Jakarta – Argentina tidak pernah kekurangan para pemain hebat di segala lini, termasuk para strikernya. Setelah era Mario Kempes, Maradona ,Valdano, Cannigia, Batistusa dan Higuain, muncullah nama Sergio Kun Aguero, seorang pemain yang berposisi sebagai striker murni yang membuat timnas Argentina ditakuti oleh lawan lawannya. Postur tubuhnya yang mungil tidak membuat kemampuannya mencetak gol di bawah para striker top dunia di eranya seperti Wayne Rooney, Harry Kane, Luis Suarez, Didier Drogba dll.
Sergio Leonel Agüero del Castillo lahir 2 Juni 1988, juga dikenal sebagai Kun Agüero, adalah mantan pemain sepak bola profesional Argentina yang bermain sebagai striker. Dia dianggap sebagai salah satu striker terbaik di generasinya dan salah satu pemain terhebat dalam sejarah Liga Premier, selama kariernya selama satu dekade dengan Manchester City. Dia adalah pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa dan memegang rekor hat-trick Liga Premier terbanyak, dengan 12.
Seperti para anak laki laki di Argentina yang menjadikan sepakbola sebagai hobby utama mereka, Sergio Agüero bergabung dengan sistem yunior Independiente pada usia sembilan tahun. Dia mulai bermain untuk tim, menjadi pemain termuda yang debut di divisi pertama dalam usia 15 tahun 35 hari. Kemampuannya membawanya bergabung dengan timnas Argentina Junior, dimana nantinya Aguero bertemu dangan sahabat terbaiknya, Lionel Messi.
Bersama timnas Argentina junior dan Lionel Messi serta Angel Di Maria, Aquero berhasil meraih medali emas cabang olahraga sepakbola Olimpiade Beijing pada tahun 2008. Sejak itu bersama dua rekannya itu mereka tidak pernah absen membela timnas Argentina termasuk saat berhasil masuk final Piala Dunia tahun 2014. Sayangnya Argentina dikalahkan oleh Jerman di babak final. Catatan golnya bersama timnas Argentina adalah 41 gol dalam 101 pertandingan.
Di karier profesionalnya, Aquero pertama kali merumput di klub besar Eropa pada tahun 2006 bersama Atletico Madrid. Bersama Atletico, Aquero menunjukkan kelasnya sebagai striker top dunia dengan berjasil menjadi top skorer La Liga. Aquero mencatatkan 74 gol sepanjang kariernya di Atletico hingga tahun 2011. Usai itu dirinya mencoba peruntungan dengan bermain di Liga terbaik dunia, Liga Primer Inggris.
Bergabung bersama Manchester City, ternyata menjadi pencapaian terbesar dan tertinggi dalam kariernya. Sepanjang kariernya dari 2011 hingga 2021, Kun Aquero berhasli mencetak 184 gol bagi Manchester City. Raihan ini yang membuatnya dinobatkan sebagai Raja Di Etihad. Catatan golnya menjadi yang terbanyak di Liga Primer Inggris sepanjang sejarah. Melebihi rekor Ruud Van NIstelroy dan Wayne Rooney serta Alan Shearer.
Setelah satu dekade menjadi raja di Etihad, Aquero memutuskan untuk pindah mencari tantangan baru dalam kariernya. Dirinya ingin mewujudkan imoian bermain satu klub dengan sahabat baiknya Lionel Messi di Barcelona. Dengan alasan itulah Aguero bersedia menerima semua syarat yang diajukan Barcelona agar dapat bermain bersama Messi. Pada 31 Mei 2021, Agüero setuju untuk bergabung dengan klub La Liga Barcelona dengan kontrak dua tahun mulai 1 Juli, dengan klausul pembelian ditetapkan sebesar €100 juta. Pada 17 Oktober, dia melakukan debutnya ketika dia bangkit dari bangku cadangan dalam kemenangan kandang 3-1 melawan Valencia.
Namun sayangnya saat kedatangannya di Barcelona adalah musim terakhir bagi Messi bersama tim asal Catalan itu. Secara sepihak Messi didepak oleh Barca yang mengundang kemarahan dari Aguero yang gagal bermain bersama sahabatnya itu. Mulailah Aguero membuat ulah dan sengaja cedera agar kontraknya dibatalkan oleh Barca. Dan puncaknya, adalah saat dirinya terjatuh di lapangan pada sebuah pertandingan, Dari kejadian itu diketahui bahwa Aguero bermasalah dengan jantungnya. Sejak saat itu Sergio Agüero memutuskan untuk pensiun dari dunia yang telah membesarkan namanya itu.
(EA/timKB).
Sumber foto: skysports.com