Jakarta – Pebasket asal Slovenia yaitu Luka Doncic mulai menemukan chemistry dengan rekan rekannya memperkuat tim barunya Los Angeles Lakers. Doncic sendiri heran mengapa banyak pemain dan tim yang lebih ngotot ketika menghadapi Lakers. Tidak bisa dipungkiri bahwa Los Angeles Lakers adalah salah satu tim NBA dengan fans terbesar di seluruh dunia. Hal tersebut membuat Lakers kerap dijadikan sebagai lawan yang ingin dikalahkan oleh para rivalnya. Dalam laga terakhir melawan Los Angeles Clippers saja, Norman Powell tampak seperti memaksakan diri untuk comeback setelah menderita cedera lutut. Padahal, Powell bisa saja beristirahat lebih lama agar cedera lututnya pulih total.
Menanggapi situasi tersebut, Doncic sendiri mulai merasakan bagaimana ngototnya para pemain lawan untuk menghadapi Lakers. Saya tidak mempercayai hal itu sebelumnya. Tetapi mereka mengatakan jika seseorang absen lama, kemudian bermain (keras) melawan Lakers. Awalnya saya tidak percaya itu sebelumnya. Tapi jelas ini adalah Lakers. Saya pikir hal itu bisa dimaklumi,” ucap Doncic saat diwawancara oleh media setempat.
Doncic sendiri kini menjadi salah satu pemain yang popularitasnya terus meroket di dunia. Setelah ditukar dari Dallas Mavericks menuju L.A Lakers, sekarang pamor Doncic terus melambung. Ia mendapatkan lebih banyak perhatian dari fans dan ekspetasi orang-orang kepadanya kini sangat tinggi. Doncic akan berusaha mewujudkan ekspetasi tersebut dan membawa Lakers ke tangga juara lagi.
Luka Doncic mencetak 29 poin dengan 6 rebound dan 9 asis saat Los Angeles Lakers yang kekurangan pemain melanjutkan kebangkitan mereka di bulan Maret dengan kemenangan 108-102 atas tim tamu Los Angeles Clippers pada hari Minggu (2/3) waktu Amerika Serikat. Doncic mencetak sejarah menjadi pemain kelima dalam sejarah NBA yang mencetak tripoin dalam 100 pertandingan berturut-turut
(bP/timKB).
Sumber foto: X
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda