Puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 akan diadakan di Balikpapan, tanggal 9 September. Sejumlah kegiatan turut digelar, sebagai rangkaian acara menuju Haornas 2022, yang dipusatkan di Stadion Batakan. Salah satunya adalah DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) Festival di Lapangan Merdeka.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan, festival diikuti 14 cabang olahraga yang masuk DBON, diharapkan mampu mensosialisasikan DBON sebagai instrumen penting dalam memajukan olahraga di Indonesia.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat mendorong dan bersinergi mendukung olahraga nasional, khususnya dengan memberdayakan atlet lokal yang lahir melalui pembinaan yang terencana, terukur dan berkesinambungan,” kata Muhaimin, seperti diberitakan Kaltim Post.
Kepala Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma mengatakan, kegiatan DBON Festival juga jadi rangkaian kegiatan nasional Balikpapan Open 10K. “Kegiatan DBON Festival dikuti oleh beberapa cabang olahraga diantaranya bulu tangkis, bola voli, bola basket, pencak silat, panjat tebing, atletik, angkat besi, senam, dayung, sepak bola, karate, dan wushu,” lanjut Ratih Kusuma.
Pada puncak acara yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, ditampilkan pertunjukkan tarian pembuka, tarian Nusantara, dan senam kesegaran jasmani. Dilansir situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), slogan Hari Olahraga Nasional 2022 adalah “Bersama Cetak Juara.”
Mengutip Detik, Haornas bermula dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Surakarta, Jawa Tengah pada 9 – 12 September 1948. Saat itu, kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia masih belum diakui penuh oleh masyarakat dunia, serta paspor Indonesia masih tidak diakui oleh Pemerintah Inggris.
Pada saat itu, para atlet Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi dunia Olimpiade XIV/1948 di kota London, Inggris. Para atlet Indonesia bisa mengikuti kompetisi asalkan menggunakan paspor Belanda. Namun, para atlet Tanah Air menolak dan bersikeras hanya akan hadir di Olimpiade jika mewakili Indonesia. Oleh karena itu, Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) memutuskan untuk menyelenggarakan kompetisi olahraga di dalam negeri yang dikenal sebagai Pekan Olahraga Nasional (PON).
Penyelenggaraan PON adalah bukti kepada dunia internasional bahwa Indonesia yang baru merdeka mampu menyelenggarakan kegiatan olahraga skala nasional. Ajang olahraga pasca kemerdekaan Indonesia tersebut dibuka secara resmi pada tanggal 9 September 1948. Kemudian, tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional. Keterlibatan para pihak dalam olahraga Indonesia adalah sebagai simbol semangat dari DBON. Pada peringatan Haornas 2022, diungkapkan oleh Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, akan terlibat puluhan ribu masyarakat di Stadion Batakan.
Diberitakan Liputan 6, akan berkumpul pada Haornas 2022, para pelaku olahraga di Indonesia, seperti KONI, KOI, KORMI, NPC, SOINA, para legenda atlet yang tergabung dalam wadah IOA dan atlet berprestasi. Selain itu, organisasi olahraga pendidikan seperti IGORNAS, ISORI, dan BAPOPSI, juga turut serta. Diharapkan semangat kolaboratif dari DBON muncul dalam perayaan Haornas 2022.
Selain menjadi momentum implementasi DBON, Haornas 2022 juga ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan meningkatkan partisipasi olahraga pada masyarakat Indonesia.
(BS/timKB)
Sumber Foto: Kemenpora