Erling Haaland Tetap Tajam Tanpa de Bruyne

Yahya Pahlevy 06/10/2025 2 min read
Erling Haaland Tetap Tajam Tanpa de Bruyne

Jakarta – Bomber Manchester City, Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya saat Manchester City menundukkan Brentford dengan skor tipis 1-0 di Gtech Community Stadium. Gol tunggal Haaland bukan hanya memastikan tiga poin penting bagi The Citizens, tetapi juga menandai kemenangan ke-250 Pep Guardiola di ajang Liga Premier. Sebuah rekor yang diraih hanya dalam 349 pertandingan, tercepat dalam sejarah kompetisi tersebut. Kemenangan ini mengangkat posisi City ke peringkat kelima jelang jeda internasional dan menjaga jarak dari pemuncak klasemen Arsenal. Guardiola bisa lega karena timnya berhasil bangkit setelah dua kekalahan di bulan Agustus.

Gol Haaland ini sekaligus membuktikan bahwa dirinya tetap produktif walau tidak lagi dimanjakan umpan dari Kevin De Bryne yang kini membela Napoli. Gol kemenangan terjadi di awal laga ketika Haaland berhasil mengalahkan Sepp van den Berg dalam duel fisik untuk menguasai umpan lambung dari Josko Gvardiol. Striker Norwegia itu kemudian menggiring bola menjauh dari kawalan dan melepaskan tembakan akurat yang menembus gawang Caoimhin Kelleher.

Gol ini menjadi yang ke-18 bagi Haaland dalam 11 pertandingan bersama klub dan tim nasional musim ini. Setelah unggul cepat, City harus bertahan selama lebih dari 80 menit untuk mempertahankan keunggulan tipis. Meski Brentford berusaha menekan di babak kedua, pertahanan rapat City membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berarti.

Namun, kemenangan City harus dibayar mahal dengan cederanya Rodri, yang terpaksa ditarik keluar di menit ke-21. Gelandang asal Spanyol itu mengalami masalah lutut dan membuat Guardiola khawatir, mengingat Rodri sebelumnya sempat absen lama akibat cedera ligamen dan baru mulai menemukan kembali ritmenya.

Sementara Brentford, kekalahan ini terasa pahit. Setelah mengalahkan Manchester United pekan sebelumnya, tim asuhan Keith Andrews gagal mempertahankan momentum. Bermain dengan formasi lima bek, Brentford justru kesulitan membangun serangan dan tercatat tidak mencatat satu pun sentuhan di kotak penalti lawan sepanjang babak pertama. Sebuah catatan buruk dalam sejarah klub di Liga Premier.

Peluang terbaik Brentford datang di babak kedua ketika Igor Thiago, pencetak lima gol musim ini, mendapat kesempatan emas satu lawan satu dengan Gianluigi Donnarumma. Namun, kiper asal Italia itu tampil gemilang dan menggagalkan upaya tersebut. Kekalahan ini membuat Brentford turun ke posisi ke-16 klasemen dengan dua kemenangan dari tujuh pertandingan.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...