Jakarta – Hasil imbang 1-1 antara Chelsea melawan Manchester City membuat Arsenal menjauh dari raihan poin kedua rival terdekatnya. Tambahan satu poin tersebut menjadi hasil seri kedua secara beruntun yang diraih The Citizens di tahun kalender baru, sekaligus memutus catatan impresif delapan kemenangan beruntun mereka di kandang dalam kompetisi liga. Hasil ini membuat Manchester City kini terpaut enam angka dari Arsenal dan berada di posisi yang sama dengan Aston Villa di klasemen sementara.
Baca juga: Manchester City Kontra Chelsea Di Pekan ke-20 Liga Inggris
Sejak awal, kedua tim tampil terbuka. City langsung mengambil inisiatif serangan, sementara Chelsea mengandalkan transisi cepat dari lini tengah. Phil Foden kerap menjadi tumpuan City di sisi kanan. Beberapa kali ia menusuk ke kotak penalti, namun Josh-Ko Acheampong tampil disiplin dan mampu mematahkan ancaman. Chelsea merespons lewat serangan balik. Mencoba memanfaatkan ruang di belakang garis pertahanan City. Peluang Chelsea hadir melalui umpan lambung Filip Jorgensen ke Malo Gusto. Namun Gianluigi Donnarumma membaca situasi dengan baik dan lebih cepat mengamankan bola.
Intensitas laga meningkat ketika Reece James melanggar Rayan Cherki di dekat kotak penalti. Tendangan bebas Cherki yang mengarah ke Ruben Dias dipotong Enzo Fernandez. Chelsea kembali mengancam lewat sepakan Estevao dari dalam kotak penalti. Upaya itu digagalkan Josko Gvardiol yang tampil solid di jantung pertahanan City. Tuan rumah membalas lewat kerja sama Reijnders dan Foden. Namun, tembakan Foden masih melebar tipis. Bernardo Silva ikut mencoba peruntungan dengan sepakan melengkung dari dalam kotak penalti. Bola masih melambung di atas mistar.
City semakin menekan. Erling Haaland mendapat dua peluang emas. Satu ditepis Jorgensen, satu lainnya membentur tiang. Kebuntuan pecah pada menit ke-42. Tijjani Reijnders memanfaatkan kemelut di depan gawang Chelsea. Sepakan jarak dekatnya gagal dibendung Jorgensen. City unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Chelsea melakukan penyesuaian. Andrey Santos masuk menggantikan Estevao untuk menambah kreativitas. Serangan mulai dibangun lebih rapi dari lini tengah. Pedro Neto sempat mendapat ruang tembak, namun penyelesaiannya belum menemui sasaran. City tak tinggal diam. Reijnders kembali jadi penggerak. Mengalirkan bola ke Rayan Cherki yang sempat terjatuh usai berduel dengan Reece James. Protes City diabaikan wasit Michael Oliver.
Chelsea terus mencari celah lewat serangan balik cepat. Liam Delap menjadi target utama, tetapi lini belakang City tampil sigap. City sendiri beberapa kali mengancam lewat umpan silang mendatar Cherki, yang berhasil dipotong Jorrel Hato. Menit ke-70, Pep Guardiola memasukkan Jeremy Doku menggantikan Reijnders untuk menjaga intensitas. Chelsea merespons dengan tekanan lebih agresif. Upaya itu berbuah hasil jelang laga usai. Enzo Fernandez muncul di saat krusial. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Donnarumma, ia melepaskan sepakan yang menggetarkan jala City. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga laga berakhir.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda