Mesir Gagal Kalahkan Belgia

Jakarta – Wakil Afrika, Mesir gagal mengalahkan tim bertabur bintang Belgia. Tidak ada pemenang dalam pertandingan Timnas Belgia kontra Mesir di Piala Dunia 2026. Kedua tim bermain sama kuat 1-1. Belgia vs Mesir jadi sajian matchday pertama Grup G Piala Dunia. Pertandingan digelar di Stadion Seattle, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Mesir unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Emam Ashour. Belgia menyamakan kedudukan di paruh kedua via own goal Mohamed Hany. Skor 1-1 jadi hasil akhir pertandingan.

Baca juga: Skuad Mesir Di Piala Dunia 2026

Belgia memberi tekanan di awal babak pertama. Percobaan tembakan dari luar kotak penalti Leandro Trossard dan Kevin de Bruyne masih belum membuahkan hasil. Mesir membuka keunggulan pada menit ke-19. Emam Ashour mencatatkan nama di papan skor. Mohamed Salah memberi assist mendatar kepada Ashour yang langsung menembak keras bola dari luar kotak penalti. Thibaut Courtois gagal menahan bola yang bersarang ke gawangnya. Mesir memimpin 1-0.

Baca juga: Profil Timnas Belgia Di Piala Dunia 2026

Mesir nyaris menambah gol memasuki menit ke-32. Bola sepakan on target Mostafa Zico di kotak penalti bisa digagalkan Courtois. Belgia mendapat peluang emas di injury time. Bola tendangan setengah voli Jeremy Doku di kotak penalti melayang di atas mistar. Tak lama berselang giliran Mesir yang mendapat kans mencetak gol. Percobaan tembakan jarak dekat Omar Marmoush diblok keluar oleh Courtois. Skor 1-0 untuk Mesir menjadi hasil akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Belgia mencatatkan 2 peluang emas memasuki menit ke-61. Tendangan voli Youri Tielemans meluncur di sebelah gawang, sepakan on target Kevin de Bruyne bisa diamankan kiper Mostafa Shoubir. Romelu Lukaku memberi efek instans usai masuk menggantikan di menit ke-66. Big Rom berperan besar untuk gol penyeimbang Belgia lewat sentuhan pertamanya. Lukaku menyambar umpan tarik Thomas Meunir dari sisi kanan. Bola sentuhannya membentur kaki bek Mesir Mohamed Hany dan meluncur masuk ke gawang. Skor berubah 1-1. Belgia nyaris menambah gol di menit ke-82. Bola tandukan Brandon Mechele dapat ditepis Shoubir yang terbang menyelamatkan gawangnya. Kedua kesebelasan gagal menambah gol di sisa waktu yang ada. Belgia vs Mesir tuntas 1-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Sang Raja Eropa Gagal Menang Lawan Tim Debutan

Jakarta – Datang ke Piala Dunia 2026 sebagai Raja Eropa, Spanyol malah tertahan oleh tim debutan Tanjung Verde 0-0 pada laga perdananya di Piala Dunia 2026. La Furia Roja gagal bikin gol meski tampil dominan sepanjang 90 menit. Laga Spanyol vs Tanjung Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026 berlangsung di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026). Hasil ini menjadi kejutan di Grup H sekaligus memberi modal berharga bagi Tanjung Verde yang sukses mencuri satu poin dari salah satu favorit juara. Di sisi lain, Spanyol harus segera menemukan solusi untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Profil Timnas Cape Verde Di Piala Dunia 2026

Tim Matador memegang kendali laga di awal babak pertama. Meski begitu, Spanyol kesulitan menembus lini belakang Tanjung Verde. Negara Afrika ini tampil solid dengan menumpuk banyak pemain di belakang. Pedri mencoba lewat sepakan jarak jauh. Tembakannya tapi masih terlalu lemah hingga mudah diamankan Vozinha. Spanyol masih kesulitan bikin peluang hingga pertengahan babak pertama. Padahal, mereka terus bermain menekan. Tanjung Verde mencoba mencuri peluang dari aksi Jovane Cabral di menit ke-37. Tembakannya dari sisi kiri tapi masih jauh dari sasaran. Peluang emas di dapat Spanyol pada menit ke-39. Marc Cucurella menyelinap ke kotak penalti. Ia memantulkan bola ke Ferran Torres di depan gawang. Sambar bola Ferran menerpa tiang gawang. Bola liar yang disundul Mikel Oyarzabal juga masih bisa ditepis Vozinha.

Baca juga: Skuad Spanyol Di Piala Dunia 2026

Vozinha bikin dua penyelamatan gemilang di akhir babak pertama. Ia bisa membendung sepakan jarak dekat Ferran. Beberapa saat kemudian, Vozinha terbang menepis tandukan dari Aymeric Laporte menyambut sepak pojok. Tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama tuntas. Skor 0-0 bertahan hingga jeda

Memasuki babak kedua, Spanyol terus tampil menekan. Tanjung Verde memilih bermain menunggu. Mereka masih menumpuk banyak pemain di belakang. Cara ini mampu meredam Spanyol. Mikel Merino punya kesempatan di menit ke-73. Tembakannya tapi masih bisa diamankan oleh Vozinha. Pada menit ke-81, Cucurella mendapatkan bola liar di kotak penalti. Namun, ia memilih langsung melancarkan sundulan. Sundulannya lemah hingga bisa ditangkap Vozinha.

Spanyol terus menggempur Tanjung Verde demi gol kemenangan. Oyarzabal punya peluang di menit ke-88. Ia menerima bola dari Dani Olmo di depan gawang. Roberto Lopes melakukan blok krusial dari tembakan Oyarzabal. Tak ada gol yang tercipta hingga laga tuntas. Skor 0-0 menutup 90 menit.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Swedia Bantai Tunisia 5-1

Jakarta – Dua striker top yang bermain di Liga Primer Inggris, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres menjadi bintang utama dalam pertandingan Grup F antara Swedia melawan Tunisia. Keduanya saling memberi assist saat mencetak gol kemenangan 5-1 The Blue and Yellow di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko pada Senin (15/6/2026) pagi WIB. Hasil ini membuat Swedia jadi pemuncak klasemen Grup F dengan koleksi tiga poin. Sedangkan Tunisia ada di posisi empat alias dasar klasemen.

Baca juga: Profil Timnas Swedia Di Piala Dunia 2026

Kemenangan Swedia tak lepas dari dominasi yang ditunjukkan sejak awal laga. The Blue and Yellow langsung tampil menekan dan berhasil menciptakan gol pembuka pada menit ketujuh. Yasin Ayari sukses membawa Swedia unggul setelah memaksimalkan kemelut yang terjadi di gawang Tunisia. Dominasi Swedia semakin tak bisa dibendung di pertengahan babak pertama. Alexander Isak mampu menggandakan keunggulan setelah menerima bola dari Gyokeres lalu melepaskan tembakan mendatar. Skor berubah jadi 2-0. Tunisia baru bisa bangkit menjelang turun minum. Omar Rekik memperkecil kedudukan pada menit ke-43 melalui sundulan, memaksimalkan umpan Hannibal Mejbri. Skor 2-1 untuk Swedia bertahan hingga jeda.

Baca juga: Profil Timnas Tunisia Di Piala Dunia 2026

Memasuki babak kedua, Tunisia mencoba memulai laga dengan agresif. Tekanan demi tekanan coba dilakukan guna mencari gol penyama kedudukan lawan Swedia. Namun blunder fatal dilakukan kapten Tunisia, Ellyes Skhiri. Dia gagal mengontrol bola dengan baik saat menerima operan pendek Abdelmouhib Chamakh. Bola langsung direbut Isak, yang kemudian dioper ke Gyokeres dan dikonversi jadi gol. Swedia menambah keunggulan jadi 3-1.

Swedia tak mengendurkan serangan sama sekali meski sudah unggul dengan selisih dua gol. Pasukan Graham Potter terus menggempur pertahanan Tunisia untuk menambah gil. Hasilnya, Mattias Svanberg memperlebar keunggulan jadi 4-1. Golnya sempat dianulir karena berdiri pada posisi offside saat menerima tendangan bebas. Tapi gol akhirnya disahkan karena Isak sempat menyentuh bola sebelum gol diciptakan Svanberg. Amukan Swedia tak berhenti di situ. Ketika laga memasuki injury time, Ayari berhasil mencetak gol keduanya untuk mengunci kemenangan 5-1 Swedia atas Tunisia. The Blue and Yellow meraih tiga poin di laga perdananya.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Pantai Gading Menang Tipis Atas Ekuador

Jakarta – Pantai Gading meraih kemenangan di laga perdananya di Piala Dunia 2026 usai menang 1-0 atas Ekuador. Gol Amad Diallo pastikan tiga angka untuk Tim Gajah Afrika. Pantai Gading vs Ekuador pada laga Grup E Piala Dunia 2026 berlangsung di Philadelphia Stadium, Senin (15/6/2026). Kemenangan ini membuat Pantai Gading berada di peringkat kedua Grup E dengan tiga poin. Poin mereka sama dengan Jerman di puncak yang membantai Curacao 7-1. Ekuador di urutan ketiga di atas Curacao yang jadi juru kunci usai belum meraih poin.

Baca juga: Profil Timnas Pantai Gading Di Piala Dunia 2026

Duel berjalan sengit di awal laga. Ekuador hampir memecah kebuntuan di menit ke-21. Namun, upaya John Yeboah hanya menerpa tiang. Peluang Ekuador kembali digagalkan tiang gawang pada menit ke-30. Alan Minda punya kesempatan usai menerima umpan dari Pedro Vite. Tembakannya bisa melewati Yahia Fofana tapi bola masih menerpa tiang. Ekuador tampil lebih dominan. Namun, mereka gagal manfaatkan sejumlah peluang jadi gol. Skor 0-0 tak berubah hingga babak pertama tuntas.

Baca juga: Profil Timnas Ekuador Di Piala Dunia 2026

Memasuki babak kedua, giliran percobaan Pantai Gading yang menerpa tiang. Tendangan Bazoumana Toure menyambut umpan tarik masih mencium tiang gawang. Gonzalo Plata berusaha memecah kebuntuan Ekuador dari tembakan jarak jauh. Percobaanya masih bisa dibendung Fofana. Gol akhirnya tercipta di menit akhir laga untuk Pantai Gading. Gol berawal dari tusukan Wilfred Singo di sisi kanan. Ia lalu melepas umpan tarik. Amad Diallo berdiri di tepi kotak penalti langsung menyambar bola. Bola sambarannya bersarang ke pojok kanan gawang Ekuador di menit ke-90. Pantai Gading berhasil mempertahankan keunggulannya hingga laga tuntas. Tim Gajah menang 1-0.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

De Oranje Kerepotan Menghadapi Permainan Samurai Biru

Jakarta – Salah satu laga terbaik di babak penyisihan Piala Dunia 2026 tersaji dini hari tadi. Tak ada pemenang dalam duel Belanda vs Jepang di babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2026. Kedua tim harus puas berbagi angka 2-2. Berlangsung di Dallas Stadium, Senin (15/6) dini hari WIB, kedua tim saling berbalas gol. De Oranje unggul lewat tandukan Virgil van Dijk di menit ke-51, namun Samurai Biru menyamakan skor melalui tembakan Keito Nakamura di menit ke-57. Belanda kembali memimpin melalui tembakan Crysencio Summerville di menit ke-64, namun sundulan unik Daichi Kamada memastikan skor imbang 2-2. Dengan hasil ini, Jepang ada di urutan pertama dengan satu poin, unggul aturan fair play dari Belanda yang mengantongi tiga kartu kuning.

Baca juga: Profil Timnas Jepang Di Piala Dunia 2026

Belanda sudah mengancam sejak menit ke-3, namun tembakan Donyell Malen ditepis kiper Jepang, Zion Suzuki. Samurai Biru balas menekan pada menit ke-28, tetapi tembakan jarak jauh Hiroki Ito melambung di atas gawang Belanda yang dijaga Bart Verbruggen. Malen nyaris membobol gawang Jepang lewat sepak pojok di menit ke-34, namun tandukannya ditepis Suzuki. Bola liar kembali dikuasai Belanda dan umpan silang kembali diluncurkan, namun kali ini sundulan Micky van de Ven melambung di atas gawang. Percobaan Belanda berikutnya hadir lewat tembakan Cody Gakpo di menit ke-36, namun bola gagal mengarah ke gawang. Jepang tak diam saja. Keito Nakamura mendapat kans di menit ke-43, namun tembakannya dari dalam kotak penalti melenceng dari target. Peluang Ayase Ueda di menit ke-45 juga tak menemui sasaran. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.

Baca juga: Profil Timnas Belanda Di Piala Dunia 2026

Memasuki babak kedua, Belanda akhirnya memecah kebuntuan di menit k-51. Bermula dari situasi bola mati, Virgil van Dijk menuntaskan crossing Ryan Gravenberch dengan tandukan ke sudut kanan gawang tanpa mampu dihalau Suzuki. Namun keunggulan itu tak bertahan lama karena Jepang mampu membalas. Pada menit ke-57, tembakan Nakamura usai menerima umpan pendek Takefusa Kubo mengenai kaki Jan Paul van Hecke lalu meluncur mulus ke sudut kiri gawang Belanda, menaklukkan Verbruggen.

Belanda kembali memimpin 2-1 di menit ke-64. Bermula dari aksi Gravenberch yang sukses menarik barisan belakang Jepang, bola diumpan kepada Crysencio Summerville yang mendapat ruang kosong di sisi kanan. Dengan satu tembakan melengkung ke sudut kiri bawah, Summerville sukses membobol gawang Suzuki. Jepang akhirnya kembali menyamakan skor di menit ke-89. Lewat sepak pojok, tandukan keras Koki Ogawa mengenai kepala Daichi Kamada dan mengagetkan Verbruggen. Meski bisa ditepis oleh sang kiper, namun bola tetap masuk ke gawang sendiri. Skor 2-2 bertahan hingga laga berakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Jerman Pamer Kekuatan Saat Bantai Curacao 7-1

Jakarta – Laga David vs Goliath tersaji di babak penyisihan Piala Dunia 2026. Timnas Jerman mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan mantap. Menghadapi debutan Curacao, Die Mannschaft menang dengan skor telak 7-1. Pada pertandingan pertama Grup E di Houston Stadium, Senin (15/6/2026) dini hari WIB, Jerman mencetak tiga gol di babak pertama lewat Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, dan penalti Kai Havertz. Empat gol lagi di babak kedua lewat Jamal Musiala, Nathaniel Brown, Deniz Undav, dan brace Havertz. Curacao sempat menyamakan skor lewat Livano Comenencia.

Baca juga: Skuad Jerman Di Piala Dunia 2026

Jerman bermain agresif sejak menit dan menekan pertahanan Curacao. Mereka sudah memimpin 1-0 di menit keenam lewat gol Felix Nmecha yang menembak dari luar kotak penalti, usai menerima bola sodoran Florian Wirtz. Gol itu membuat Jerman makin bernafsu menambah gol, tapi beberapa peluang yang didapat belum bisa menemui sasaran. Curacao coba mencuri peluang lewat serangan balik. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-21 saat Bruno Locadia berhasil sampai kotak penalti. Bola dibuang dari kakinya, tapi Livano Comenencia dengan cepat menembak ke tiang jauh gawang Manuel Neuer.

Baca juga: Skuad Curacao Di Piala Dunia 2026

Jerman mengembalikan lagi keunggulan ketika pertandingan berjalan 38 menit. Schlotterback kali ini dengan mantap menanduk bola korner Nathaniel Brown ke gawang Room. Jerman mendapat penalti di masa injury time ketika Nmecha dijatuhkan Leandro Bacuna di kotak terlarang. Kai Havertz yang jadi eksekutor dengan dingin mengecoh Room yang bergerak ke sisi kiri. Babak pertama ditutup dengan skor 3-1 untuk keunggulan Jerman.

Memasuki babak kedua,  Jerman langsung mencetak gol lewat Musiala. Musiala menuntaskan umpan terobosan Kimmich dengan sepakan ke tiang jauh dari sudut sempit untuk bikin skor 4-1. Jerman hampir bikin gol kelima andaikan Sane tidak membuang peluang pada menit ke-63. Tinggal berhadapan dengan kiper, bola sepakannya masih bisa ditepis. Jerman membuat gol kelimanya pada menit ke-68. Bek kiri Nathaniel Brown menyepak bola dari jarak dekat usai menerima umpan pendek Deniz Undav.

Undav bisa mencatatkan namanya di papan skor sekaligus bikin Jerman memimpin 6-1 pada menit ke-78. Jerman dengan mudahnya menembus pertahanan Curacao sebelum bola umpan tarik Kimmich dituntaskan dengan sepakan Undav di depan gawang. Havertz membuat gol keduanya di laga ini sekaligus bikin Jerman memimpin 7-1. Havertz menerima umpan terobosan Undav dan meski dikawal satu pemain, dia bisa mencungkil bola ke tiang jauh. Skor tersebut bertahan hingga laga berakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto; facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Australia Hajar Turki Dua Gol Tanpa Balas

Jakarta – Wakil Asia, Australia tampil solid dan memanfaatkan kesempatannya, untuk mengatasi Turki 2-0. Gol dari Nestory Irankunda dan Conor Metcalfe memenangkan Socceroos. Laga Australia Vs Turki pada lanjutan Grup D Piala Dunia 2026 berlangsung di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026) siang WIB. Dengan kemenangan ini, Turki menempel Amerika Serikat di puncak Grup D Piala Dunia 2026. Sama-sama mengoleksi tiga poin, Turki kalah selisih gol dari AS yang menang 4-1 atas Paraguay di laga pertamanya. AS dan Australia akan saling berhadapan di laga kedua grup ini.

Baca juga: Amerika Serikat Pesta Gol Ke Gawang Paraguay

Turki langsung mendesak sejak laga dimulai. Arda Guler mendapatkan kesempatan menembak pada menit ketujuh. Percobaannya masih meluncur ke atas gawang Australia. Guler punya kans lain pada menit ke-26. Ia menyambut umpan silang dari kiri dengan tembakan voli di kesempatan pertama, yang masih bisa dihentikan kiper Patrick Beach. Australia memimpin lebih dulu kendati lebih banyak ditekan. Memanfaatkan pertahanan garis tinggi Turki yang tak siap, Paul Okon-Engstler melepas umpan terobosan ke Nestory Irankunda. Irankunda sempat memotong ke tengah dan mengecoh satu pemain, lalu menggulirkan bola ke pojok kiri gawang.

Turki nyaris menyamakan pada menit ke-30, saat Abdulkerim Bardakci melepas tembakan keras dari luar kotak penalti. Kiper Patrick Beach menepis dan bola sempat membentur tiang gawang, sebelum keluar lapangan. Irankunda kembali menebar ancaman untuk Turki pada menit ke-45. Kali ini tembakannya diredam kiper. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Socceroos 1-0.

Memasuki babak kedua,Turki coba menaikkan tempo pertandingan. Ismail Yuksek melepaskan tembakan keras menyusul situasi kemelut di kotak penalti Australia, tapi bola membentur bek dan berakhir di atas mistar gawang. Australia balas mengancam dari korner pada menit ke-53. Umpan lambung ditanduk Harry Souttar dan dihalau saja oleh kiper. Peluang buat Turki dari tendangan bebas empat menit berselang. Eksekusi Arda Guler mengarah ke pojok kiri gawang dan menyengat tangan kiper Australia. Bola bisa dimentahkan.

Turki terus menekan Australia. Zeki Celik lolos di sisi kanan dan melepaskan tembakan dari sudut sempit yang bisa ditepis oleh Beach. Australia kembali mencetak gol melawan arah pertandingan pada menit ke-75. Mereka memenangi bola di tengah usai memotong umpan Turki dan Connor Metcalfe merangsek. Ia lantas menembak dari depan kotak penalti dan bola berakhir di pojok kanan gawang. Turki membuang peluang bagus dua menit berselang. Akturkoglu menerima bola di tengah kotak penalti, sepakan volinya masih tepat ke tengah dan dimentahkan kiper.

Kesempatan buat Turki pada menit ke-86 dari tendangan bebas. Tembakan keras Calhanoglu meluncur deras ke pojok kanan gawang, tapi masih bisa dimentahkan kiper. Turki mengepung di sisa waktu, tapi tak menemukan jalan keluar atas pertahanan blok rendah Australia. Upaya dari tembakan jarak jauh juga menemui jalan buntu sehingga skor tak berubah lagi.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

 

Kalahkan Haiti, Skotlandia Puncaki Klasemen Grup C

Jakarta – Skotlandia memetik tiga poin pada laga pertamanya di Piala Dunia 2026. The Tartan Army mengalahkan Haiti 1-0 lewat gol John McGinn. Bermain di Gillette Stadium, Foxborough, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Hasil ini membawa Skotlandia sementara memimpin Grup C Piala Dunia 2026 dengan 3 poin, di atas Maroko dan Brasil (1), dan Haiti yang jadi juru kunci dengan nirpoin.

Baca juga: Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1

Skotlandia langsung mengambil inisiatif sejak peluit awal dibunyikan dan mencoba mengontrol tempo permainan. Haiti merespons dengan disiplin bertahan sambil sesekali mencari celah lewat serangan balik cepat. Peluang emas pertama datang pada menit ke-17 ketika Skotlandia nyaris membuka keunggulan. Gannon-Doak melakukan aksi individu sebelum umpan tariknya disambar McTominay, namun tembakan first-time dari luar kotak penalti itu hanya menghantam tiang dan membuat gawang bergetar.

Haiti sempat meminta penalti pada menit ke-22 setelah Isidor terjatuh di kotak terlarang saat berduel dengan Hanley. Namun wasit bergeming dan tetap melanjutkan permainan meski tekanan dari para pemain Haiti sempat meningkat. Skotlandia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28 melalui gol McGinn yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Berawal dari kerja sama Adams dan Gannon-Doak, bola liar hasil tepisan kiper disambar McGinn untuk membawa Skotlandia unggul 0-1. Haiti mencoba merespons di menit ke-34 lewat peluang berbahaya Providence yang masih bisa digagalkan Gunn. Hingga turun minum pada menit 45+4, Skotlandia tetap unggul 1-0 meski Haiti terus memberi tekanan di menit-menit akhir babak pertama.

Memasuki  babak kedua, Skotlandia masih mendominasi dari segi serangan. Haiti, di satu sisi, masih kepayahan membongkar pertahanan yang digalang Andrew Robetson dkk. Pada menit ke-73, McGinn nyaris menambah gol bagi Skotlandia. Sepakannya masih tipis dari gawang Haiti. Haiti punya kans bagus bikin gol pada menit ke-85. Sundulan Pierrot juga masih tipis melenceng dari gawang Arcus Gunn. Hingga laga bubar, keunggulan Skotlandia akhirnya tak terkejar. Kemenangan 1-0 diraih atas Haiti.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1

Jakarta – Favorit juara, Brasil harus puas berbagi angka dengan juara Afrika, Maroko. Pertandingan Brasil vs Maroko pada matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026 berakhir imbang 1-1 di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu (14/6/2026) WIB. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan satu poin. Dengan hasil ini, posisi klasemen sementara Grup C masih terbuka lebar karena seluruh tim belum memainkan jumlah pertandingan yang sama. Pada matchday berikutnya, Brasil akan menghadapi Haiti, sedangkan Maroko dijadwalkan bertemu Skotlandia.

Baca juga: Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1

Maroko langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal pertandingan. Tim asal Afrika itu beberapa kali mengancam melalui Noussair Mazraoui dan Achraf Hakimi. Brasil sempat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi lawan. Roger Ibanez menjadi pemain yang paling sering mendapat tekanan di sektor pertahanan. Keunggulan Maroko akhirnya datang pada menit ke-21. Ismael Saibari menuntaskan umpan matang Brahim Diaz dengan penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan Alisson.

Setelah unggul, Maroko hampir menggandakan keunggulan melalui aksi Hakimi. Namun, peluang tersebut belum menghasilkan gol kedua bagi tim berjuluk Singa Atlas. Brasil perlahan menemukan ritme permainan mereka setelah tertinggal. Penguasaan bola mulai meningkat dan beberapa serangan berhasil dibangun dari sisi sayap. Gol penyeimbang hadir pada menit ke-32 melalui Vinicius Junior. Penyerang Real Madrid itu menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang Bono. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tim Samba lebih banyak menguasai bola setelah jeda. Namun, dominasi tersebut tidak diikuti dengan peluang berbahaya yang konsisten. Maroko juga melakukan beberapa perubahan untuk menjaga keseimbangan permainan. Pergantian pemain membuat tempo pertandingan tetap terjaga meski tidak setinggi babak pertama. Kedua tim terlihat lebih berhati-hati saat memasuki pertengahan babak kedua. Risiko kehilangan poin pada laga pembuka membuat serangan tidak terlalu agresif.

Peluang terbaik Brasil pada fase akhir pertandingan datang melalui situasi bola mati. Bono tampil sigap dengan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang. Maroko hampir mencuri kemenangan pada masa tambahan waktu. Namun, Alisson melakukan dua penyelamatan beruntun pada menit ke-99 untuk menggagalkan upaya Neil El Aynaoui. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Brasil dan Maroko pun harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1 di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1

Jakarta – Kejutan terjadi di laga penyisihan grup Piala Dunia 2026. Wakil Asia, Qatar bermain imbang 1-1 melawan Swiss pada matchday pertama Grup B Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB. Gol Swiss dicetak Breel Embolo melalui eksekusi penalti pada babak pertama. Qatar kemudian menyamakan kedudukan lewat sundulan Boualem Khoukhi pada masa injury time babak kedua.

Baca juga: Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Hasil ini membuat Swiss menempati posisi teratas klasemen sementara Grup B dengan satu poin. Mereka berada di atas Kanada, Qatar, serta Bosnia dan Herzegovina. Persaingan di Grup B pun masih sepenuhnya terbuka setelah seluruh tim mengoleksi satu angka. Tidak ada tim yang berhasil meraih kemenangan pada laga pembuka grup tersebut.

Qatar langsung memberikan ancaman ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Edmilson Junior berhasil menembus pertahanan lawan, tetapi penyelesaiannya masih mampu digagalkan Gregor Kobel. Swiss membalas lewat sejumlah peluang berbahaya yang dipimpin Dan Ndoye. Setelah tembakannya ditepis Mahmoud Abunada, Ndoye kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke-10 yang sayangnya melambung di atas mistar. Momentum penting hadir pada menit ke-14 ketika Abunada menjatuhkan pemain Swiss di kotak penalti. Wasit Said Martinez tetap menunjuk titik putih setelah meninjau insiden tersebut melalui VAR.

Breel Embolo yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-17. Striker Swiss itu mengecoh kiper sebelum mengarahkan bola ke sisi kiri gawang untuk membawa timnya unggul 1-0. Menjelang turun minum, kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Kobel menggagalkan usaha Edmilson Junior, sementara Abunada tampil gemilang dengan menepis peluang Dan Ndoye dan Ruben Vargas sehingga skor 0-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Swiss tetap tampil dominan setelah interval dan terus berusaha menambah keunggulan. Granit Xhaka hampir mencetak gol spektakuler melalui tendangan jarak jauh yang hanya melintas tipis di atas mistar. Qatar kesulitan membongkar pertahanan rapat yang diperagakan lawannya. Tim asal Timur Tengah itu lebih banyak mengandalkan serangan balik untuk mencari celah. Pada menit ke-75, Ruben Vargas nyaris menggandakan keunggulan Swiss saat berhadapan langsung dengan kiper. Namun, Abunada kembali menunjukkan refleks luar biasa untuk menyelamatkan gawangnya.

Swiss terus menekan dan menciptakan peluang beruntun melalui Embolo serta Johan Manzambi. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat keunggulan tetap hanya satu gol. Saat kemenangan sudah di depan mata, Swiss justru kebobolan pada menit 90+4. Boualem Khoukhi menyundul umpan silang Homam Al Amin menjadi gol penyeimbang, memaksa laga berakhir dengan skor 1-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Amerika Serikat Pesta Gol Ke Gawang Paraguay

Jakarta – Amerika Serikat memulai petualangan di Piala Dunia 2026 dengan cemerlang. Sebagai tuan rumah bersama, AS mengawali dengan pesta gol 4-1 saat menjamu Paraguay di SoFi Stadium, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB. Kemenangan besar ini membuat pasukan Maurcio Pochettino memimpin klasemen Grup C Piala Dunia 2026. Mereka tergabung bersama Turki dan Australia.

Baca juga: Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Laga baru berjalan tujuh menit, Amerika Serikat sukses membuka keunggulan atas Paraguay. Gelandang Paraguay, Damian Bobadilla yang berniat menghalau bola justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri, sehingga Amerika Serikat unggul 1-0 atas tim tamu. Di menit ke-27, pendukung tuan rumah bersorak setelah Folarin Balogun melepaskan tembakan dari sisi kiri usai menerima umpan pendek dari McKennie dan masuk ke gawang Paraguay. Sayangnya gol itu dianulir wasit karena sang penyerang berada dalam posisi offside.

Empat menit berselang, Balogun berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan tarik dari Christian Pulisic dari sisi kiri, Balogun yang tidak terkawal di kotak penalti Paraguay melepaskan tembakan mendatar yang berbuah menjadi gol kedua Amerika di laga ini. Di masa injury time babak pertama, Balogun memperlebar keunggulan Amerika Serikat. Lolos dari jebakan offside, Balogun menerima umpan terobosan Tillman, lalu menusuk masuk ke kotak penalti Paraguay sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok kanan atas gawang Paraguay dan menjadi gol. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat masih memegang penuh kendali pertandingan. Paraguay yang tertinggal tiga gol di babak pertama tidak menyerah begitu saja. La Albirroja mencoba untuk menaikkan intensitas permainan mereka di babak kedua ini. Usaha Paraguay itu berbuah manis di menit ke-73. Berawal dari umpan pendek Julio Enciso, Mauricio masuk ke kotak penalti Amerika lalu melepaskan tembakan mendatar yang berbuah menjadi gol. Skor berubah menjadi 3-1 masih untuk keunggulan tuan rumah.

Gol tersebut membuat Amerika tersentak. Mereka kembali menaikkan intensitas serangan mereka untuk menambah keunggulan mereka atas Paraguay. Amerika memiliki dua peluang berbahaya dari aksi Weah dan Pepi, namun dua peluang tersebut berhasil diamankan oleh kiper Paraguay, Gill. Di masa injury time, Amerika Serikat berhasil mengubah kedudukan menjadi skor 4-1 setelah pemain pengganti mereka, Gio Reyna sukses membobol gawang Paraguay dengan sontekannya. Skor 4-1 menutup kemenangan The Star and Stripes di laga ini.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Kanada

Jakarta – Piala Dunia FIFA 2026 resmi menorehkan sejarah baru dengan format perayaan yang sangat unik dan berbeda dari edisi sebelumnya. Turnamen akbar ini menggelar tiga upacara pembukaan spektakuler di tiga negara tuan rumah selama dua hari berturut-turut. Negara Meksiko telah mengambil langkah pertama dengan memulai pesta sepak bola ini pada tanggal sebelas Juni lalu. Rangkaian upacara kemeriahan tersebut kemudian dilanjutkan secara semarak di dua negara tuan rumah lainnya yakni Kanada dan Amerika Serikat.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Setiap upacara pembukaan dirancang khusus untuk menampilkan kolaborasi apik antara deretan artis lokal dan bintang internasional. Pertunjukan musik dan budaya ini menjadi sajian pemanasan utama sebelum peluit pertandingan pembukaan pertama resmi ditiup oleh wasit. Momen di Toronto menjadi salah satu sorotan utama karena menghadirkan kebanggaan budaya setempat yang diramu dengan standar hiburan dunia. Keragaman masyarakat Kanada benar-benar ditonjolkan sebagai simbol kekuatan pemersatu melalui olahraga sepak bola yang mendunia.

Pihak penyelenggara memastikan bahwa acara pembukaan di Kanada bukan sekadar panggung hiburan musik semata. Mereka mengusung tema keragaman komunitas dan kekuatan pemersatu sepak bola untuk menyatukan berbagai perbedaan latar belakang manusia. Aktor sekaligus komedian terkenal asal Kanada, Will Arnett, turut mengambil peran penting dalam upacara pra-pertandingan bergengsi ini. Alanis Morissette juga dijadwalkan membawakan lagu kebangsaan tuan rumah, sementara Aleksandar Gajic menyanyikan lagu kebangsaan Bosnia dan Herzegovina.

Rangkaian artis ternama lainnya seperti Michael Buble hingga William Prince juga masuk dalam daftar pengisi acara yang memeriahkan panggung. Susunan acara ini dikemas rapi meskipun banyak pihak menilai sentuhan gaya korporat presentasi pemasaran khas FIFA masih terasa cukup kental.

Upacara pembukaan di Toronto ini diawali dengan sebuah sesi penghormatan khusus kepada budaya komunitas pribumi yang pertama kali mendiami tanah Kanada. Langkah apresiasi budaya ini sejalan dengan nilai inklusivitas sejarah yang ingin terus ditonjolkan oleh pihak penyelenggara turnamen. Penyanyi Kanada keturunan pribumi, William Prince, dipercaya untuk menarasikan keseluruhan pertunjukan musik dan tari tradisional yang telah dikoreografikan dengan indah. Penonton di stadion langsung terpukau melihat harmoni gerakan tarian yang merepresentasikan akar sejarah kuat di negara tuan rumah tersebut.

Puncak pesta pembukaan ini berlanjut meriah ketika duo musisi berbakat, Jessie Reyez dan Elyanna, akhirnya ikut bergabung di lapangan. Kedua penyanyi tersebut memanjakan telinga penggemar dengan membawakan lagu ‘Illuminate’ yang merupakan salah satu dari delapan belas lagu resmi Piala Dunia 2026. Setelah performa terakhir, lapangan dibersihkan dan kemudian dimeriahkan oleh defile bendera para peserta Piala Dunia 2026. Rangkaian opening ceremony ini kemudian ditutup oleh penampilan dua legenda di dunia musik yakni Michael Buble dan Alanis Morissette.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Jakarta – Kanada dan Bosnia-Herzegovina bermain imbang dengan skor 1-1 di laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Bosnia-Herzegovina unggul lebih dulu via striker Jovo Lukic di menit ke-21. Tuan rumah baru menyamakan skor di menit ke-79 via aksi Cyle Larin. Hasil imbang ini membuat kedua kubu berbagi satu poin di klasemen Grup B. Kanada di posisi pertama, sedangkan Bosnia di peringkat kedua. Di laga ini, Kanada tak diperkuat sang kapten Alphonso Davies yang absen karena cedera.

Baca juga: Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Pada lima menit pertama, Bosnia-Herzegovina sudah mendapat dua tendangan bebas untuk menciptakan peluang. Pada tendangan bebas keduanya, Bosnia hanya bisa mengancam lewat sundulan lemah Jovo Lukic.  Memasuki pertengahan babak pertama, Kanada mulai menemukan permainannya untuk melancarkan serangan. Di menit ke-15, Jonathan David menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan bola ke arah Tani Oluwaseyi, tetapi bola disapu keluar lapangan dan menghasilkan tendangan sudut untuk Kanada.

Bosnia-Herzegovina kemudian mencoba melakukan serangan balik, tetapi upaya umpan voli Demirovic mengenai wasit. Bosnia akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-21. Richie Laryea melakukan pelanggaran yang berujung pada tendangan sudut. Sead Kolasinac menyambut umpan silang dari Amar Memic dan menyundul bola ke arah gawang. Luka Jovic segera meneruskannya menjadi gol. Kanada beberapa kali berupaya menyamakan skor, tapi mentah. Kedudukan ini bertahan sampai babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Kanada mendapat peluang emas yang berasal dari tendangan Richie Laryea. Namun, bek Bosnia, Sead Kolasinac, tampil gemilang dengan menghalau bola tersebut, hingga mengenai mistar gawang. Kanada akhirnya mendapatkan momentum menyamakan skor di menit ke-78. Cyle Larin berhasil membobol gawang Nikola Vasilj. Cyle Larin, yang baru beberapa menit di lapangan, menjadi supersub usai mengonversi umpan terobosan Jonathan David.

Ia menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Bosnia, meski sempat dibelokkan oleh Nikola Katic. Gol tersebut meningkatkan motivasi tuan rumah setelah hampir saja kalah memalukan di hadapan pendukung sendiri. Baca juga: Hasil Arsenal vs Manchester United 2-0: Skema Sepak Pojok Jadi Petaka Setan Merah Namun, di menit sisa pertandingan, kedua kubu tak mampu mencetak tambahan gol. Satu poin jadi raihan Kanada dan Bosnia di laga pembuka Grup B.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Jakarta – Wakil Asia di Piala Dunia  2026, Korea Selatan membuka penampilan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. Sempat tertinggal lebih dulu, Taeguk Warriors menekuk Republik Ceko 2-1 di Estadio Guadalajara, Meksiko, Jumat (12/6/2026) pagi WIB. Timnas Ceko unggul terlebih dahulu berkat gol Ladislav Krejci di babak kedua. Namun Korea Selatan berhasil membalikkan kedudukan berkat gol Hwang In-Beom dan Oh Hyeon-gyu. Berkat kemenangan ini, Timnas Korea Selatan berada di peringkat kedua grup A Piala Dunia 2026, kalah selisih gol dari Meksiko. Sementara Ceko menempati peringkat ketiga.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Korea lebih banyak mengendalikan permainan di awal pertandingan. Beberapa kali aksi Son Heung-min merepotkan pertahanan Ceko. Sebuah peluang didapat pada menit 12 melalui Son. Tembakannya masih bisa diblok oleh pertahanan Ceko. Pada menit 14, Korea kembali mendapat peluang. Kali ini lewat aksi Lee Kang-in. Namun tembakan pemain asal Paris Saint-Germain itu masih bisa dimentahkan kiper Ceko Matej Kovar. Ceko sendiri kesulitan menciptakan peluang ke pertahanan Korea yang tampil disiplin. Son kembali mendapat peluang di menit 39. tapi tembakannya masih melebar. Pada akhir babak pertama, Korea seharusnya bisa membuka keunggulan andai In-Beom Hwang bisa menyambar dengan baik sebuah umpan tarik di mulut gawang Ceko. Sepakannya meleset sehingga babak pertama berakhir sama kuat tanpa gol.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Korea Selatan masih mengontrol jalannya pertandingan, sementara Ceko bermain lebih pragmatis dan sesekali mengancam melalui serangan balik. Timnas Ceko secara mengejutkan memecah kebuntuan di menit ke-59. Berawal dari lemparan ke dalam Vladimir Coufal, bola disundul Ladislav Krejci menjadi gol. Ceko unggul 0-1 atas Korea Selatan. Tertinggal satu gol, Korea Selatan langsung menaikkan intensitas serangan mereka. Delapan menit berselan,g Hwang In-Beom sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, setelah ia mengecoh kiper dan bek Ceko di kotak penalti lalu melepaskan tembakan placing ke sisi kiri bawah wang Ceko.

Pertandingan ini semakin seru. Di menit ke-76, Ceko sempat unggul 2-1 setelah Tomas Soucek menyundul bola hasil tendangan bebas menjadi gol. Namun gol itu dianulir VAR karena Soucek berada dalam posisi offside saat eksekusi tendangan bebas itu. Empat menit berselang, giliran Korea Selatan yang membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Lolos dari jebakan offside, Hwang In-Beom melepaskan umpan silang dari sisi kanan yang kemudian diselesaikan Oh Hyeon-gyu dengan tap-in di depan gawang Ceko. Di sisa babak kedua, pertandingan berjalan sengit dan terjadi jual beli serangan, namun Korea Selatan berhasil mempertahankan skor 2-1 hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

(Yp/timKB),

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda