Jakarta – Selain cabor Pencak Silat dan Badminton, Indonesia juga berhasil keluar sebagai juara umum cabor tenis SEA Games 2023. Cabor tenis telah menyelesaikan pertandingannya di multievent se-Asia Tenggara yang diselenggarakan di Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada 6-14 Mei kemarin.
Dari multiajang olahraga yang bergulir tiap dua tahun sekali tersebut, Rifqi dan kawan-kawan merebut empat medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Hasil itu membawa mereka menjadi juara umum klasemen negara-negara peserta cabor tenis.
Adapun dari pundi-pundi medali tersebut, salah satunya dipersembahkan lewat Rifqi dari sektor tunggal putra. Ia pecah telur setelah bertanding di SEA Games ketiganya. Pada dua edisi sebelumnya, Rifqi hanya meraih medali perak nomor team.

Keberhasilan Indonesia menjadi juara umum cabor tenis terbilang cukup mengejutkan. Hal ini karena Indonesia tidak diunggulkan dalam ajang SEA Games dan tidak ditarget menjadi juara umum. Apalagi di nomor tunggal dimana Indonesia jarang sekali berhasil meraih medali emas sementara keberhasilan meraih medali biasanya datang dari nomor ganda.
Hal ini membuat cabang tenis tidak dimasukkan dalam cabor yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) oleh pemerintah Indonesia. DBON adalah daftar cabor unggulan yang dianggap mampu meraih prestasi dan medali bagi Indonesia di ajang internasional dari kelas regional hingga internasional. Adapun cabor DBON saat ini terdiri dari bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, senam artistik, dan pencak silat.
Kini dengan keberhasilan tenis menjadi juara umum di SEA Games, maka para pemain dan pengurus berharap pemerintah memasukkan tenis dalam daftar cabor unggulan, sehingga mendapat perhatian dan dukungan lebih besar lagi untuk kemajuan tenis di masa mendatang.
(Yp/timKB)
Sumber foto: tribunnews.com