Jakarta – Menjadi juara Liga Champions dan merebut Piala Super Eropa membuat Chelsea menjadi kandidat terkuat juara Liga Primer Inggris musim ini. Hal itu semakin mendekati kenyataan saat The Blues berhasil memimpin puncak klasemen sementara untuk beberapa pekan. Namun semuanya berubah drastis memasuki musim dingin dan jelang paruh musim. Mulai bermain tidak konsisten , Chelsea pun harus merosot ke posisi ketiga klasemen di bawah City dan Liverpool.
Bahkan dalam lima pertandingan terakhir Liga Inggris, Chelsea hanya sekali meraih kemenangan ditambah tiga kali imbang dan sekali kalah oleh sang juara bertahan Manchester City. Kini kedigdayaan Chelsea musim lalu seperti tidak lagi bersisa. Pertahanan yang disebut salah satu yang paling solid di Eropa kini terlihat rapuh. Lini serang yang diperkuat seorang Romelu Lukaku pun tidak terlihat tajam. Padahal musim lalu Chelsea berhasil menjuarai Liga Champions tanpa diperkuat oleh seorang striker murni.

Dalam pertandingan terakhir, Chelsea lagi-lagi gagal mengalahkan Brighton & Hove Albion dan terpaksa menerima hasil imbang 1-1 di pertandingan yang dilangsungkan di Amex Stadium, Rabu (19/1) dini hari WIB. Chelsea unggul lebih dahulu lewat aksi solo Hakim Ziyech di menit ke-28. Namun, mereka gagal menguasai pertandingan dan harus kebobolan di babak kedua oleh aksi Adam Webster (60′).
The Blues mencoba meningkatkan tempo di 30 menit akhir, tapi Brighton dikenal dengan pertahanan tangguh mereka di kandang sendiri. Akhirnya Chelsea harus puas dengan satu poin. Hasil imbang ini membuat poin Chelsea semakin berjarak jauh dengan Manchester City, bahkan bisa dikatakan hanya keajaiban yang bisa membawa City kembali bersaing menjadi juara Liga Inggris musim ini.
Dengan penampilan Liverpool yang juga melambat sejak paruh musim ini, maka peluang Manchester City mempertahankan gelar juaranya semakin besar bahkan City sudah dapat menjadi Juara Liga Inggris di bulan Februari mendatang jika terus konsisten dan tidak kehilangan poin lagi.
(Yp/teamKB)
Fototitle: cnnindonesia.com