Jakarta – Serie A 2026/2027 kembali menghadirkan persaingan yang menarik. Kompetisi resmi dimulai pada 22–23 Agustus 2026 dan dijadwalkan berakhir pada akhir Mei 2027. Inter Milan datang sebagai juara bertahan setelah mengamankan Scudetto musim sebelumnya, tetapi mempertahankan gelar tidak akan mudah. Napoli, Juventus, AC Milan hingga AS Roma memiliki ambisi besar untuk menggulingkan Nerazzurri dari puncak.
Inter Milan tetap menjadi pilihan utama dalam prediksi peraih Scudetto. Di bawah Cristian Chivu, Nerazzurri memasuki musim baru dengan fondasi yang relatif kuat meski melakukan sejumlah perubahan dalam skuad. Lautaro Martínez dan Marcus Thuram masih menjadi tumpuan di lini depan, sementara kedatangan pemain seperti John Stones, Manuel Akanji dan Djed Spence memperkuat pilihan di lini belakang. Konsistensi menjadi modal terbesar Inter setelah mereka menunjukkan performa domestik yang sangat kuat musim lalu.
Pesaing terdekat Inter kemungkinan datang dari Napoli. Pergantian pelatih menjadi salah satu cerita terbesar karena Massimiliano Allegri kini memimpin Partenopei. Napoli juga harus beradaptasi dengan perubahan di lini depan setelah kepergian Romelu Lukaku, tetapi mereka memiliki kualitas dan pengalaman untuk kembali menjadi penantang serius. Kehadiran Kevin De Bruyne juga memberikan dimensi berbeda bagi permainan Napoli, sementara Rasmus Højlund diharapkan mampu menjadi salah satu sumber gol utama.
Juventus juga tidak boleh dikesampingkan. Bianconeri masih mempercayakan proyek mereka kepada Luciano Spalletti dan berusaha membangun kembali skuad setelah musim sebelumnya belum memenuhi ekspektasi. Kedatangan Randal Kolo Muani menjadi salah satu senjata tambahan di lini depan. Juventus mungkin belum terlihat sekuat Inter di atas kertas, tetapi kedalaman skuad, tradisi kompetitif dan kemampuan Spalletti mengelola pertandingan membuat mereka berpotensi menjadi pengganggu serius dalam perburuan Scudetto.
AC Milan pun masuk dalam daftar kandidat, meski proyek Rossoneri masih menyimpan tanda tanya. Ruben Amorim menjadi pelatih baru dan membawa pendekatan berbeda setelah klub mengalami pergantian besar di sektor teknis. Milan juga memperkuat skuad dengan mendatangkan Gonçalo Ramos dan Mario Gila, sementara pengalaman Luka Modrić diharapkan memberikan ketenangan sekaligus kualitas di lini tengah. Kemenangan 2-1 atas Torino pada laga pembuka musim menunjukkan Milan memulai perjalanan dengan hasil positif.
Di luar empat nama tersebut, AS Roma dan Como layak disebut sebagai kuda hitam. Roma kini ditangani Gian Piero Gasperini yang dikenal mampu membuat tim bermain agresif dan kompetitif, sedangkan Como terus berkembang di bawah Cesc Fàbregas. Como bahkan akan menjalani debut di Liga Champions, sehingga tantangan jadwal mereka akan jauh lebih berat. Karena itu, kedua klub tersebut mungkin lebih realistis memburu posisi empat besar, tetapi perkembangan mereka dapat membuat persaingan papan atas semakin sulit diprediksi.
Jika harus memilih satu tim sebagai kandidat terkuat, Inter Milan masih menjadi prediksi utama peraih Scudetto Serie A 2026/2027. Mereka memiliki keuntungan berupa kontinuitas, pengalaman juara dan kekuatan lini depan yang sudah teruji. Namun, Napoli dengan Allegri, Juventus bersama Spalletti dan Milan di bawah Amorim memiliki kapasitas untuk membuat persaingan berlangsung hingga akhir musim. Bahkan prediksi Opta yang dikutip sejumlah media juga menempatkan Inter sebagai favorit mempertahankan mahkota. Jika mampu melewati tekanan dari para rival dan menjaga konsistensi di tengah jadwal domestik serta Eropa, Inter berpeluang mencetak Scudetto beruntun dan kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama sepak bola Italia.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda