AC Milan Pertegas Dominasi Di Derby della Madonnina

Yahya Pahlevy 24/11/2025 2 min read
AC Milan Pertegas Dominasi Di Derby della Madonnina

Jakarta – AC Milan berhasil mengejutkan rival sekotanya, Inter Milan, dalam laga Derby della Madonnina yang penuh drama dan tensi tinggi. Bermain di Giuseppe Meazza, Senin (24/11) dini hari WIB tadi, Rossoneri sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat kombinasi serangan balik mematikan Christian Pulisic dan aksi heroik Mike Maignan di bawah mistar gawang.

Kemenangan ini sangat krusial bagi Milan, tidak hanya karena gengsi derby, tetapi juga dampaknya di papan klasemen. Hasil ini membawa pasukan Massimiliano Allegri melesat ke posisi kedua klasemen Serie A, menempel ketat AS Roma di puncak. Sebaliknya, Inter harus rela turun ke peringkat keempat setelah gagal memanfaatkan dominasi permainan mereka.

Baca juga: AC Milan Berburu Penyerang Di Musim Dingin Ini

Di babak pertama, kedua tim bermain terbuka dan menciptakan beberapa peluang berbahaya di gawang lawan. Rossoneri sempat mengancam melalui Davide Bartesaghi dan Christian Pulisic. Akan tetapi, kedua percobaan itu belum tepat sasaran. Kedua tim berbagi skor 0-0 pada jeda babak.

Memasuki babak kedua. kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-54. Gol bermula dari sepakan jarak jauh Alexis Saelemaekers yang ditepis oleh Yann Sommer. Bola muntah hasil tepisan Sommer itu sigap disongsong oleh Christian Pulisic yang merangsek ke kotak penalti. Milan pun unggul 1-0 usai Pulisic menyarangkan bola ke dalam gawang.

Setelah itu, Inter Milan terus menekan AC Milan yang lebih banyak bermain menunggu. Harapan Inter untuk menyetarakan skor datang begitu wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR (Video Assistant Referee). Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic, dinilai melakukan pelanggaran kepada Marcus Thuram di dalam kotak 16 meter. Penalti buat Inter.

Akan tetapi, sepakan penalti Hakan Calhanoglu yang mengarah ke sisi kiri, bisa dibaca dengan baik oleh Mike Maignan. Kans emas itu hanya berujung kepada tendangan penjuru bagi Inter. Inter kembali mengancam melalui Federico Dimarco pada menit ke-75. Mike Maignan kembali jadi tembok penghalang bagi Inter. Maignan juga menangkap dengan nyaman bola tembakan jarak jauh Andy Diouf, dua menit jelang waktu normal berakhir.

Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah pribadi bagi Massimiliano Allegri. Ia kini resmi menjadi pelatih ketujuh dalam sejarah AC Milan yang berhasil mencatatkan 100 kemenangan di semua kompetisi, bergabung dengan nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Fabio Capello, dan Arrigo Sacchi.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...