Persaingan Jorge Martin Dan Toprak Sebagai Rider Yamaha Di MotoGP 2024

Yahya Pahlevy 07/01/2023 2 min read
Persaingan Jorge Martin Dan Toprak Sebagai Rider Yamaha Di MotoGP 2024

Jakarta – Dua rider, Jorge Martin dan Toprak Razgatlioglu sama sama digadang gadang menjadi rider Yamaha di MotoGP musim 2024 mendatang. Hal ini terungkap dalam pembicaraan soal line up  pembalap Monster Energy Yamaha pada 2024 yang sudah mulai memanas pada bulan Januari ini. Saat ini, Yamaha memang resah soal Franco Morbidelli. Meski jadi runner up MotoGP 2020, juara dunia Moto2 2018 itu sulit tampil garang sejak operasi besar di lutut kiri pada medio 2021. Bukan rahasia lagi bahwa Yamaha sedang pikir-pikir untuk tak memperbarui kontraknya.

Menjawab keraguan akan pasa de[an Morbidelli, Saat ini ada dua rider yang jadi kandidat tandem Fabio Quartararo pada 2024. Mereka adalah Jorge Martin dan Toprak Razgatlioglu, yang masing-masing berusia 25 dan 26 tahun. Saat ini, Martin masih membela Prima Pramac Racing, sementara Razgatlioglu sedang membela tim utama Yamaha di WorldSBK. Secara head-to-head, Martin dan Razgatlioglu punya jalan karier yang sangat berbeda, meski sama-sama memulai kiprah internasional di ajang Red Bull Rookies Cup. Ajang ini membuat jalan karier Martin menuju Grand Prix cukup mulus, tetapi hal sebaliknya terjadi pada Razgatlioglu.

Foto: crash.net

Martin berlaga selama tiga musim di Rookies Cup. Ia jadi runner up pada 2013 dan juara pada 2014. Razgatlioglu ada di grid yang sama, tetapi hanya duduk di peringkat 10 dan 6. Hasil ini membuat sang manajer sekaligus 5 kali juara WorldSSP, Kenan Sofuoglu, mendorongnya beralih ke arena Superstock dan Superbike. Setelah lulus dari Rookies Cup, Martin menjalani debut Grand Prix di kelas Moto3 bersama Mahindra pada 2015, dan mengakhiri musim di peringkat 17. Pada tahun yang sama, Razgatlioglu menjalani debut di European Superstock 600 bersama Kawasaki dan langsung jadi juara.

Namun secara kebetulan, kedua rider tampil kurang meyakinkan pada musim kompetisi 2022. Martin masih mengancam persaingan papan atas MotoGP, tetapi ia kerap melakukan kesalahan dan terjatuh. Hal yang sama juga dialami Razgatlioglu di WorldSBK, sehingga ia harus rela gelar dunia jatuh ke tangan Alvaro Bautista. Meski musim 2022 diwarnai jalan yang bergeronjal, talenta kedua pembalap ini sama sekali tak diragukan. Keduanya kini malah menjadi dua kandidat pembalap Monster Energy Yamaha di MotoGP 2024. Pasalnya, Morbidelli merupakan satu-satunya pembalap tim pabrikan yang kontaknya habis pada akhir 2023.

Martin sendiri blak-blakan mengaku kecewa pada keputusan Ducati yang memilih Enea Bastianini sebagai rider tim pabrikan mereka pada 2023 dan sudah menjalani negosiasi dengan Yamaha sejak akhir 2022. Sementara itu, Razgatlioglu sudah berkali-kali dirayu Yamaha untuk pindah ke MotoGP sejak 2020.

(Yp/timKB)

Sumber foto: okezone.com

 

Loading next article...