Jakarta – Aston Villa sukses menorehkan sejarah besar di kompetisi Eropa musim 2025/2026. Klub asal Inggris itu memastikan diri menjadi juara Liga Europa usai menghancurkan Freiburg dengan skor telak 3-0. Laga final yang digelar di Stadion Tupras, Kamis (21/5) dini hari WIB, menjadi panggung dominasi tim racikan Unai Emery. Aston Villa tampil agresif sejak menit awal dan tidak memberi ruang bagi wakil Jerman tersebut untuk berkembang.
Baca juga: Brace John McGinn Bawa Villa Ke Final Liga Europa
Keberhasilan ini terasa sangat spesial bagi Aston Villa. Selain mengakhiri penantian panjang selama 30 tahun untuk trofi besar, mereka juga meraih gelar Eropa pertama sejak menjuarai Piala Champions pada 1982 silam. Bagi Unai Emery, trofi ini semakin menegaskan statusnya sebagai raja Liga Europa. Pelatih asal Spanyol tersebut kini telah mengoleksi lima gelar Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya.
Aston Villa langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Morgan Rogers hampir membuka keunggulan cepat saat laga baru berjalan tiga menit, tetapi kiper Freiburg, Noah Atubolu, masih mampu melakukan penyelamatan gemilang. Freiburg sempat memberikan ancaman melalui Nicolas Hofler. Namun, upaya wakil Bundesliga itu belum cukup untuk menggoyahkan pertahanan solid Aston Villa yang dikawal Emiliano Martinez.
Villa akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-41 melalui Youri Tielemans. Berawal dari skema tendangan sudut pendek, Rogers mengirim umpan silang akurat yang disambut Tielemans dengan tendangan voli keras ke sudut kiri bawah gawang. Tepat sebelum turun minum, Aston Villa kembali menghantam Freiburg. Emiliano Buendia mencetak gol spektakuler lewat tembakan melengkung ke sudut kiri atas usai menerima umpan John McGinn di tepi kotak penalti. Skor 2-0 untuk Aston Villa bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Aston Villa tidak menurunkan intensitas permainan. Freiburg kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan menghadapi agresivitas tim Premier League tersebut. Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-58 melalui Morgan Rogers. Penyerang muda Villa itu menyambar umpan silang rendah Buendia dan menaklukkan Atubolu di tiang dekat.
Villa sebenarnya memiliki peluang memperbesar keunggulan. Sundulan Amadou Onana sempat membentur tiang gawang, sementara Buendia nyaris mencetak gol keduanya sebelum sepakannya hanya mengenai jaring samping. Freiburg mencoba memberikan respons pada akhir pertandingan. Namun, Aston Villa tetap tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 untuk membawa pulang trofi Liga Europa.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda