Jakarta – Kompetisi UEFA Conference League menjadi salah satu turnamen paling menarik di Eropa sejak pertama kali digelar pada musim 2021/2022. UEFA menghadirkan ajang ini untuk memberi kesempatan lebih besar kepada klub-klub dari berbagai negara Eropa tampil dan bersaing di level internasional. Meski berada di kasta ketiga setelah Liga Champions dan Liga Europa, atmosfer dan persaingan di Conference League tetap menghadirkan drama serta kejutan yang memikat perhatian pecinta sepak bola dunia.
Baca juga: Olympiakos Juara Liga Conference 2024
Klub pertama yang berhasil menjuarai kompetisi ini adalah AS Roma pada musim 2021/2022. Tim asuhan José Mourinho sukses mengalahkan Feyenoord dengan skor 1-0 di final yang berlangsung di Tirana, Albania. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Nicolo Zaniolo dan membuat Roma mencatat sejarah sebagai juara pertama UEFA Conference League sekaligus menghadirkan trofi Eropa pertama mereka dalam beberapa dekade.
Pada musim 2022/2023, giliran wakil Inggris West Ham United yang meraih gelar juara. Klub asal London tersebut menundukkan Fiorentina dengan skor 2-1 di final yang digelar di Praha, Republik Ceko. Jarrod Bowen menjadi pahlawan kemenangan lewat gol dramatis di menit-menit akhir pertandingan. Keberhasilan ini menjadi trofi Eropa pertama West Ham sejak era 1960-an dan disambut meriah oleh para suporternya.
Musim 2023/2024 menghadirkan cerita emosional ketika Olympiacos berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Fiorentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Final yang berlangsung di Athena terasa sangat spesial karena Olympiacos menjadi klub Yunani pertama yang mampu memenangkan kompetisi antarklub Eropa. Fiorentina kembali harus puas menjadi runner-up untuk musim kedua secara beruntun setelah tampil cukup impresif sepanjang turnamen.
Sementara itu pada musim 2024/2025, Chelsea berhasil keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Real Betis dengan skor meyakinkan 4-1 di final. Gelar ini membuat Chelsea mencetak sejarah sebagai klub pertama yang berhasil menjuarai tiga kompetisi utama UEFA, yakni Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League. Prestasi tersebut semakin menegaskan status Chelsea sebagai salah satu klub elite Eropa dalam dua dekade terakhir.
Ajang Conference League juga menjadi tempat lahirnya banyak kisah kejutan dari klub-klub yang sebelumnya jarang tampil di panggung besar Eropa. Kehadiran kompetisi ini membuat persaingan sepak bola antarklub di Eropa semakin merata dan memberi kesempatan bagi klub dari liga yang tidak terlalu dominan untuk merasakan atmosfer final Eropa. Tidak sedikit pemain muda maupun pelatih yang kemudian mencuri perhatian lewat performa mereka di turnamen ini.
Dengan popularitas yang terus meningkat, UEFA Conference League diprediksi akan semakin bergengsi di masa depan. Klub-klub besar mulai serius menurunkan kekuatan terbaik mereka demi meraih trofi ini sekaligus tiket menuju Liga Europa musim berikutnya. Dari Roma, West Ham, Olympiacos hingga Chelsea, daftar juara Conference League menunjukkan bahwa kompetisi ini telah menjadi bagian penting dalam peta sepak bola Eropa modern.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda