Jakarta – PSIS Semarang harus membayar mahal atas performa buruk di babak pertama, sehingga harus menerima kekalahan 5-2 dari Borneo FC di Stadion Jatidiri, kandangnya sendiri. Kekalahan tentunya tidak menguntungkan bagi PSIS, karena mereka masih terjebak di zona degradasi dengan menempati posisi ke-16, sebab baru mengoleksi 25 poin. Sedangkan Borneo FC naik ke peringkat keenam dengan 46 poin.
Borneo FC berhasil mencetak gol cepat ke gawang Muhammad Adi Satryo pada menit ke sembilan. Gol tersebut dicetak oleh Mariano Peralta Bauer dengan memaksimalkan umpan Berguinho. Tim tamu semakin percaya diri memainkan laga tersebut. Terbukti, Borneo FC menambah pundi-pundi golnya dalam laga itu dan kali ini dicetak oleh Berguinho pada menit ke-19. PSIS tampaknya cukup kesulitan meladeni permainan agresif tim tamu.
Sampai pertengahan babak pertama, mereka belum berhasil mencetak gol untuk memperkecil selisih kedudukan. Borneo FC malah mampu memperlebar jarak atas tim lawan. Mereka berhasil mencetak dua gol, yakni Ronaldo Rodriguez (40′) dan Habibi Yusuf (45+2). Borneo FC kini unggul 4-0 atas Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- pada babak pertama. Skor itu pun menjadi pukulan untuk tim asuhan Gilbert Agius.
Memasuki babak kedua, PSIS belum menyerah. Mereka akhirnya mampu menjebol gawang Nadeo Argawinata lewat gol Mochammad Sandy pada menit ke-54 setelah memaksimalkan umpan Setiawan. Gol tersebut membakar daya juang tim tuan rumah. Sebab, PSIS kembali mencetak gol ke gawang Borneo FC yang kali ini dicetak oleh Joao Vitor pada menit ke-66.
Skuad Pesut Etam -julukan Borneo FC masih berusaha menambah pundi-pundi golnya. Akan tetapi, kini pertahanan PSIS cukup solid dalam menghalau serangan yang datang. Menjelang akhir laga, Borneo FC kembali membobol gawan tim lawan kali ink lewat Mariano Peralta pada menit ke-90+6. Borneo FC berhak mendapatkan tiga poin karena menang 5-2 atas PSIS.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda