Akhir Perjalanan Karir Ronaldo Bersama Timnas Portugal

Eva Amelia • 06/11/2026 • 3 min read
Akhir Perjalanan Karir Ronaldo Bersama Timnas Portugal

Jakarta – Dunia sepak bola menyaksikan momen bersejarah saat megabintang sekaligus kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung sepak bola internasional. Keputusan yang diambil pada Kamis, 5 November 2026 ini menutup perjalanan luar biasa sang bintang yang telah mengabdi selama 23 tahun membela seragam kebanggaan Portugal.

Pengumuman emosional tersebut menandai akhir dari era salah satu pesepak bola terhebat dalam sejarah. Ronaldo gantung sepatu dari tim nasional dengan meninggalkan warisan luar biasa, mencatatkan 234 penampilan (caps) dan mengemas 146 gol. Kedua catatan spektakuler tersebut hingga kini mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak dan pemilik penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional pria.

Perjalanan internasional Ronaldo bermula pada 20 Agustus 2003, saat pemain berusia 18 tahun kala itu melakoni debutnya masuk sebagai pemain pengganti melawan Kazakhstan. Setahun kemudian, dunia mulai menyadari bakat besarnya ketika ia mencetak gol internasional pertamanya untuk Portugal saat menghadapi Yunani di fase grup Piala Eropa (Euro) 2004.

Meskipun harus menerima kenyataan pahit kekalahan di partai final Euro 2004 dari Yunani, momen tersebut menjadi pijakan awal bagi Ronaldo untuk mengambil alih kepemimpinan tim nasional. Pada 6 Februari 2007, untuk pertama kalinya Ronaldo dipercaya mengenakan ban kapten Portugal dalam laga persahabatan melawan Brasil, sebuah tanggung jawab yang terus diembannya selama hampir dua dekade.

Karier internasional Ronaldo diwarnai berbagai pencapaian penting secara bertahap. Penampilan ke-100 (100th cap) berhasil dicatatnya pada 16 Oktober 2012 saat melawan Irlandia Utara. Tak lama setelah itu, ia menahbiskan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal pada 5 Maret 2014 usai melewati rekor 47 gol milik Pauleta lewat sepasang gol ke gawang Kamerun. Puncak kejayaan Ronaldo bersama tim nasional tercipta pada ajang Euro 2016 di Prancis. Bertindak sebagai kapten, ia memimpin Portugal merengkuh gelar juara mayor pertama dalam sejarah sepak bola negara tersebut setelah menundukkan tuan rumah Prancis 1-0 di partai final lewat perpanjangan waktu.

Keberhasilan Portugal di Euro 2016 semakin melengkapi etalase trofi Ronaldo bersama A Seleção. Tiga tahun berselang, ia kembali mengantarkan Portugal merengkuh gelar juara UEFA Nations League edisi perdana pada tahun 2019 setelah mengalahkan Belanda 1-0 di laga puncak. Dominasi Ronaldo bersama Portugal di pentas dunia tidak pernah luntur seiring berjalannya waktu. Pada 1 September 2021, ia resmi memecahkan rekor dunia pencetak gol internasional pria terbanyak milik Ali Daei (109 gol) setelah mencetak sepasang gol dramatis ke gawang Irlandia.

Pencapaian rekor demi rekor terus diukir oleh sang pemain nomor 7 ini di kompetisi antarklub maupun antarnegara. Pada 23 Maret 2023, Ronaldo mencatatkan penampilan internasional ke-197 saat melawan Liechtenstein, menjadikannya pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional pria. Tak berhenti di situ, Ronaldo menembus milestone bersejarah 200 penampilan pada 20 Juni 2023 saat bertandang ke markas Islandia, di mana ia juga mencetak gol tunggal kemenangan bagi negaranya. Pengalaman serta ketajamannya tetap menjadi andalan utama lini serang tim nasional.

Perjalanan internasional Ronaldo berlanjut dengan kesuksesan membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2025 usai mengalahkan Spanyol lewat adu penalti. Memasuki Piala Dunia 2026, Ronaldo kembali mengukir tinta emas sebagai pemain pertama sepanjang sejarah yang mampu tampil dan mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Pada edisi Piala Dunia 2026 tersebut, Ronaldo melampaui rekor legenda Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di panggung Piala Dunia setelah menambah koleksi golnya menjadi 10 gol. Turnamen ini sekaligus menjadi panggung terakhirnya bersama tim nasional sebelum memutuskan menyelesaikannya.

Dalam pesan perpisahannya yang menyentuh hati, Ronaldo menyampaikan bahwa trofi dan rekor suatu saat bisa tergeser atau memudar, namun ikatan emosional dan dedikasi bersama pendukung Portugal akan abadi selamanya. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran pelatih, rekan setim, serta masyarakat Portugal yang selalu mendukungnya selama lebih dari dua dekade. Keputusan pensiunnya sang megabintang menandai penutupan babak paling gemilang dalam sejarah A Seleção. Dedikasi, rekor 146 gol, 234 penampilan, serta kepemimpinannya akan terus menjadi inspirasi tak ternilai bagi generasi pesepak bola Portugal dan dunia di masa mendatang.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...