Indonesia Keok Di Tangan Filipina

Bambang Parikesit 09/12/2025 2 min read
Indonesia Keok Di Tangan Filipina

Jakarta – Usaha Indonesia mempertahankan medali emas SEA Games semakin berat, usai dikalahkan Filipina dengan skor tipis 0-1. Pertandingan ini berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Senin, 8 Desember 2025. Hasil ini membuat Filipina lolos ke babak semifinal sepak bola putra SEA Games 2025. Sebelum mengalahkan Indonesia, Filipina juga memetik kemenangan atas Myanmar dengan skor 2-0. Skuad muda Garuda harus menjalani laga hidup mati melawan Myanmar pada Jumat, 12 Desember 2025 sambil berharap lolos ke semifinal lewat jalur tim peringkat kedua terbaik fase grup.

Timnas Filipina menekan garis pertahanan Indonesia sejak babak pertama dimulai. Situasi ini mempersulit skuad muda Garuda untuk membangun serangan. Duel kedua tim lebih banyak berkutat di lini tengah. Pada menit ke-27, peluang matang untuk Indonesia datang. Kiper Nicholas Guimares melakukan penyelamatan penting saat berusaha menepis tendangan jarak jauh dari Muhammad Ferrari. Peluang ini hanya berbuah tendangan sudut.

Baca juga: Jadwal Laga Timnas Indonesia Di SEA Games 2025

Pada menit ke-34, RIvakldo Pakpahan juga memiliki peluang. Ia mendapatkan umpan tusukan dari Ivar Jenner. Tetapi, tendangan dari luar kotak penaltinya masih melambung ke sisi kanan gawang Guimares. Ia juga punya peluang serupa pada menit ke-42. Indonesia lengah pada satu menit untuk masa injury time. Lemparan ke dalam dari Gabriel Guimares mengarah ke kotak penalti. Otu Banatao berhasil menceploskan bola ke gawang Cahya. Skor 1-0 untuk Filipina menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Pelatih Indra Sjafri memasukkan Robi Darwis dan Rahmat Arjuna untuk menggantikan Rayhan Hannan dan Raka Cahyana. Perubahan itu membuat intensitas permainan Indonesia meningkat. Pada menit ke-51, Rahmat punya peluang untuk mencetak gol penyeimbang. Tanpa pengawalan dan tekanan pemain lawan, ia menerima bola di dalam kotak penalti. Tapi, tendangannya terlalu keras dan melambung..

Hingga menit ke-75, Para pemain Filipina tampil solid dengan skema bertahan zone marking dan Indonesia juga selalu gagal mengalirkan bola. Situasi ini mempersulit skuad Garuda untuk menciptakan peluang matang. Indra Sjafri mencoba peruntungan dengan memasukkan Frengky Missa dan Hokky Caraka untuk menggantikan Rafael Struick dan Rivaldo Pakpahan. Serangan sporadis Timnas Indonesia tak cukup membuat pertahanan Filipina terbuka. Tak ada peluang tercipta selama lima menit masa injury time. Skor 1-0 bertahan hingga pluit akhir berbunyi.

(bP/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...