsung tampil di Final Piala Interkontinental.

Asia atau AFC diwakili oleh Al Ahli yang merupakan juara Liga Champions Asia. Cruz Azul dari Meksiko ikut ambil bagian setelah menjadi juara CONCACAF Champions Cup. Zona Afrika diwakili oleh Pyramids, yang merupakan juara CAF Champions League dan Auckland City datang sebagai pemenang OFC Champions League. Satu peserta lagi bakal datang dari zona CONMEBOL. Wakil zona Amerika Latin itu belum diketahui karena Copa Libertadores baru masuk di fase semifinal yang melibatkan LDU Quito, Palmeiras, Racing Club, dan Flamengo.

Putaran pertama Piala Interkontinental sudah mempertemukan Pyramids vs Auckland City di Kairo, Mesir. Pyramids menang 3-0. Pada putaran kedua, Pyramids bermain ke markas Al Ahli di Jeddah, Pyramids menang 1-3. Laga lainnya ada Cruz Azul yang menanti lawan dari CONMEBOL. Pemenang di laga Cruz Azul melawan wakil CONMEBOL bakal berhadapan dengan Pyramids di fase play-off. Pemenangnya bakal berhadapan dengan PSG di final. Laga final dijadwalkan bergulir pada 17 Desember 2025. Setelah menetapkan Qatar sebagai tuan rumah, FIFA tinggal menetapkan venue pertandingan.

Piala Interkontinental 2025 menggunakan format Piala Dunia Antarklub sebelumnya, dimana hanya para klub juara di konfederasi masing masing yang akan bertemu. Seperti yang terjadi biasanya, juara Eropa secara tradisional akan berhadapan dengan juara zona Amerika Selatan. Juara Piala Eropa mendominasi gelar juara dalam dua dekade terakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...