Jakarta – Pelatih baru, Liam Rosenior mendapatkan debut yang buruk di laga kandang pertamanya bersama Chelsea setelah dipaksa menelan kekalahan 3-2 dari Arsenal di Stadion Stamford Bridge, pada pertandingan leg pertama semi-final Carabao Cup, Kamis (15/1) dini hari WIB. Hasil ini tentunya menjadi keuntungan besar bagi Arsenal untuk berlaga di final pada Maret mendatang. Mereka cukup bermain imbang melawan Chelsea pada pertemuan kedua di Stadion Emirates pada awal Februari. Di lain sisi, brace Garnacho setidaknya masih memberikan nafas bagi Chelsea untuk bermain di Wembley.
Namun sebelum berlaga di leg kedua, Chelsea dan Arsenal terlebih dulu mengalihkan perhatian ke kompetisi berbeda. Chelsea akan menyambut kedatangan Brentford di Stamford Bridge, Sabtu (17/1) malam WIB, dalam lanjutan Liga Primer, sedangkan Arsenal bertandang ke Stadion City Ground untuk menghadapi Nottingham Forest.
Baca juga: Arsenal Siapkan Dana Besar Datangkan Brahim Diaz
Duel dua klub asal ibu kota Inggris langsung diwarnai aksi saling balas ancam. Arsenal menggebrak melalui Bukayo Saka pada menit pertama. Dua menit berselang giliran Chelsea membalas lewat aksi Enzo Fernandez. Arsenal mencetak gol pada menit ketujuh. Anak asuh Mikel Arteta kembali menunjukkan kepiawaian memanfaatkan bola mati. Tendangan sudut Declan Rice disundul Ben White.
Skor tidak langsung berubah karena wasit Simon Hooper mengecek proses gol lantaran ada dugaan pelanggaran. Pada akhirnya Hooper menunjuk titik tengah lapangan. Arsenal unggul satu gol. The Blues berupaya membalas, The Gunners tidak memberi ruang bebas. Chelsea sedikit lebih banyak memainkan bola, tetapi tidak bisa leluasa mengobrak-abrik pertahanan Arsenal. Keunggulan tim tamu bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Arsenal bisa memperlebar jarak. Aksi di sisi sayap kanan melahirkan sebuah crossing mendatar. Kiper Robert Sanchez gagal mengamankan bola dengan baik. Viktor Gyokeres menuntaskan peluang di depan gawang. Angka di papan skor pun berubah. Pelatiih Chelsea, Liam Rosenior melakukan pergantian pemain. Salah satunya memasukkan Alejandro Garnacho. Hasilnya pemain Argentina itu bisa mencetak gol pada menit ke-57.
Umpan Pedro Neto dari sayap kanan gagal disundul Enzo Fernandez, namun Garnacho sigap mengontrol bola dan kemudian membobol gawang Kepa Arrizabalaga. Arsenal kembali bisa menjauh dari kejaran Chelsea. Pada menit ke-71 Martin Zubimendi mendapat umpan dari Viktor Gyokeres di kotak penalti. Pemain timnas Spanyol itu lantas bergerak liat di zona berbahaya sebelum melepaskan tembakan yang membuat bola masuk ke gawang Sanchez.
Chelsea belum habis. Garnacho lagi-lagi membuat jaring gawang Arsenal bergetar. Sepakan voli Garnacho membuat si kulit bulat masuk ke gawang tamu pada menit ke-83. Skor 3-2 untuk Arsenal jadi hasil akhir dalam laga ini.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda