Kemenangan Dramatis Bawa Indonesia Ke Final

Eva Amelia • 02/10/2026 • 3 min read
Kemenangan Dramatis Bawa Indonesia Ke Final

Jakarta – Pertandingan penutup Grup A ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar pada Kamis (1/10/2026) malam menyajikan salah satu drama paling menegangkan dan produktif dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara. Dua laga yang dilangsungkan secara bersamaan, yakni Timnas Indonesia kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, serta duel Malaysia melawan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sama-sama diwarnai hujan gol.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya di Gelora Bung Karno, Skuad Garuda langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh pengadil lapangan. Anak asuh pelatih John Herdman paham betul bahwa kemenangan besar menjadi harga mati demi mengamankan tiket otomatis ke babak final di tengah persaingan ketat Grup A.

Gelombang serangan masif yang dilancarkan Indonesia membuat lini pertahanan Bangladesh kocar-kacir sejak menit-menit awal pertandingan. Penyerang tajam keturunan, Mitchell Baker, membuka pesta gol Garuda pada menit ke-10 lewat sebuah proses pergerakan yang ciamik di dalam kotak penalti lawan.

Belum sempat Bangladesh bernapas, dominasi Indonesia kian menjadi-jadi ketika Mitchell Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-19 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Permainan agresif lini tengah yang dikomandoi Ivar Jenner dan Joey Pelupessy sukses memutus setiap alur transisi bola dari kubu tim tamu.

Memasuki pertengahan babak pertama, giliran bek tengah andalan Rizky Ridho yang mencetak gol ketiga bagi Indonesia pada menit ke-31 melalui sundulan terarah memanfaatkan situasi bola mati. Bangladesh sempat memberikan perlawanan mengejutkan ketika Mohammed Shahriar Emon memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 pada menit ke-36 akibat kelengangan sesaat di lini belakang Garuda.

Namun, gol tersebut seolah membakar semangat juang anak-anak asuh John Herdman untuk tampil semakin beringas di sisa waktu paruh pertama. Mitchell Baker langsung merespons cepat dengan memborong dua gol tambahan berturut-turut pada menit ke-37 dan menit ke-42 yang sekaligus memastikan catatan quatrick bagi penyerang haus gol tersebut.

Menjelang turun minum, bek naturalisasi Justin Hubner turut mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan akurat pada masa injury time babak pertama (45+1′). Gol penutup di pengujung babak pertama ini membuat skuad Merah Putih mantap memimpin dengan skor telak 6-1 atas Bangladesh.

Selepas turun minum, intensitas serangan Timnas Indonesia sama sekali tidak mengendur meskipun sudah mengantongi keunggulan margin gol yang sangat nyaman. Sejumlah pergantian taktis dilakukan oleh jajaran pelatih dengan memasukkan tenaga-tenaga segar seperti Ole Romeny, Egy Maulana Vikri, dan Dean James untuk menjaga dominasi.

Di sisi lain, pertandingan krusial yang dihelat secara bersamaan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, mempertemukan Malaysia dengan Singapura. Harimau Malaya yang membutuhkan selisih gol masif demi menjaga peluang lolos tampil luar biasa dan sukses membantai Singapura dengan skor telak 6-0.

Pesta gol Malaysia ke gawang Singapura dibuka melalui eksekusi penalti sempurna Bergson da Silva pada menit ke-8, sebelum disusul gol kedua dari Stuart Wilkin pada menit ke-26. Memasuki paruh kedua, Malaysia menambah empat gol lagi melalui aksi gemilang Bergson da Silva yang melengkapi catatan hat-trick-nya, ditambah kontribusi gol dari Paulo Josue dan Syahir Bashah.

Kembali ke Jakarta, drama di Stadion Gelora Bung Karno semakin memanas tatkala Bangladesh mencetak gol kedua mereka lewat aksi Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1. Gol tersebut sempat membuat deg-degan pendukung Indonesia karena posisi selisih gol di klasemen virtual dengan Malaysia menjadi sangat rawan.

Menyadari situasi genting tersebut, Skuad Garuda langsung merespons dengan mengerahkan seluruh sisa tenaga di penghujung laga. Gempuran bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil manis ketika Kevin Diks mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper lawan.

Puncak kebahagiaan publik Stadion Gelora Bung Karno tumpah pada detik-detik akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-90+7. Sang bintang lapangan, Mitchell Baker, mencetak gol kelima (quintet gol) sekaligus menutup pesta kemenangan Indonesia menjadi 9-2 atas Bangladesh.

Berdasarkan hasil akhir pertandingan dramatis tersebut, baik Timnas Indonesia maupun Malaysia sama-sama mengoleksi total 7 poin dari tiga laga fase penyisihan Grup A. Kedua tim juga tercatat memiliki selisih gol yang identik, yakni surplus sembilan gol (+9).

Kendati demikian, Timnas Indonesia berhak keluar sebagai juara Grup A dan melaju secara dramatis ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 karena unggul dalam hal produktivitas total memasukkan gol (11 memasukkan) dibandingkan pencapaian Malaysia. Kemenangan luar biasa dengan skor 9-2 ini pun resmi mengantar Garuda terbang tinggi menuju partai puncak.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...