PSG Juara Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Adu Penalti

Yahya Pahlevy 31/05/2026 2 min read
PSG Juara Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Adu Penalti

Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) tampil sebagai juara Liga Champions 2015-2026 setelah mengalahkan Arsenal pada laga final di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Sabtu (30/5/2026).Pemenang partai final tersebut harus ditentukan melalui drama adu penalti setelah kedua kubu bermain imbang 1-1 selama waktu normal plus extra time. Kegagalan penendang kelima Arsenal, Gabriel Magalhaes, menjadi penentu kemenangan PSG.Hasil ini membuat PSG back-to-back juara Liga Champions setelah musim lalu mereka mengalahkan Inter Milan di laga final.

Baca juga: PSG Tantang Arsenal Di Final Liga Champions

Arsenal langsung menunjukkan niat menyerang sejak menit awal. Tekanan tinggi yang diterapkan pasukan Mikel Arteta membuat PSG kesulitan membangun serangan dari lini belakang. Keunggulan Arsenal lahir pada menit keenam. Berawal dari sapuan Marquinhos yang memantul mengenai Leandro Trossard, bola jatuh ke jalur Kai Havertz yang berlari ke sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit untuk menaklukkan Matvey Safonov. PSG mencoba merespons melalui sejumlah peluang. Fabian Ruiz melepaskan tembakan melebar pada menit ke-13, sementara Khvicha Kvaratskhelia gagal memaksimalkan situasi berbahaya di depan gawang Arsenal.

PSG terus mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan Arsenal. Peluang terbaik mereka menjelang turun minum datang melalui Fabian Ruiz dan Desire Doue, namun tidak ada yang mengarah tepat ke sasaran. Menjelang jeda, Havertz kembali mengancam lewat aksi individu yang memaksa Marquinhos melakukan blok penting. Skor 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Arsenal bertahan disiplin dan berusaha memperlambat tempo permainan untuk menjaga keunggulan. Momentum penting datang pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia berhasil masuk ke kotak penalti sebelum dijatuhkan Cristhian Mosquera dari belakang. Wasit menunjuk titik putih setelah menilai pelanggaran tersebut layak dihukum penalti. Ousmane Dembele maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-65. Tembakannya ke pojok bawah gawang mengecoh David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. PSG semakin percaya diri, sementara Arsenal mulai kehilangan kontrol permainan dan lebih banyak bertahan di area sendiri. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

PSG kembali tampil dominan saat babak tambahan waktu dimulai. Luis Enrique bahkan melakukan pergantian cepat dengan memasukkan Warren Zaire-Emery, lalu menambah tenaga segar melalui Lucas Beraldo dan Illia Zabarnyi untuk menjaga intensitas permainan. Kontroversi sempat muncul pada menit ke-102. Arsenal meminta penalti setelah Madueke terjatuh dalam duel dengan Pacho di area terlarang, tetapi wasit Daniel Siebert menolak klaim tersebut. Protes keras dari kubu Arsenal berujung kartu kuning untuk Declan Rice dan Mikel Arteta.

PSG memperoleh peluang terbaik mereka pada menit ke-107. Bradley Barcola menyundul bola ke arah Desire Doue yang berdiri bebas di depan gawang, tetapi Raya bereaksi cepat dengan keluar dari sarangnya dan memukul bola menjauh. Tidak ada gol tercipta sepanjang 30 menit extra time. Kedua tim harus menentukan nasib mereka melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan PSG dengan skor 4-3 untuk memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...