Chelsea Hancurkan Ajax Di Stamford Bridge

Yahya Pahlevy 23/10/2025 2 min read
Chelsea Hancurkan Ajax Di Stamford Bridge

Jakarta – Para pemain muda Chelsea mengamuk melawan Ajax yang tampil buruk, Kamis dini hari, menang telak 5-1 di Stamford Bridge. Tiga penalti, satu kartu merah, dan drama mewarnai laga ini. The Blues catatkan sejarah: tim pertama dengan tiga remaja pencetak gol di satu laga Liga Champions. Hasil ini membuat Chelsea mengemas 6 poin dari 3 laga, dan sementara berada di peringkat ke-11 klasemen Liga Champions. Sementara Ajax menjadi juru kunci karena belum mendapatkan poin.

Meski turun tanpa sejumlah pemain inti, The Blues masih mendominasi. Di menit ke-13, Marc Guiu menebar ancaman pertama tuan rumah. Sepakannya, memanfaatkan umpan Enzo Fernandez, masih bisa diredam Remko Pasveer. Di menit ke-17, Ajax harus kehilangan Kenneth Taylor usai melanggar keras Facundo Buonanotte. Tekelnya, yang dicek VAR, membuatnya dikartu merah. Pelanggaran itu berujung gol pertama Chelsea. Tendangan bebasnya membuat Guiu menjebol gawang Ajax, memanfaatkan umpan sundulan Fofana di kotak penalti. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Baca juga : Chelsea Susah Payah Kalahkan Nottingham Forest

Sepuluh menit berselang, Chelsea menggandakan skor. Kali ini Moises Caicedo yang menambah keunggulan, usai sepakan derasnya membentur pemain Ajax dan masuk ke gawang Pasveer. Skor menjadi 2-0. Ajax sempat memperkecil skor menjadi 1-2 lewat Wout Weghorst. Gol dicetak lewat penalti, usai Tosin Adarabioyo melanggar Raul Moro. Chelsea kemudian bisa menambah satu gol lagi lewat penalti juga. Enzo Fernandez dilanggar Weghorst di kotak penalti, dan mengeksekusi tendangan 12 pasnya menjadi gol. Sebelum jeda, Estevao menambah gol lewat penalti dan memastikan skor menjadi 4-1 yang bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Tyrique George, yang baru masuk, langsung memperbesar keunggulan Chelsea. Dua menit selepas istirahat, George membobol gawang Ajax dan mengubah skor menjadi 5-1. Praktis Chelsea memegang kendali permainan setelahnya. Estevao, yang menjadi motor serangan, banyak menghadirkan ancaman ke gawang Ajax. Pemain berusia 18 tahun itu tercatat menghadirkan lima peluang ke gawang Ajax, dua di antaranya on target. Namun tak ada gol tambahan tercipta. Sementara Ajax hampir tak bisa membuat peluang sepanjang babak kedua. Serangannya bisa diredam tuan rumah sejak lini tengah, tak mampu sampai ke depan. Skor 5-1 akhirnya tetap bertahan hingga laga berakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...