Jakarta – Lahir pada 4 Oktober 1996 di Iran, Madjid Karimi tumbuh di lingkungan yang menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan tekad pantang menyerah sejak usia muda.
Sejak kecil, Karimi sudah tertarik pada olahraga bela diri. Awalnya ia mencoba karate dan taekwondo, dua seni bela diri populer di negaranya, sebelum akhirnya menemukan cinta sejatinya pada Muay Thai dan kickboxing, dua disiplin yang menekankan kecepatan, kekuatan, serta teknik serangan delapan tungkai.
Baca juga: Jelang ONE Friday Fights 133
Ketertarikannya pada Muay Thai muncul setelah menonton pertandingan antara legenda Thailand Buakaw Banchamek di televisi. Dari situ, Karimi terinspirasi untuk menekuni seni bela diri yang terkenal keras dan menuntut ketahanan tinggi tersebut.
Ia mulai berlatih secara intens di usia remaja di bawah bimbingan pelatih lokal di Teheran, berfokus pada penguasaan teknik dasar Muay Thai dan peningkatan stamina.
“Muay Thai mengajarkan saya bukan hanya cara bertarung, tapi juga cara hidup dengan disiplin dan rasa hormat,” ujar Karimi dalam sebuah wawancara setelah salah satu laga profesionalnya.
Dari Sirkuit Lokal ke Panggung Asia
Madjid Karimi memulai perjalanan profesionalnya di kompetisi Muay Thai dan kickboxing lokal di Iran, di mana ia dengan cepat menjadi sorotan karena gaya bertarungnya yang agresif dan efektif.
Dalam beberapa tahun, ia memperluas jangkauannya ke ajang regional Asia Barat dan Asia Tenggara, mencari lawan-lawan yang lebih tangguh serta pengalaman internasional.
Dedikasinya membawa hasil. Karimi mulai dikenal di komunitas Muay Thai sebagai petarung yang disiplin dan pekerja keras, dengan kombinasi teknik yang solid dan kemampuan adaptasi tinggi di atas ring. Ia kerap berlatih lintas negara, terutama di Thailand, untuk memperdalam pemahaman dan merasakan atmosfer asli olahraga tersebut.
Bagi Karimi, pindah ke Thailand bukan hanya soal meningkatkan keterampilan, tetapi juga tentang menghormati budaya Muay Thai — dari cara berlatih, tradisi wai kru, hingga etika bertarung di ring. Pengalaman ini membentuknya menjadi petarung yang matang secara fisik dan mental.
Perpaduan Presisi, Kekuatan, dan Kendali Jarak
Sebagai petarung dengan stance ortodoks, Madjid Karimi lebih dominan menggunakan tangan kanan sebagai senjata utama. Ia memadukan pukulan cepat dan kombinasi tendangan tajam yang menjadi ciri khasnya, sementara kontrol jarak menjadi aspek kunci dalam strateginya.
Beberapa karakteristik gaya bertarungnya meliputi:
-
- Pukulan kanan keras dan akurat: Digunakan untuk menekan lawan dan membuka celah bagi serangan berikutnya.
- Tendangan cepat ke arah tubuh dan kaki: Sebagai senjata untuk menjaga jarak dan melumpuhkan pergerakan lawan.
- Kontrol jarak efektif: Karimi mahir menjaga posisi aman tanpa kehilangan peluang serangan, menunjukkan pemahaman taktis yang tinggi.
- Perpaduan Muay Thai dan Kickboxing: Ia menggabungkan tekanan konstan ala kickboxer Eropa dengan teknik siku dan clinch khas Thailand.
Gaya ini membuatnya sulit diprediksi, terutama bagi lawan yang cenderung pasif atau terlalu mengandalkan pertahanan. Ia mampu mengubah tempo dari bertahan menjadi menyerang dalam sekejap, dan sering kali mengakhiri pertarungan dengan pukulan atau tendangan yang presisi.
Perjalanan di ONE Championship
Langkah besar dalam karier Madjid Karimi datang ketika ia resmi bergabung dengan ONE Championship, organisasi bela diri terbesar di Asia yang menampilkan petarung elite dunia dari berbagai disiplin.
Ia tampil di kelas strawweight Muay Thai, sebuah divisi yang dikenal sangat cepat dan kompetitif.
Debutnya di ajang ONE Friday Fights langsung memperlihatkan potensi besar yang ia miliki. Dengan ketenangan dan kendali tempo yang matang, Karimi menunjukkan kualitasnya sebagai petarung berpengalaman. Namun, puncak performanya terjadi pada 16 Mei 2025, ketika ia berlaga di ONE Friday Fights 108 yang digelar di Lumpinee Stadium, Bangkok — tempat suci bagi para pejuang Muay Thai sejati.
Dalam laga tersebut, ia menghadapi petarung Thailand tangguh, Kaenpitak NhongBangsai. Karimi tampil percaya diri sejak ronde pertama, memanfaatkan jangkauan dan variasi serangan untuk menekan lawan.
Ronde kedua menjadi momen penentuan — Karimi melepaskan kombinasi pukulan kanan dan tendangan kiri keras yang menghantam tepat ke arah rahang Kaenpitak, menghasilkan kemenangan KO spektakuler.
Kemenangan tersebut bukan hanya membuktikan ketangguhan fisiknya, tetapi juga kematangan teknis dan strategi yang ia miliki. Sejak itu, nama Madjid Karimi mulai dikenal luas oleh penggemar ONE Championship sebagai salah satu petarung Iran paling menjanjikan.
Prestasi dan Rekor Profesional
Hingga kini, Madjid Karimi telah mengumpulkan sejumlah pencapaian penting dalam karier profesionalnya:
-
- Kemenangan KO ronde kedua atas Kaenpitak NhongBangsai di ONE Friday Fights 108 (Mei 2025)
- Pernah berkompetisi di sirkuit kickboxing profesional Asia Barat dan Thailand
- Rekor profesional: beberapa kemenangan dengan mayoritas melalui KO atau keputusan mutlak
Karimi tidak hanya membawa nama negaranya di kancah internasional, tetapi juga menjadi salah satu pionir generasi baru petarung Iran yang sukses menembus panggung besar ONE Championship.
Karakter dan Etos Latihan
Madjid Karimi dikenal sebagai pribadi yang rendah hati namun memiliki determinasi luar biasa.
Di luar ring, ia hidup sederhana dan fokus penuh pada latihan. Ia sering mengatakan bahwa rahasia kesuksesannya adalah disiplin harian dan rasa lapar untuk belajar.
Latihan harian Karimi biasanya meliputi:
-
- Lari pagi sejauh 10 km,
- Latihan teknik pukulan dan tendangan,
- Sesi clinch dan sparring berat di sore hari.
Ia juga aktif membantu rekan-rekannya yang lebih muda dalam latihan, menunjukkan sisi kepemimpinan yang alami.
“Setiap hari di gym adalah pertarungan. Bukan dengan orang lain, tapi dengan diri saya sendiri,” ujar Karimi saat ditanya tentang motivasinya berlatih tanpa henti.
Misi Membawa Iran ke Peta Muay Thai Dunia
Sebagai atlet berusia 29 tahun, Madjid Karimi kini berada di masa puncak kariernya. Dengan pengalaman luas di berbagai kompetisi Asia dan kemenangan besar di ONE Championship, ia bertekad untuk mendapatkan kesempatan bersaing untuk sabuk juara di kelas strawweight.
Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Karimi membawa misi besar untuk mengharumkan nama Iran di dunia Muay Thai dan kickboxing internasional. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda petarung di negaranya — bahwa dengan tekad dan disiplin, mereka pun bisa bersaing di panggung global.
Ke depannya, penggemar ONE Championship menantikan duel-duel baru Karimi melawan nama-nama besar di kelas strawweight, di mana setiap pertarungan menjanjikan aksi cepat, keras, dan penuh emosi khas gaya bertarungnya.
Simbol Semangat dan Ketangguhan Iran di Arena Dunia
Madjid Karimi bukan hanya petarung bertalenta — ia adalah simbol semangat juang dan dedikasi tanpa batas. Dari gym kecil di Iran hingga Lumpinee Stadium di Bangkok, perjalanannya adalah kisah inspiratif tentang tekad, disiplin, dan keberanian menembus batas.
Dengan gaya ortodoks yang tajam, kombinasi serangan cepat, dan mental baja, Karimi telah membuktikan dirinya sebagai salah satu bintang yang layak diperhitungkan di panggung ONE Championship.
Dan seperti yang sering ia katakan, “Setiap kemenangan dimulai dari keyakinan bahwa kamu bisa.”
(PR/timKB).
Sumber foto: instagram
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita lainya
Aston Villa Kontra Arsenal Jadi Pembuka Pekan Ke-15 Liga Inggris
Jadwal Pertandingan Cabor Badminton SEA Games 2025
Jadwal Giornata Ke-14 Serie A Italia