Jakarta – Matchday keempat fase liga UEFA Champions League menyajikan panggung penuh drama dan pesta gol. Dua laga sengit yang mempertemukan Manchester United melawan AS Roma serta Villarreal menghadapi Paris Saint-Germain berhasil menyedot perhatian para pecinta sepak bola di seluruh dunia. Di Stadion Old Trafford, Manchester United mencatatkan aksi comeback yang luar biasa saat menjamu wakil Italia, AS Roma. Sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu pada paruh pertama, The Red Devils menunjukkan mental baja untuk membalikkan kedudukan dan mengakhiri laga dengan kemenangan drama lima gol.
AS Roma tampil menggebrak sejak awal pertandingan dan langsung mengejutkan publik tuan rumah. Matias Soulé membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-11 melalui eksekusi serangan yang tenang, disusul gol penalti Donyell Malen enam menit kemudian yang memperlebar jarak menjadi dua gol.
Memasuki babak kedua, Manchester United mengubah tempo permainan dan meningkatkan intensitas serangan. Harapan mulai terbuka ketika sang kapten Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan melalui titik putih pada menit ke-58 setelah peninjauan VAR. Momentum sepenuhnya menjadi milik Setan Merah ketika penyerang Matheus Cunha tampil sebagai pahlawan laga. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak dua gol pembalik keadaan pada menit ke-83 dan 86 untuk memastikan kemenangan spektakuler bagi skuad tuan rumah.
Meski kemenangan harus diwarnai kartu merah Matheus Cunha di penghujung laga akibat kartu kuning kedua, raihan tiga poin ini terasa sangat manis bagi anak-asuh Manchester United yang sukses memutus tren negatif mereka di kompetisi Eropa.
Sementara itu di Estadio de la Cerámica, Paris Saint-Germain memperagakan penampilan yang sangat dominan dan mengerikan saat bertandang ke markas Villarreal. Skuad asuhan Les Parisiens tersebut menghancurkan pertahanan tuan rumah tanpa ampun dengan kemenangan telak enam gol tanpa balas. Pesta gol sang juara bertahan Ligue 1 sudah dimulai sejak awal babak pertama. João Neves membuka kran gol pada menit kesembilan, dilanjutkan oleh torehan cepat Désiré Doué dan Senny Mayulu yang membuat gawang Villarreal bergetar tiga kali hanya dalam tempo empat menit.
Fabian Ruiz kemudian mempertegas keunggulan PSG sebelum turun minum melalui penyelesaian akhir yang tenang di dalam kotak penalti. Villarreal yang mengandalkan skema pertahanan rapat sama sekali tak berkutik meredam variasi Serangan mematikan tim tamu. Di babak kedua, dominasi klub asal Prancis tersebut tidak juga mengendur. Fabian Ruiz mencatatkan nama untuk kedua kalinya di papan skor pada menit ke-50, sebelum bek pengganti David Boly mengunci pesta enam gol pada menit ke-78.
Villarreal yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri gagal memberikan perlawanan berarti. Pertahanan mereka yang rapuh membuat penjaga gawang Péter Gulácsi harus memungut bola sebanyak enam kali dari dalam jaringnya sepanjang sembilan puluh menit. Kemenangan impresif enam gol tanpa balas ini semakin mengokohkan Paris Saint-Germain di puncak klasemen sementara fase liga Champions League. PSG menyapu bersih empat pertandingan awal dengan kemenangan sempurna dan mengoleksi total 12 poin.
Bagi Manchester United, tambahan tiga poin dari kemenangan atas AS Roma melambungkan posisi mereka naik ke papan tengah klasemen sementara. Red Devils kini mengantongi enam poin dari empat pertandingan dan menjaga asa untuk lolos ke babak berikutnya. Di sisi lain, kekalahan pahit ini menahan AS Roma di papan tengah bawah dengan raihan empat poin, sementara Villarreal semakin terpuruk di dasar klasemen sementara dengan baru mengemas tiga poin dari empat laga. Persaingan merebut tiket menuju babak 16 besar pun dipastikan bakal semakin sengit pada pertandingan matchday berikutnya.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda