Jakarta – Tak ada yang bisa menghentikan Set-piece FC! Arsenal tampil buruk dalam laga krusial Premier League melawan Chelsea di Emirates pada Minggu, namun tetap berhasil meraih kemenangan penting 2-1 atas Chelsea yang bermain dengan 10 pemain, yang membuat mereka unggul lima poin dari Manchester City di puncak klasemen Premier League. Arsenal kembali mencetak gol dari hasil tendangan penjuru yang menyelamatkan mereka dari laga yang sulit. Dengan hasil ini, Arsenal mengokohkan diri di puncak klasemen dengan raihan 64 poin dari 29 laga. Sementara Chelsea tertahan di posisi keenam dengan 45 poin dari 28 pertandingan.
Arsenal langsung tampil menekan sejak menit-menit awal dan membuat lini belakang Chelsea kewalahan. Peluang perdana lahir dari kaki Martin Zubimendi, namun sepakannya masih melambung di atas mistar. Arsenal akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21 lewat rangkaian bola mati yang apik. Sepak pojok Bukayo Saka disambut sundulan Gabriel ke tengah kotak penalti, sebelum William Saliba menuntaskannya, dengan bola sempat menyentuh Sarr sebelum bersarang di gawang.
Keunggulan tidak membuat Arsenal menurunkan intensitas. Saka dan Viktor Gyokeres terus mengancam, sementara kiper Chelsea Robert Sanchez terlihat beberapa kali gugup dalam membangun serangan dari belakang. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Chelsea mulai berani bermain lebih maju. Reece James rajin mengirimkan umpan silang berbahaya yang memaksa David Raya bekerja ekstra. Namun Arsenal justru kebobolan di menit ke-45+2. Sepak pojok James membentur kepala Hincapie dan masuk ke gawang sendiri, memaksa kedua tim kembali berbagi angka 1-1 yang bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Arsenal sempat tertekan dari beberapa situasi sepak pojok beruntun. Raya kembali menjadi tembok pertahanan dengan serangkaian penyelamatan penting di bawah mistar. Keunggulan kembali diraih Arsenal pada menit ke-66 lewat situasi bola mati. Sepak pojok Declan Rice disambut sundulan Jurrien Timber yang lepas dari penjagaan, menjebol gawang Sanchez untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Upaya Chelsea semakin berat setelah Neto menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-70 akibat pelanggaran terhadap Gabriel Martinelli. Tim tamu harus menyelesaikan sisa laga dengan sepuluh pemain. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Arsenal lebih leluasa mengendalikan tempo permainan. Eberechi Eze nyaris memperlebar keunggulan, namun Sanchez masih berhasil menghalau sepakannya. Di masa injury time, Chelsea mengira sudah menyamakan kedudukan melalui gol Liam Delap. Namun wasit membatalkan gol tersebut karena offside, dan skor 2-1 pun bertahan hingga laga berakhir.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda