Jakarta – Ajang balap motor paling populer di dunia, MotoGP telah menyelesaikan musim 2023 akhir pekan lalu. Francesco Bagnaia berhasil keluar sebagai juara sekaligus mempertahankan gelar juara yang diraihnya musim lalu. Sebaliknya rival utamanya, Jorge Martin yang menjuarai Sprint Race di seri terakhir gagal menyalip perolehan poin karena terlibat crash dengan Marc Marquez yang membuatnya gagal menyelesaikan lomba.
Dari hasil statistik akhir musim 2023, Jorge Martin yang hanya terpaut 14 poin sebelum Main Race terakhir masih berpeluang menjadi juara namun kegagalannya menyelesaikan lomba memberi Bagnaia karpet merah mempertahankan gelar. Bila dilihat dari hasil statistik, Jorge Martin lebih banyak naik podium dibandingkan Bagnaia, namun mengapa Bagnaia yang keluar sebagai juara? ternyata perbedaan perhitungan poin di Sprint Race dan Main Race yang menjadi perbedaannya.
MotoGP 2023 menerapkan format baru yang berbeda dengan edisi sebelumnya. Format baru di MotoGP 2023, yakni ada sesi sprint race. Sprint race sendiri merupakan sesi balapan tambahan setiap Sabtu yang digelar tiga jam setelah sesi kualifikasi MotoGP berakhir. Sprint race hanya memakai 12 putaran dan memberikan poin tambahan kepada sembilan pembalap terdepan. Sesi ini juga memengaruhi penghitungan poin di klasemen MotoGP. Nantinya, poin yang didapat dari sprint race akan diakumulasikan dengan balapan utama tiap serinya.
Adapun penghitungan poin di sprint race ini, yakni 12 poin untuk peraih podium pertama alias pemenang, podium ke-2 mendapat tambahan 9 poin, dan podium ke-3 diganjar 7 poin. Sementara itu, poin yang didapat posisi berikutnya yakni posisi ke-4 (6 poin), posisi ke-5 (5 poin), posisi ke-6 (4 poin), posisi ke-7 (3 poin), posisi ke-8 (2 poin), dan posisi ke-9 (1 poin). Sedangkan untuk penghitungan poin balapan utama MotoGP, pembalap akan mendapat lebih banyak poin dari sprint race. Pembalap yang meraih podium pertama akan mendapat 25 poin.
Kemudian, pembalap yang naik podium kedua dihadiahi 20 poin dan podium ketiga mendapat 16 poin. Rider yang akan mendapat poin di setiap balapannya hanya yang finis dari urutan 1 hingga 15. Sedangkan pembalap yang finis di urutan 16 dan seterusnya, mereka tidak mendapat poin.
(bP/timKB).
Sumber foto: motorplusonline.com
