Jakarta – Ryan Joseph Giggs, dikenal juga dengan nama lahirnya, Ryan Joseph Wilson, adalah salah satu figur terpenting dalam sejarah sepak bola. Lahir pada tanggal 29 November 1973 di Canton, Cardiff, Wales, Giggs memulai kariernya sebagai pemain sepak bola sebelum berpindah fokus sebagai pelatih. Meskipun dia adalah asli Wales, namanya akan selamanya diasosiasikan dengan Manchester United, klub sepak bola Inggris tempat dia menghabiskan hampir seluruh kariernya sebagai pemain. Artikel ini akan membahas kehidupan, karir, dan prestasi Ryan Giggs dalam dunia sepak bola.
Ryan Giggs lahir di sebuah keluarga yang menyukai olahraga rugby. Sang ayah adalah pemain rugby profesional, sementara ibunya adalah pekerja sosial. Giggs menunjukkan bakat yang menonjol dalam olahraga, termasuk sepak bola, sejak usia dini. Di usia 14 tahun, ia sudah menjadi bagian dari akademi Manchester United, yang menandai awal dari sebuah era baru tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk klub tersebut.
Menjadi anggota Class of ’92 bersama nama nama besar seperti Paul Scholes, David Beckham , Nicky Butt dan Neville Brothers, Giggs membuat debut seniornya di usia yang masih sangat muda di Manchester United pada tahun 1990 dan dengan cepat membuktikan keahliannya di lapangan. Ia memainkan peran penting dalam banyak kampanye sukses klub di bawah manajer Sir Alex Ferguson, termasuk memenangkan Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champions UEFA.
Giggs selalu menganggap Ferguson bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai mentor dan teman. Ferguson sering memuji kecerdasan dan komitmen Giggs, dan ini terbukti dengan kenyataan bahwa ia mempercayakan kapten tim kepada pemain asal Wales ini di beberapa kesempatan penting. Saat ini Ryan Giggs masih memegang rekor sebagai pemain Manchester United dengan caps terbanyak sepanjang masa. Tercatat Gigs mempunyai 672 caps dengan 117 gol sepanjang kariernya bersama Setan Merah.
Sementara Ryan Gigs menjadi sedikit dari beberapa pemain yang sukses menjadi pelatih timnas negaranya. Giggs selalu menjadi pilihan utama timnas Wales dalam sepanjang 17 tahun kariernya yang memiliki 64 caps dan 12 gol. Setelah pensiun, Giggs juga ditunjuk sebagai pelatih timnas Wales, dimana dirinya menjadi pelatih pertama yang mengantarkan Wales lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, Giggs tidak bisa mendampingi Wales di Piala Dunia 2022 karena dirinya diganti usai mendapat masalah pidana dengan mantan kekasihnya.
Prestasi di antaranya:
• 13x Juara Liga Primer Inggris dengan Manchester United
• 4x Piala FA dengan Manchester United
• 2x Liga Champions UEFA dengan Manchester United
• 1x Pemain Terbaik Tahunan PFA (Professional Footballers’ Association)
Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2014, Giggs mulai mengejar karir di dunia kepelatihan. Dia pertama kali menjadi asisten manajer di Manchester United sebelum akhirnya diangkat sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola Wales pada tahun 2018. Meski masih relatif baru dalam peran ini, Giggs sudah menunjukkan tanda-tanda keberhasilan, termasuk memimpin Wales ke putaran final Euro 2020.
Giggs juga dikenal untuk kehidupan pribadinya yang cukup kontroversial, termasuk beberapa masalah hukum dan cerita sensasional yang sering menjadi sorotan media. Namun, dia juga dihargai atas kontribusinya ke berbagai kegiatan amal dan program pengembangan sepak bola di Wales dan Inggris.
Giggs meninggalkan sebuah warisan yang akan selalu dikenang, baik di Manchester United maupun di sepak bola dunia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain paling sukses dalam sejarah Liga Primer Inggris dan juga sebagai pelatih yang menjanjikan.
Ryan Giggs adalah salah satu ikon sepak bola yang nama dan prestasinya akan tetap dikenang sepanjang masa. Dari humble beginnings di Wales hingga puncak kejayaan di Old Trafford, dan sekarang sebagai pelatih yang sedang naik daun, Giggs telah memberikan dan terus memberikan banyak kontribusi ke dunia sepak bola. Meski sudah pensiun sebagai pemain, perjalanannya di dunia sepak bola sepertinya masih akan panjang.
(EA/timKB).
Sumber foto: planetfootball.com
