Italia Kalahkan Turki 3-1 Di UEFA Nations League

Eva Amelia • 06/10/2026 • 3 min read
Italia Kalahkan Turki 3-1 Di UEFA Nations League

Jakarta – Pertandingan sengit kembali tersaji dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League 2026–2027 tatkala tim nasional sepak bola Italia menjamu tim nasional sepak bola Turki. Laga matchday keempat yang dihelat di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, pada Senin malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB (6 Oktober 2026) ini berakhir dengan skor meyakinkan 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Kemenangan ini menegaskan dominasi Gli Azzurri atas Turki dalam rentang sebulan terakhir, setelah sebelumnya mereka juga sukses membantai sang lawan dengan skor telak 4-1 di Bursa. Hasil positif di kandang sendiri ini sekaligus mendongkrak posisi skuad asuhan Roberto Mancini di papan atas klasemen sementara.

Bermain di hadapan publik sendiri di Bologna, Italia langsung mengambil alih kendali permainan sejak menit awal. Pelatih Roberto Mancini melakukan rotasi besar dengan membuat sembilan perubahan dari susunan pemain saat bermain imbang melawan Prancis, namun aliran bola tetap terjaga dengan baik.

Lini tengah yang dimotori oleh Nicolò Barella dan Alessandro Romano tampil disiplin dalam membongkar rapatnya lini pertahanan Turki yang dikawal oleh Ozan Kabak dan Abdülkerim Bardakcı. Tekanan konstan yang dilancarkan lini serang Italia akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-26.

Memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil bola pantul yang kurang sempurna diantisipasi lini belakang lawan, penyerang Gianluca Scamacca sukses menyambar bola dengan dingin. Sepakan terarahnya merobek jala gawang Turki yang dikawal oleh Uğurcan Çakır, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Italia.

Tertinggal satu gol membuat Turki mencoba keluar menyerang melalui kecepatan pemain sayap mereka. Namun, kedisiplinan barisan pertahanan Italia yang dipimpin oleh Gianluca Mancini dan Alessandro Bastoni mampu mematahkan setiap upaya serangan balik tim tamu hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Turki langsung mengambil inisiatif mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas tekanan. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil ketika pertandingan paruh kedua baru berjalan beberapa menit.

Pada menit ke-60, lini belakang Italia lengah dalam mengantisipasi pergerakan cepat lini serang Turki. Aral Şimşir sukses melepaskan tembakan akurat yang gagal dihalau oleh kiper Gianluigi Donnarumma, sehingga kedudukan berubah sama kuat menjadi 1-1.

Gol penyama kedudukan dari tim tamu sempat membuat publik Stadio Renato Dall’Ara terdiam sejenak. Akan tetapi, respons mentalitas juara langsung ditunjukkan oleh para pemain Italia di bawah komando sang pelatih.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi Italia untuk memegang kembali kendali permainan setelah kedudukan imbang. Masuknya sejumlah pemain pengganti di awal babak kedua memberikan energi segar bagi alur serangan Gli Azzurri.

Hanya berjarak tiga menit dari gol penyeimbang Turki, bek muda berbakat Riccardo Calafiori yang masuk sebagai pemain pengganti sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64. Memanfaatkan situasi set-piece yang matang, Calafiori sukses menceploskan bola ke dalam gawang.

Gol tersebut menjadi momen spesial bagi sang bek karena merupakan gol pertamanya bersama tim nasional senior Italia. Keunggulan 2-1 kembali mengembalikan kepercayaan diri skuad tuan rumah untuk mendikte sisa waktu pertandingan di atas lapangan.

Menjelang akhir pertandingan, Turki berusaha keras melancarkan tekanan total demi mencari gol penyeimbang kedua. Akan tetapi, celah di lini belakang justru dimanfaatkan dengan baik oleh lini depan Italia melalui skema serangan balik yang mematikan.

Pada menit ke-87, penyerang muda Francesco Pio Esposito yang masuk menggantikan Gianluca Scamacca sukses mengunci kemenangan lewat gol ketiga Italia. Sepakan klinisnya memastikan keunggulan mutlak 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Tambahan tiga poin penuh dari laga kandang ini membawa Italia naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup A1 dengan koleksi 7 poin. Mereka kini terus menempel ketat Prancis di puncak dan bersiap menghadapi rangkaian laga penentuan krusial pada bulan November mendatang.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...