Raja Grand Slam Sepanjang Masa

Bambang Parikesit 12/08/2026 3 min read
Raja Grand Slam Sepanjang Masa

Jakarta – Grand Slam merupakan empat turnamen paling bergengsi dalam tenis, yaitu Australian Open, Roland Garros, Wimbledon, dan US Open. Menjadi juara satu kali saja sudah cukup untuk mengukir nama dalam sejarah, tetapi beberapa petenis berhasil mengumpulkan gelar dalam jumlah luar biasa. Dalam sejarah tunggal putra, persaingan menuju puncak kini menghasilkan satu nama yang berdiri sendiri: Novak Djokovic dengan 24 gelar Grand Slam.

Djokovic menempati posisi pertama dengan 24 gelar Grand Slam tunggal putra. Petenis Serbia tersebut memenangkan 10 Australian Open, 3 Roland Garros, 7 Wimbledon dan 4 US Open. Gelar terakhirnya datang di US Open 2023, ketika ia mengalahkan Daniil Medvedev di final. ATP masih mencatat 24 sebagai rekor tunggal putra, dan hingga Wimbledon 2026 belum ada pemain yang mampu menambah atau menyamai angka tersebut.

Di posisi kedua terdapat Rafael Nadal dengan 22 gelar. Petenis Spanyol tersebut dikenal sebagai raja lapangan tanah liat, terutama karena koleksi 14 gelar Roland Garros, sebuah rekor yang sangat sulit didekati. Nadal juga memiliki empat Australian Open, dua Wimbledon dan empat US Open. Keberhasilannya memenangkan Grand Slam di berbagai permukaan membuat 22 gelarnya menjadi salah satu pencapaian paling luar biasa dalam sejarah olahraga.

Sementara itu, Roger Federer berada di posisi ketiga dengan 20 gelar. Legenda Swiss tersebut memenangkan enam Australian Open, satu Roland Garros, delapan Wimbledon dan lima US Open. Delapan gelar Wimbledon menjadikannya pemegang rekor tunggal putra di turnamen London tersebut bersama catatan historis lainnya. Federer, Nadal dan Djokovic kemudian dikenal sebagai Big Three, trio yang mendominasi tenis putra selama sekitar dua dekade.

Di belakang tiga nama tersebut terdapat Pete Sampras dengan 14 gelar. Legenda Amerika Serikat itu menjadi salah satu pemain paling dominan pada era 1990-an, terutama di Wimbledon, tempat ia mengangkat trofi sebanyak tujuh kali. Sebelum era Djokovic, Nadal dan Federer, Sampras pernah menjadi pemegang rekor gelar Grand Slam tunggal putra pada era Open dengan 14 trofi.

Posisi kelima ditempati Roy Emerson dengan 12 gelar. Petenis Australia tersebut memenangkan enam Australian Open, dua Roland Garros, dua Wimbledon dan dua US Open. Di bawahnya terdapat Björn Borg dan Rod Laver yang sama-sama memiliki 11 gelar. Borg memenangkan enam Roland Garros dan lima Wimbledon, sementara Laver menjadi salah satu tokoh terbesar dalam sejarah tenis karena mampu memenangkan seluruh empat Grand Slam dalam satu tahun pada 1969.

Menariknya, daftar sepanjang sejarah juga memperlihatkan bagaimana dominasi tenis berubah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bill Tilden mengoleksi 10 gelar, sedangkan Andre Agassi, Jimmy Connors, Ivan Lendl, Fred Perry dan Ken Rosewall masing-masing memiliki delapan. Pada era yang lebih baru, Carlos Alcaraz, John McEnroe dan Mats Wilander telah mencapai tujuh gelar. Setelah memenangkan Australian Open 2026, Roland Garros 2026 dan Wimbledon 2026 diraih oleh pemain berbeda, sehingga Alcaraz tetap berada di angka tujuh.

Pada akhirnya, Novak Djokovic masih menjadi raja Grand Slam tunggal putra dengan 24 gelar. Keunggulannya atas Nadal adalah dua trofi, sedangkan jaraknya dengan Federer mencapai empat gelar. Yang membuat pencapaian Djokovic semakin istimewa adalah konsistensinya di empat turnamen besar: ia merupakan pemegang rekor 10 Australian Open dan juga telah memenangkan keempat Grand Slam setidaknya tiga kali. Dengan usianya yang masih aktif berkompetisi, rekor 24 gelar tersebut masih menjadi salah satu catatan paling sulit dipecahkan dalam tenis modern.

Daftar Petenis Tunggal Putra dengan Gelar Grand Slam Terbanyak

  1. Novak Djokovic  24 kali
  2. Rafael Nadal  22 kali
  3. Roger Federer 20 kali
  4. Pete Sampras  14 kali
  5. Roy Emerson 12 kali

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita Lainnya

Loading next article...