Jakarta – Perjuangan para pemain tim nasional mewujudkan mimpi rakyat Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 berakhir sudah. Kekalahan 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah, Minggu (12/10) dini hari WIB, menjadi akhir dari perjuangan panjang sekaligus menutup peluang untuk melangkah lebih jauh. Hasil tersebut membuat Indonesia menempati posisi juru kunci di Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad Garuda pun gagal melanjutkan langkah ke Putaran 5, yang menjadi pintu terakhir menuju babak play-off antarkonfederasi.
Walaupun pupus sudah harapan, apresiasi besar tetap layak diberikan kepada Timnas Indonesia uang ditukangi pelatih Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert. Sebab, dari seluruh tim yang memulai perjalanan sejak Putaran 1, hanya Indonesia yang mampu menembus hingga tahap ini, sebuah pencapaian monumental dalam sejarah sepak bola nasional.
Terlepas dari semua polemik dan drama yang terjadi dalam 731 hari sejak awal dimulainya babak penyisihan grup, perjuangan keras telah ditunjukkan semua pemain, pelatih dan official yang pernah membela timnas Indonesia. Begitupun dukungan masif dari para fans yang berhasil menyatukan seluruh rakyat Indonesia bahkan di tengah perbedaan pandangan yang sangat besar di saat situasi politik yang sedang memanas sepanjang perjalanan timnas menuju Piala Dunia 2026.
Putaran empat menjadi bukti nyata betapa beratnya jalan menuju Piala Dunia. Menghadapi kekuatan besar seperti Arab Saudi dan Irak, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan. Dimulai pada 12 Oktober 2023, perjalanan luar biasa Timnas Indonesia akhirnya berakhir tepat dua tahun kemudian, pada 12 Oktober 2025. Kekalahan dari Irak menjadi penanda berakhirnya perjuangan panjang itu.
Meski gagal mencapai Qatar dan Amerika Serikat, Timnas Indonesia telah menuliskan kisah yang penuh semangat, kebanggaan, dan harapan baru bagi sepak bola Tanah Air. Kini, satu catatan positif tetap mengiringi: Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang telah memastikan tiket ke Piala Asia 2027, sebuah bukti bahwa fondasi masa depan sudah mulai terbentuk dan bangsa Indonesia adalah bangsa yang pantang menyerah menghadapi tantangan sebesar apapun.
Terima kasih para pemain dan pelatih atas perjuangan tak kenal lelah kalian. Tegakkan kepala, pertempuran ini mungkin telah berakhir, namun perjuangan tidak akan pernah berhenti. Siapa kita? INDONESIA!
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda