Jakarta – Sang juara bertahan, Paris Saint-Germaint menunjukkan kekuatan mereka saat bertandang ke Stamford Bridge di laga leg kedua babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026. Berbekal kemenangan telak dengan skor 5-2 di leg pertama, PSG tetap tampil sebagai unggulan di leg kedua dan terbukti kembali mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-0. Hasil ini membawa PSG melaju ke perempat final dengan skor agregat 8-2. Di babak selanjutnya sang juara bertahan akan berhadapan dengan pemenang laga Galatasaray melawan Liverpool.
Baca juga: Mission Impossible Chelsea Di Stamford Bridge
Baru berjalan enam menit, PSG langsung membuka keunggulan lewat aksi Khvicha Kvaratskhelia. Mantan penyerang Napoli tersebut memanfaatkan umpan panjang dari kiper PSG, Matvey Safonov. Ia kemudian masuk ke area penalti sebelum menaklukkan Robert Sanchez. Gol ini membuat skor berubah menjadi 0-1 dan agregat melebar menjadi 2-6. Situasi semakin sulit bagi Chelsea di pertengahan babak pertama. PSG kembali mencetak gol pada menit ke-14 melalui skema serangan balik cepat. Bradley Barcola melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang dan tidak mampu dijangkau Sanchez.
Keunggulan bertambah menjadi dua gol, sementara agregat berubah menjadi 2-7. Chelsea sempat menciptakan peluang melalui Joao Pedro. Ia menyambut umpan silang dari Cole Palmer dengan sundulan, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Skor 0-2 untuk keunggulan PSG tetap bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-62, PSG semakin mempertegas skor. Kvaratskhelia lolos di sisi kiri berkat umpan Vitinha. Dengan cepat, ia mengejar bola sebelum mengumpan balik ke tepi kotak penalti. Kesalahan Hakimi membuat bola jatuh tepat ke Mayulu, yang dengan tenang melepaskan tendangan melengkung kaki kirinya ke sudut jauh gawang Chelsea. Skor 3–0 untuk tim tamu dan 8–2 secara agregat. Situasi ini kian membuat Chelsea berada di ujung tanduk.
Chelsea beberapa kali berupaya untuk mencetak gol untuk menyelamatkan muka di depan pendukung sendiri. Namun, usaha Pedro Neto dkk selalu mentah. PSG mampu membendung serangan Chelsea di sepertiga akhir lapangan, sehingga tak membuahkan ancaman berarti. Anak asuh Luis Enrique ini dapat mempertahankan keunggulan sampai peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda