Sejarah Crystal Palace: Klaim Klub Profesional Tertua di Dunia

Eva Amelia 25/12/2025 4 min read
Sejarah Crystal Palace: Klaim Klub Profesional Tertua di Dunia

Jakarta – Crystal Palace Football Club, sebuah tim yang kini dikenal sebagai bagian dari Liga Primer Inggris, memiliki sejarah yang jauh lebih kaya dan kompleks daripada yang selama ini diketahui. Secara umum, klub ini dikenal didirikan pada tahun 1905. Namun, sebuah temuan penelitian yang signifikan pada tahun 2020 telah memunculkan klaim berani: bahwa Crystal Palace adalah klub profesional tertua di dunia dengan akar yang berasal dari tahun 1861. Sejarah klub ini terbagi menjadi dua era utama yang saling terkait namun terpisah oleh waktu.

Era Awal (1861-1876): Kelahiran Klub Sepak Bola Amatir

Kisah Crystal Palace dimulai jauh sebelum abad ke-20, terkait erat dengan bangunan ikonik Pameran Besar, The Crystal Palace, dan perusahaan yang mengelolanya, Crystal Palace Company. Pada tahun 1852, perusahaan tersebut didirikan, dan beberapa tahun kemudian, pada 1857, mereka membuka lapangan kriket dan membentuk klub kriket.

Tradisi olahraga di era Victoria di Inggris menunjukkan bahwa para pemain kriket sering kali beralih ke sepak bola di musim dingin untuk menjaga kebugaran. Dampaknya, pada tahun 1861, Crystal Palace Football Club yang pertama didirikan oleh anggota klub kriket tersebut. Klub ini bersifat independen dan dikelola oleh komite sendiri, tipikal klub olahraga pada masa itu.

Tonggak Sejarah Awal:

    • 1862: Klub sepak bola Crystal Palace memainkan pertandingan pertamanya pada Maret 1862.
    • 1863: Pejabat dari Crystal Palace FC ikut serta dalam pertemuan pendirian Football Association (FA) bersama 10 klub lain, membantu menyusun hukum permainan sepak bola yang pertama.
    • 1871-1872: Crystal Palace menjadi salah satu peserta asli pada gelaran Piala FA perdana, turnamen sepak bola tertua di dunia, dan berhasil mencapai babak semifinal.
    • 1872 & 1873: Pemain Crystal Palace, Charles Chenery dan Alexander Morten, terpilih untuk membela tim nasional Inggris dalam pertandingan internasional pertama dan kedua melawan Skotlandia.
    • Sayangnya, klub awal ini tidak berumur panjang. Berdasarkan laporan, klub sepak bola Crystal Palace pertama memainkan pertandingan terakhir yang tercatat pada Desember 1875 dan kemudian bubar pada tahun 1876.

Era Profesional (1905-Sekarang): Kelahiran Kembali dan Evolusi

Nama Crystal Palace menghilang dari dunia sepak bola selama hampir tiga dekade, hingga terjadi kelahiran kembali klub ini dalam wujud profesional pada tahun 1905.

Didirikan pada 1905

Pada 10 September 1905, Crystal Palace Football Club yang sekarang didirikan secara resmi sebagai tim profesional. Pendirian ini diprakarsai oleh pemilik stadion di dalam kompleks Crystal Palace, yang merupakan tempat diselenggarakannya Final Piala FA saat itu, untuk memiliki tim mereka sendiri yang bermain di tempat bersejarah tersebut.

Klub baru ini dipimpin oleh Sydney Bourne sebagai ketua dan dibantu oleh Edmund Goodman, seorang karyawan Aston Villa yang direkomendasikan. Palace segera mengajukan diri untuk masuk ke dalam Football League, namun ditolak. Sebagai gantinya, mereka memulai perjalanan mereka di Southern League Second Division (Divisi Dua Liga Selatan). Musim debut mereka berjalan sukses, di mana Palace langsung menjadi juara dan berhak promosi ke Southern League First Division.

Era Stadion dan Perang

Kandang awal Crystal Palace (1905-1915) adalah stadion Final Piala FA yang berada di dalam kompleks Crystal Palace Exhibition Building. Namun, pecahnya Perang Dunia I memaksa klub untuk pindah pada tahun 1915.

Setelah sempat berpindah-pindah, pada tahun 1924, Palace menemukan rumah permanen mereka hingga hari ini: Selhurst Park di South London. Di tahun yang sama, mereka juga bergabung dengan Football League.

Roller Coaster di Liga

Sejarah Palace sejak bergabung dengan Football League ditandai dengan perjuangan dan ketidakstabilan di berbagai divisi, sehingga sering dijuluki sebagai tim ‘Yo-Yo’ karena seringnya promosi dan degradasi.

Pencapaian Penting di Liga dan Turnamen:

    1. 1969: Crystal Palace berhasil promosi ke divisi teratas Liga Inggris (saat itu Divisi Pertama) untuk pertama kalinya.
    2. 1973: Di era ini, klub mengadopsi julukan ikonik mereka, “The Eagles” (Si Elang), dan mengganti warna seragam menjadi garis-garis merah dan biru yang dikenal hingga kini, menggantikan julukan sebelumnya, The Glaziers.
    3. 1978-1979: Di bawah manajer Terry Venables, Palace memenangkan Divisi Kedua dan dijuluki sebagai “Team of the Eighties” (Tim tahun 80-an), meskipun pada akhirnya kesulitan mempertahankan momentum di divisi teratas.
    4. 1989-1991: Periode emas di bawah Steve Coppell. Pada musim 1989-1990, Palace mencapai Final Piala FA untuk pertama kalinya (kalah dari Manchester United setelah pertandingan ulang). Semusim kemudian, mereka meraih finis terbaik mereka, tempat ketiga di Divisi Pertama, dan memenangkan Full Members Cup (turnamen bagi klub dua divisi teratas) pada 1990-1991.

Era Liga Primer

Crystal Palace adalah salah satu anggota pendiri Premier League (Liga Primer Inggris) pada tahun 1992. Meskipun demikian, mereka segera terdegradasi pada musim perdana itu. Klub ini terus mengalami naik turun (terdegradasi dan promosi) beberapa kali sepanjang tahun 90-an dan awal 2000-an, hingga akhirnya berhasil membangun status konsolidasi di Liga Primer setelah promosi pada musim 2013-2014, dan berhasil bertahan lebih lama dari periode sebelumnya. Pada musim 2015-2016, Palace kembali mencapai Final Piala FA (kalah lagi dari Manchester United).

Kesimpulan: Dua Sejarah yang Menyatu

Crystal Palace hari ini dengan bangga merangkul sejarah ganda mereka. Sementara klub profesional secara resmi dimulai pada 1905, mereka kini secara resmi mengklaim tahun 1861 sebagai tanggal pendirian yang sah, didasarkan pada temuan Peter Manning yang menghubungkan klub profesional 1905 dengan tim amatir 1861.

Klaim ini menempatkan Palace sebagai salah satu klub tertua di dunia, bahkan bersaing dengan Notts County (1862) untuk gelar klub profesional tertua yang masih aktif. Dengan stadion yang selalu bergemuruh, Selhurst Park, dan julukan The Eagles, Crystal Palace terus menjadi bagian penting dan penuh warna dari lanskap sepak bola Inggris.

(EA/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...