Jakarta – Inter Milan masih memimpin klasemen Serie A musim ini dan berpeluang besar untuk mempertahankan scudetto yang diraihnya musim lalu. Terpelesetnya rival terdekatnya, AC Milan, yang dikalahkan Spezia kemarin membuat Inter semakin nyaman di puncak klasemen dengan selisih poin yang sedikit menjauh.
Anak asuh Inzaghi itu berhasil membuktikan bahwa tanpa pelatih sekaliber Conte dan striker top sekelas Romelu Lukaku, mereka masih dapat memimpin klasemen Serie A dan menjadi tim paling produktif musim ini. Namun Inter harus bersiap lebih baik lagi karena selain mempertahankan scudetto Serie A, Inter juga masih melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Karenanya masih memerlukan tambahan pemain baru untuk mewujudkan misinya.
Inter Milan memberikan sinyal bakal merekrut Paulo Dybala dari Juventus setelah pemain Argentina itu belum kunjung memutuskan mengenai masa depannya. Datangnya pemain berusia 28 tahun bisa menjadi amunisi baru guna mempertahankan Scudetto pada musim ini.

Kontrak Dybala bersama Juventus bakal berakhir pada 30 Juni 2022 mendatang. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pemain tersebut bersedia membarui kontraknya. Negosiasinya pun disinyalir sudah berjalan sejak Oktober 2021 kemarin. Pembaruan kontrak tersebut terus tertunda lantaran situasi internal Dybala di ruang ganti Bianconeri mengalami sedikit kerenggangan.
Melihat situasi ini pihak Inter langsung bergerak cepat melakukan pendekatan, CEO Inter Giuseppe Marotta terus memantau perkembangan situasi dengan menawarinya untuk pindah ke San Siro. Mendatangkan Dybala memang bukan hal yang mudah bagi Inter. Opsi terbaik yang bisa didapatkan Inter hanya menunggu Dybala berstatus sebagai free transfer musim panas mendatang, sehingga bisa mendapatkannya secara cuma cuma dan tinggal berkonsentrasi negoisasi gaji yang akan diberikan saja.
(Yp/teamKB)
Fototitle: football5star.com